Bamsoet Harap Konflik Dewas dan Direksi TVRI Bisa Segera Selesai

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Januari 2020 - 06:00 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet)  berharap polemik yang terjadi di tubuh TVRI pasca diberhentikannya Direktur Utama TVRI Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI, bisa segera mereda. Jajaran Direksi TVRI dan Dewas perlu duduk bersama membangun kesepahaman. Sehingga kinerja TVRI yang dua tahun ini sudah bergerak bagus, tak kembali menurun.

"Polemik ini jangan sampai mengganggu kinerja karyawan TVRI yang mencapai empat ribu lebih. Sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki tagline Media Pemersatu Bangsa, TVRI harusnya bisa membuktikan persatuan di internalnya terlebih dahulu. Kejadian tidak harmonisnya Direksi dengan Dewas bukan kali ini saja terjadi. Kejadian yang sudah berulang kali ini tak boleh menjadi kebiasaan," ujar Bamsoet saat menerima perwakilan karyawan TVRI, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Senin (20/1/20).

Turut hadir Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani (F-PPP). Sedangkan perwakilan karyawan TVRI yang hadir antara lain Koordinator Penyiar Imam Priyono, Kabid PPSLLU Rika Damayanti, Kabid PPNB Tuty Purwaningsih, dan Kasie Berita Agil Samal.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mendorong Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi penengah polemik yang terjadi di TVRI. Ditengah stabilnya situasi politik dalam penyelenggaraan negara dan pelayanan publik, jangan sampai justru terganggu akibat polemik TVRI.

"TVRI harus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. Sejajar dengan media besar lainnya seperti Jepang yang memiliki NHK, Korea dengan Arirang dan KBS World, China dengan CCTV International, Australia dengan Australia Network, dan Inggris dengan BBC International. Untuk menuju kesana, perlu kerjasama erat antar berbagai pihak. Komisi I DPR RI yang bertugas memilih Dewas TVRI, kemudian Dewas memilih Direksi TVRI. Proses seleksi berjenjang ini harusnya bisa melahirkan kerjasama dan meredam potensi konflik," pungkas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menekankan, jikapun ada permasalahan yang terjadi, seyogyanya baik Direksi maupun Dewas TVRI mengembalikannya kepada peraturan yang berlaku. Jangan sampai ada tindakan yang berlebihan antar keduanya, sehingga memancing ketidaknyamanan di internal karyawan sendiri.

"Jangan sampai akibat tidak terjalinnya komunikasi yang baik antara Direksi dengan Dewas, karyawanlah yang menjadi korban. Lebih jauh lagi, malah Indonesia yang menjadi korban, karena ketidakmampun kita membesarkan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik milik negara," pungkas Bamsoet.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 24 September 2020 - 11:02 WIB

Kang Emil Bawa Kabar Baik! Sejumlah Investor Bakal Bangun 10 Kota Baru di Kawasan Segitiga Emas Rebana

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengklaim, kawasan segitiga emas di Cirebon, Patimban, dan Kertajati (Rebana) dilirik banyak investor. Bahkan, pria yang sering disapa Emil ini menyebut…

Presiden Joko Widodo

Kamis, 24 September 2020 - 10:34 WIB

Pidato Jokowi Pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB: Dunia yang Kita Impikan Belum Tercapai

Menurut Presiden Jokowi, saat ini konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia. Kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan.

BRI Akselerasi Penyaluran KUR Digital

Kamis, 24 September 2020 - 10:33 WIB

Gandeng Platform E-commerce dan Ride Hailing, BRI Akselerasi Penyaluran KUR Digital

Selain memacu penyaluran KUR, langkah tersebut juga sebagai respon atas Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu yang lalu.

Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan sejumlah hotel untuk tempat isolasi pasien covid-19 tanpa gejala

Kamis, 24 September 2020 - 10:30 WIB

Menparekraf Wishnutama Pastikan Sejumlah Hotel sudah Siap jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meninjau kesiapan hotel yang akan menjadi lokasi isolasi pasien konfirmasi tanpa gejala (gejala…

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dr. Dewi Nur Aisyah

Kamis, 24 September 2020 - 10:20 WIB

Jangan Hanya Fokus Kluster Perkantoran, Ada Dua Kluster Tertinggi, Dr. Dewi: Anggap Saja Semua Orang OTG

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta per 12 September 2020 klaster perkantoran ini hanya menempati urutan ketiga terbanyak. Dewi pun membeberkan dua data tertinggi adalah klaster…