Benamkan Diri Anda Kedalam Lautan Awan dengan Hoshino Resorts Risonare Tomamu

Oleh : Ridwan | Jumat, 27 Maret 2020 - 16:50 WIB

Hoshino Resorts Risonare Tomamu
Hoshino Resorts Risonare Tomamu

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Seringkali kita merasa kewalahan dengan hal-hal di dalam hidup kita yang tidak dapat dihindari seperti rutinitas yang sibuk dan berbagai tantangan yang sedang dihadapi. Ditambah oleh tekanan dari laju kehidupan saat ini yang kian meningkat secara dramatis.

Pada saat tertentu, kerap kali kita gagal menyadari pentingnya untuk berhenti dan mundur selangkah agar kita dapat melihat gambaran yang lebih besar.

Salah satu destinasi terkenal di utara Jepang adalah Unkai Terrace di Hoshino Resorts RISONARE Tomamu, yang juga dikenal sebagai “Sea of Clouds Terrace" (Teras Lautan Awan). Teras ini dibuka pada tahun 2006 dan digandrungi oleh banyak pengunjung setiap tahunnya. Sekarang telah mencapai 1 juta pengunjung sejak pembukaannya. 

Teras khusus ini menawarkan tempat dimana pengunjung bisa mengambil jeda dan melihat kehidupan dari perspektif yang berbeda dan menyegarkan.

Pemandangan Fenomenal yang Akan Membuat Kagum

Dari teras ini, pengunjung dapat menyaksikan lautan awan yang menakjubkan (disebut unkai dalam Bahasa Jepang), yang muncul di pagi hari dibawah kondisi atmosfer tertentu. Lautan awan dapat diamati dengan cermat, dan hampir bisa disentuh, karena ketinggiannya yang mencapai 1088 meter merupakan ketinggian yang sempurna untuk berhadapan dengan fenomena ini. 

Anda akan tercengang ketika lautan awan bergulung di atas pegunungan di wilayah ini, seperti lukisan gulir Jepang yang indah. 

Seperti manusia, alam memiliki ekspresi berbeda-beda dan berikut adalah enam spot pemandangan untuk mengetahui berbagai ekspresi alam:

1. Cloud Walk
Pengunjung dapat menikmati 210 derajat dari dek berbentuk awan, seolah berjalan di dalam awan yang halus. Dek ini memiliki struktur yang sama dengan jembatan gantung, sehingga bisa bergoyang saat Anda berjalan di atasnya. Namun tidak perlu khawatir karena semuanya terhubung dengan kokoh sehingga keamanannya terjamin.

2. Sky Wedge
Dek observasi dengan luas sekitar 11 meter persegi ini berbentuk seperti jalan setapak dimana pengunjung dapat mengambil foto instagrammable seperti di adegan film.

3. Contour Bench
Dengan panjang total 117 meter, Contour Bench ini dibuat dengan memanfaatkan topografi alami 
dengan imajinasi garis kontur. Anda bisa duduk dari berbagai ketinggian serta sudut sesuai dengan pergerakan awan dan menikmati pemandangan lautan awan yang berubah setiap saat. Spot ini terletak di atas 1000 meter dan dapat menampung maksimal 200 orang.

4. Cloud Poll
Hammock (tempat tidur gantung) raksasa yang dirancang seperti awan ini bisa dinikmati oleh 10 orang sekaligus dan titik tertingginya adalah 8 meter dari tanah. Anda dapat menikmati perasaan melayang di atas awan yang seperti mimpi. Pemandangan dari hammock ini cukup berbeda dari Cloud Walk.

5. Cloud Bed
Ranjang berbentuk awan dengan bantal elastis dipasang dengan diameter sekitar 40 sampai 60 cm. Saat duduk, pengunjung akan merasakan sensasi duduk dan berada di atas awan. Ranjang ini memiliki kapasitas sekitar 15 orang, aman untuk anak-anak, dan tahan air. 

6. Cloud Bar
Seperti namanya, bar ini dibangun dengan bar counter dimana Anda bisa duduk dan menyaksikan pemandangan spektakuler unkai dengan matahari pagi. Terdapat bar counter dan kursi yang dipasang 3 meter di atas tabah dengan panjang 13 meter di sepanjang jalan di sekitar Unkai Terrace.

Setelah pengalaman istimewa ini, Anda dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman atau bahkan sendiri di Tenbou Café. Disini, para tamu dapat menikmati minuman dan makanan ringan dengan tema unkai, seperti kopi unkai dengan marshmallow berbentuk awan atau soda unkai dengan permen kapas awan di atasnya. 

Selain itu, Anda bisa menulis kartu pos yang bisa didapat di Cloud Post Shop kepada seseorang yang penting dan beritahu mereka bahwa Anda sedang memikirkannya. Dengan semua teknologi canggih saat ini, mengirimkan surat tulisan tangan sesekali lebih baik daripada pesan digital.

Hoshino Resorts merupakan perusahaan manajemen hotel terkemuka dengan sejarah 106 tahun di Jepang. Hoshino Resorts telah mengembangkan empat merek perhotelan berbeda selama bertahun-tahun yang ditujukan untuk audience yang berbeda. 

Selain brand HOSHINOYA, Hoshino Resorts juga mengoperasikan brand KAI, RISONARE, OMO dan BEB. Hoshino Resorts sekarang mengoperasikan 37 properti di seluruh Jepang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:01 WIB

OJK Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di sektor perbankan untuk lebih memberikan ruang likuditas dan permodalan perbankan sehingga…

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:00 WIB

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Artis senior asal Manado pelantun lagu ‘Balada Pelaut’ Connie Maria Mamahit (54) berpulang, Rabu, (27/5/2020) di Rumah Sakit Prof Kandou, Manado.

Presiden Direktur PT. Mustika Ratu Tbk, Bingar Egidius Situmorang

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:57 WIB

Luar Biasa! Ini Strategi Mustika Ratu Mengelola Bisnis di Tengah Pandemi COVID-19

Jakarta – Dampak dari pandemi COVID-19 atau virus corona ini telah membuat banyak perusahaan dari berbagai sektor mengalami kerugian besar, bahkan tidak sedikit yang menghentikan kegiatan…

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:56 WIB

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Sebagai bentuk pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen-dosen Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Jenjang Strata 1 (S1) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Nusa…

Pelabuhan Makassar

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:55 WIB

Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal

Kementerian Perhubungan RI meminta kepada seluruh instansi di Pelabuhan Makassar agar melakukan monitoring dan pengawasan arus balik setelah ada kemungkinan dibukanya angkutan laut pada 7 Juni…