INDUSTRY.co.id - Jakarta - Nilai tukar rupiah terhdap dolar saat ini sudah mencapai Rp16,472.50, pada Selasa (24/3/2020).

Advertisement

Analis pasar modal, Guntur Trihadiyanto menjelaskan hampir semua negara kurs atau nilai tukar mata uang mengalami depresiasi akibat Corona.

"Saat ini memang sedang terjadi penyebaran wabah virus Covid-19 yang sudah menyebar paling tidak mencapai 180 negara di dunia. Virus ini menyebar dengan cepat dan bahkan telah mengenai banyak pejabat negara di dunia," kata dia di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Advertisement

Menurut dia, dampak penyebaran yang cepat, meskipun mortality rate yang cukup rendah, tetapi efektif memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi yang langsung melambat, terlebih dengan beberapa negara yang mengambil keputusan lockdown.

Ada kemungkinan bahwa IHSG menyentuh 3.800 dan kurs Rupiah di Rp16.500, sebab secara akumulasi portofolio dana asing telah keluar mencapai lebih dari US$8 miliar.

Advertisement

Katanya, kebijakan social distancing dan pembatasan arus orang berdampak pada penurunan produksi barang dan jasa di berbagai sektor karena penurunan permintaan terutama pada sektor-sektor yang terdampak langsung kebijakan tersebut.

Bahkan katanya, kepanikan global dan juga akibat dari akumulasi kebijakan seluruh negara di dunia, berdampak pada bergejolak pada pasar finansial dan komoditas.

Advertisement

Pasar komoditas pun mengalami penyusutan permintaan seiring dengan menurunnya secara signifikan aktivitas permintaan dan perdagangan.

"Kurs mata uang negara-negara berkembang mengalami depresiasi yang tajam seiring dengan persepsi faktor risiko yang tinggi di negar berkembang bila terjadi resesi ekonomi,"katanya.