Menyebut Softex untuk Semua Produk Pembalut Wanita, Ternyata Ini Alasannya

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 23 Januari 2020 - 20:01 WIB

Perusahaan yang terkenal dengan produk Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex, dan Softies ini juga melakukan perbaikan berkelanjutan untuk mempertahankan kepuasan dan kesetiaan pelanggan
Perusahaan yang terkenal dengan produk Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex, dan Softies ini juga melakukan perbaikan berkelanjutan untuk mempertahankan kepuasan dan kesetiaan pelanggan

INDUSTRY.co.id, Surabaya-PT Softex Indonesia sebagai salah satu produsen pembalut dan popok terbesar di Indonesia berkomitmen untuk menghasilkan produk bermutu, tanpa cacat dan higienis dengan harga bersaing, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pertama di Indonesia pada tahun 1976. Sejak itu, perseroan berkembang menjadi perusahaan consumer goods terkemuka di Indonesia.

Selama bertahun-tahun, perseroan telah mengembangkan lini produknya menjadi tiga kategori, yaitu Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa. Merek-merek dari produk perseroan secara konsisten telah memenangkan banyak penghargaan bergengsi.

Perusahaan yang terkenal dengan produk Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex, dan Softies ini juga melakukan perbaikan berkelanjutan untuk mempertahankan kepuasan dan kesetiaan pelanggan. Demi memenuhi kebutuhan pelanggan, perseroan didukung oleh beberapa fasilitas produksi, salah satunya adalah pabrik yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

Pabrik di Sidoarjo tersebut memiliki area produksi seluas 18.552 meter persegi, dengan standar keselamatan yang lengkap dan teruji. Sedangkan infrastruktur menempati lahan seluas 11.051 meter persegi. Dengan demikian, total area pabrik mencapai 29.603 meter persegi. Adapun Sidoarjo Plant memiliki kapasitas 7 mesin produksi.

“Selain pabrik di Sidoarjo, selama ini Softex Indonesia juga memiliki pabrik di Tangerang, Banten. Kedua pabrik tersebut telah beroperasi secara optimal. Permintaan pasar terhadap produk perseroan tetap tinggi setiap tahun.” Ujar Plant Manager – Sidoarjo PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan.

Karena itu, selain memanfaatkan pabrik yang sudah ada, perseroan kini dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik baru di Karawang, Jawa Barat yang ditargetkan beroperasi secara penuh pada kuartal III-2020.

Pabrik di Karawang menempati lahan seluas 12 hektare (ha) dan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS).

Program Sustainability

Sementara itu, Softex Indonesia berkomitmen mendukung program sustainability, salah satunya melalui program kerja sama untuk mendaur ulang popok bekas pakai menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai.

Program sustainability terkini yang dijalankan Softex Indonesia di Bandung, Jawa Barat adalah program daur ulang popok bekas pakai menggunakan mesin hidrotermal yang ramah lingkungan atau tanpa metode pembakaran.

Proses pengolahan ini menghasilkan pokbrick (batu bata dari bahan popok bekas) dan minyak bakar. Program sustainability di Bandung, Jawa Barat itu merupakan bentuk nyata dari kontribusi Softex Indonesia kepada masyarakat dan lingkungan dalam mengurangi limbah popok. Program ini merupakan program lanjutan dari program sustainability sebelumnya yang sudah dijalankan di Tangerang dan diresmikan pada tanggal 8 Oktober 2019.” Ujar Head of Talent Acquisition, Learning & Reward PT Softex Indonesia, M. Zaenal Abidin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dana Bantuan Operasional Sekolah (Foto Dok KabarBanten)

Senin, 17 Februari 2020 - 11:00 WIB

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Kementerian Keuangan telah menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler Tahap I Gelombang I sebesar Rp9.803.214.420.000,- untuk 136.579 sekolah. Percepatan ini adalah tindak lanjut…

Bank BTN. (Foto: Istimewa)

Senin, 17 Februari 2020 - 10:53 WIB

Ini Penyebab Anjloknya Laba BTN

Jakarta, Pada tahun 2019 Bank Tabungan Negara ( BTN), mencatatkan laba sebesar Rp 209 miliar. Jumlah ini anjlok 92,55 persen jika dibandingkan setahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,81 triliun.

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh

Senin, 17 Februari 2020 - 10:41 WIB

Ini Tujuh Organisasi Pers yang Sah dan Diakui Dewan Pers

Dewan Pers Republik Indonesia menegaskan bahwa hanya ada tujuh organisasi pers yang sah dan dikaui.

Acara serah terima surat SK Menteri BUMN dilakukanPlt Deputi Menteri BUMN bidang Usaha Industri, Agro dan Farmasi Iman Parmanto kepada jajaran anggota direksi PTPN III Holding di kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Senin, 17 Februari 2020 - 10:27 WIB

Copot Semua Direksi Lama, Ini Wajah Wajah Baru Direksi PTPN III Holding

Jakarta– Mohammad Abdul Gani diangkat sebagai direktur utama PTPN III Holding dan Denaldy Mulino Mauna sebagai wakil direktur utama.

Bambang Widjojanto

Senin, 17 Februari 2020 - 10:21 WIB

Adakah Sanksi Harus Dijatuhkan pada Dugaan Skandal Kebohongan?

Kehebohan dan silang sengkarut penarikan penyidik KPK diujung klimaks. Integritas, Akuntabilitas & Kehormatan KPK & POLRI, jadi taruhannya. Judul berita KumparanNews (14 Februari 2020) menakzimkan…