Kementan - Kemenkop UKM Kembangkan Bisnis Dengan Korporatisasi Pertanian

Oleh : Wiyanto | Senin, 27 Januari 2020 - 22:50 WIB

Mentan bersama Menkop
Mentan bersama Menkop

INDUSTRY.co.id - Jakarta,- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Koperasi dan UKM (kemkop UKM) bekerja sama untuk segera mengembangkan bisnis dalam pengelolaan tani dengan mengkorporatisasikan bidang pertanian.

Langkah ini diawali kedua kementerian dengan penandatanganan MoU kerjasama yang dilakukan langsung Menteri Pertanian(Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2020.

"Bahannya saya siapkan, Kementerian Koperasi akan mengelola bisnisplannya. Jadi tentu saja katakanlah hulunya dan proses pasarnya akan di kelola Kementerian Koperasi," kata Mentan Syahrul dalam usai membuka Rakernas di Jakarta Selatan, Senin(27/01/20).

Dalam Rakernas tersebut, Mentan juga menyampaikan jika Kementan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bersama kementerian lain yang terkait secara teknis agar melakukan berbagai upaya dalam mengakselerasi pertanian dengan menyatukan program.

"Langkah -langkah teknis lainnya adalah menyatukan upaya upaya dilapangan secara sinergis antara kementerian yang ada dan ini perintah Bapak presiden kepada kita agar tidak ada lagi perbedaan antara Menteri dimana Menteri yang satu dengan yang lain saling berkomunikasi, berkoordinasi bahkan menyatukan program," ucap Syahrul.

Syahrul juga menambahkan jika kerjasama Kementan dan Kemkop UKM yang berorientasi ekspor akan dibackup juga oleh Kementerian Perdagangan. Kerjasama yang kompak antara pemerintah pusat yakni kementerian pertanian dengan beberapa kementerian lainnya menjadi sangat penting.

"Ini negara sangat besar kita butuh pangan yang lebih kuat dan kepastian kepastian didalam menata kehidupan dan ekonomi Indonesia," tambahnya.

Bersama dengan itu, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki, menyampaikan jika kerjasama yang akan dilakukan bersama Kementan yakni dalam pengelolaan organisasi taninya. Ia juga memaparkan jika rata rata pertanian di Indonesia itu dikelola perorangan dimana secara perorangan tersebut memiliki lahan yang sangat sempit.

"Sehingga muncul isunya tidak efisien , kontinuitas kebersambungan produk, kesejahteraan petani dan lain sebagainya. Karna itu kami mengembangkan model konsolidasi lahan," katanya.

Teten menambahkan jika konsolidasi ini menghimpun para petani dalam satu koperasi untuk menanam satu komoditi dalam skala bisnis. Kerjasama ini juga untuk mengkonsolidasi seluruh resources yang ada dipertanian antara lain subsidi pupuknya, alsintan, pembangunan infrastruktur pertanian dan juga rantai suplainya atau rantai pasoknya.

"Dengan begitu sebenarnya nanti masalah masalah pertanian masalah masalah produktivitas itu mudah mudahan bisa teratasi kami akan coba dulu untuk bisnis model koperasi beras di Demak dan juga ada beberapa model koperasi untuk ternak domba dan juga hortikultura," tukasnya.

Rakernas ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni tanggal 27 - 28 Januari 2020 dilanjutkan melalui Workshop Pembahasan Rancangan Target Kementerian Pertanian tahun 2020. Rakernas dihadiri oleh 1.500 orang peserta yang terdiri dari Kepala Dinas lingkup Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia, jajaran lingkup Kementerian Pertanian dan para undangan lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vaksin Covid-19 (ist)

Jumat, 25 September 2020 - 18:20 WIB

Kabar Gembira! Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sukses, WHO Segera Distribusikan ke Seluruh Penjuru Dunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi keberhasilan ujiklinis vaksin COVID-19 buatan China, termasuk CoronaVac buatan Sinovac. WHO menyatakan distribusi segera dilakukan merata…

Migas Ilustrasi

Jumat, 25 September 2020 - 18:16 WIB

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih, Angka Impor Migas akan Ditekan

Jakarta- Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Dody Widodo

Jumat, 25 September 2020 - 18:15 WIB

Jaga Ketahanan Industri Nasional, Kemenperin Bakal Evaluasi Sejumlah Kebijakan

Industri manufaktur merupakan salah satu sektor yang selama ini berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara itu, pandemi Covid-19 membawa dampak yang signifikan bagi…

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Jumat, 25 September 2020 - 18:00 WIB

Pelatih Tingkatkaan Kemampuan Menyerang Tim Skuad Pangeran Biru

Pelatih Robert Alberts mengatakan, timnya terus meningkatkan kemampuan menyerang sebagai persiapan menghadapi bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada Oktober mendatang.

Dirjen IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih saat memberikan bantuan mesin dan peralatan kepada UPT Tekstil Majalaya

Jumat, 25 September 2020 - 17:45 WIB

Kemenperin Salurkan Bantuan Mesin dan Peralatan Kepada UPT Tekstil Majalaya

Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi pemberian mesin dan peralatan produksi bagi pelaku industri kecil menengah (IKM). Program ini diyakini dapat meningkatkan produktivitas dan daya…