PT Sucofindo dan PT Indah Karya Teken Kerjasama dalam Jasa Konsultansi Konstruksi

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 15 Februari 2020 - 23:25 WIB

Sucofindo Jalin Sinergi dengan Indah Karya
Sucofindo Jalin Sinergi dengan Indah Karya

INDUSTRY co.id - Jakarta, PT SUCOFINDO (Persero) dan PT Indah Karya (Persero) bersinergi dalam mewujudkan implementasi jasa Konsultansi Konstruksi untuk PT Indra Karya (Persero). 

Sebagai tahap awal dilakukan Feasibility Study terhadap jasa Konsultan pembangunan pabrik kaca yang dikerjakan oleh PT Indra Karya (Persero). 

“Dalam implementasi ini SUCOFINDO berperan dalam jasa Konsultansi Feasibility Study terhadap Pabrik kaca tersebut. Namun, tak menutup kemungkinan untuk berkembang pada jasa SUCOFINDO lainnya, sehingga membantu proses pekerjaan yang dilakukan oleh PT Indah Karya,” kata Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Sinergi ini direalisasikan dalam bentuk MoU yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin dan Direktur Utama PT Indah Karya (Persero) Nel Adianto di Kantor Perwakilan PT Indah Karya (Persero),  Gedung Sequis Center Lt.8 Jl. Jend. Sudirman Kav.71, hari Rabu lalu(12/2).

Wujud sinergi BUMN ini menurut Bachder direalisasikan berdasarkan aspek teknis, ekonomi, keuangan, sosial, lokasi, lingkungan, dan kelembagaan dalam ruang lingkup yang tidak terbatas. 

“Sinergi ini juga akan berkembang dalam Perencanaan dan Desain Awal, yaitu pada perencanaan lahan, penyusunan Masterplan, Feasibility Study (Soil Investigation, AMDAL, Studi Topografi), Pelaksanaan Konstruksi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta Pengembangan Kawasan,” kata Bachder.

Studi Kelayakan ini menurut Bachder mampu memproyeksikan kondisi iklim investasi di Indonesia, kondisi pasar, opsi lokasi terbaik untuk pembangunan, ketersediaan bahan baku, perkiraan biaya investasi, serta nilai profit.

Bachder berharap nantinya kerja sama ini dapat berkembang berdasarkan jasa yang dimiliki oleh PT SUCOFINDO (Persero), sehingga dapat mendukung kebutuhan PT Indah Karya (Persero). 

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan prima yang bermanfaat, sehingga mampu menunjang dan memberikan nilai tambah bagi Indah Karya, serta pada akhirnya memberikan kesuksesan bersama,” kata Bachder.

Senada dengan Bachder, Direktur Utama PT Indah Karya (Persero) Nel Adianto menyambut positif atas terjalinnya kerja sama ini dan juga berharap masing-masing perusahaan mampu memberikan dampak baik dalam mewujudkan visi pemerintah di bidang infrastruktur. 

“Kedepannya kerja sama ini tidak hanya sebatas MoU dan selanjutnya dapat berkembang melalui realisasi kerja sama lainnya,” tutup Nel.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Alat Pelindung Diri (APD)

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:20 WIB

Penambahan Produksi APD Digenjot Hingga 17 Juta Unit per Bulan

"Kami berharap, produsen ini akan mampu memenuhi produksi 16-17 juta unit APD per bulan dan untuk baju medis atau surgical gown sebesar 508.800 paket per bulan,"

Platnas Cipayung Jakarta (Foto Ist)

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:03 WIB

Hasil Rapid Test: Atlet Pelatnas Cipayung Negatif Covid-19

Seluruh atlet yang berada di Pelatnas Cipayung dipastikan negatif Covid-19 setelah menjalani rapid test, termasuk tim All England 2020 yang dua pekan lalu kembali dari Birmingham, Inggris. Selain…

Bank BCA

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:10 WIB

BCA Beri Keringanan ke Nasabah Terdampak Corona

Bank Central Asia (BCA) memberikan kelonggaran atas cicilan kredit akibat adanya wabah Corona. Kebijakan tersebut selaras dengan harapan pemerintah.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:00 WIB

Pedoman Jurnalis TV Terkait Pemberitaan Virus Covid-19

Penyebaran Covid-19 di tanah air terus bertambah. Hingga saat ini berdasarkan data per Kamis, 19 Maret 2020, pukul 12.00 WIB tercatat jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 309 kasus.…

Alat Pelindung Diri (APD)

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:50 WIB

Kebutuhan Meningkat, Kemenperin Pacu Produktivitas Industri APD

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendorong pengoptimalan produktivitas industri alat pelindung diri (APD) sebagai upaya penanganan pandemic Covid-19 di dalam negeri.