INDUSTRY co.id - Jakarta  Akademi Ilmu Kedokteran Militer di Wuhan akan melakukan uji coba setelah mengklaim berhasil menemukan vaksi Covid-19 yang telah mendapat persetujuan dari The National Medical Products Administration. 

Peneliti asal Tiongkok Chen Wei yang merupakan pakar biowarfare militer terkemuka mengatakan vaksin adalah salah satu 'senjata' ilmiah dan teknologi paling kuat yang bisa mengakhiri epidemi virus corona baru.

"Sesuai dengan standar internasional dan hukum serta peraturan domestik, kami telah membuat persiapan awal untuk keselamatan, efektivitas, kualitas yang terkendali untuk produksi massal," kata Chen dikutip dari laman Detikcom Kamis siang (19/3).

Adapun detail dalam database registrasi uji klinis China menunjukkan bahwa tes Fase 1 akan memeriksa apakah vaksin tersebut aman pada manusia akan merekrut setidaknya 108 orang sehat untuk berpartisipasi dari 16 Maret hingga 31 Desember. 

Uji coba tersebut akan dilaksanakan oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer Tiongkok dan perusahaan bioteknologi, CanSino Biologics.