Ini Alasan Mengapa GIICOMVEC 2020 Wajib Dihadiri

Oleh : Hariyanto | Selasa, 21 Januari 2020 - 11:49 WIB

Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi
Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 akan kembali hadir di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 5-8 Maret mendatang.

Dua bulan lagi buyers serta pengunjung dapat menghadiri pameran yang menampilkan lini kendaraan komersial dan berbagai produk terbaik dari industri kendaraan komersial dan pendukungnya, GIICOMVEC 2020 akan menjadi ajang khusus kendaraan komersial yang patut dikunjungi pebisnis dari berbagai sektor industri.

Ada beberapa alasan mengapa GIICOMVEC 2020 wajib dikunjungi para entrepreneur. Satu di antaranya adalah karena pameran business-to-business (B2B) ini merupakan helatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO). Dimana penyelenggaraan GIICOMVEC menjadi salah satu upaya GAIKINDO untuk terus mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial Indonesia.

Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi, menyatakan optimismenya terhadap pertumbuhan industri otomotif Indonesia pada 2020.

“Perjalanan tahun lalu cukup berat untuk industri otomotif, namun kami yakin di tahun ini permintaan pasar akan kembali menguat, dan akan memberikan efek positif bagi industri otomotif Indonesia. Dan kami harap kehadiran GIICOMVEC 2020 akan semakin melancarkannya,“ tutur Yohannes melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (21/1/2020).

Alasan selanjutnya adalah GIICOMVEC 2020 siap menghadirkan industri kendaraan komersial Indonesia secara lengkap dan komprehensif. Puluhan merek ternama dari industri kendaraan komersial telah menyatakan dukungannya, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan masih banyak lagi.

GIICOMVEC 2020 juga akan semakin lengkap dengan kehadiran produk-produk unggulan dari bermacam sektor industri pendukung, seperti Adi Putro dari industri karoseri, suku cadang, aksesoris, fitur teknologi, dan perlengkapan lainnya, termasuk sektor logistik dan transportasi, seperti jasa logistik dan transportasi, supply chain, sistem pergudangan, dan lainnya.

Dukungan dari banyak asosiasi di Indonesia yang terkait dengan industri kendaraan komersial juga semakin menguatkan alasan bagi potential buyer untuk datang ke GIICOMVEC 2020. Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO), Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO), Asosiasi LogistikIndonesia, Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dan lainnya akan memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan anggota mereka dari seluruh Indonesia.

Selanjutnya GIICOMVEC 2020 juga telah mempersiapkan berbagai program untuk memaksimalkan pengalaman berkunjung pada pameran yang berlangsung setiap dua tahun ini.

Satu di antaranya adalah Demo Area, sebuah area khusus untuk dapat menyaksikan secara langsung performa aneka kendaraan komersial yang dipamerkan. Tahun ini, potential buyers bahkan dapat mencoba langsung kemampuan dan sensasi berkendara di balik setir beragam kendaraan komersial di Demo Area melalui uji kendara (test-drive).

Selain itu, akan ada pula seminar dan talkshow seputar bisnis berbagai sektor industri terkait bersama asosiasi pendukung dan peserta pameran.

Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang sekaligus ketua penyelenggara GIICOMVEC 2020 menyampaikan bahwa penyelenggaraan GIICOMVEC akan menjadi jawaban untuk kebutuhan para pelaku industri dari berbagai sektor.

“GIICOMVEC akan menjadi ajang bagi para pebisnis dan pengusaha, baik di bidang logistik, barang konsumsi, pertambangan, atau lainnya untuk menemukan beragam solusi dengan inovasi dan teknologi terkini yang dapat mendukung operasional dan produktivitas bisnisnya” ujar Rizwan.

GIICOMVEC 2020 terbuka untuk para pebisnis yang datang dari berbagai industri, seperti Operator bus, truk dan perusahaan logistic, Perusahaan ritel, Operator tur & perjalanan, Perusahaan pertambangan, minyak, gas, dan energi, Perusahaan konstruksi, Jasa keuangan dan asuransi, Barang konsumsi, Restoran, kafe, dan layanan catering, Usaha kecil dan menengah (UKM), Lembaga kesehatan, Badan pemerintah / perusahaan swasta, Industri pertanian, kehutanan, dan peternakan, Militer, dan lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kemendag di Sidney Australia

Minggu, 16 Februari 2020 - 22:05 WIB

Mengintip Nutrisoy dan ITI, Industri Tahu Tempe dan Kayu Karya Diaspora Indonesia di Sydney Australia

Pangsa pasar Nutrisoy saat ini 90 persen dipasarkan di Australia. Sedangkan 10 persennya adalah untuk ekspor tujuan Selandia Baru, Kaledonia Baru, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Nutrisoy memproduksi…

Indonesia - Australia

Minggu, 16 Februari 2020 - 21:28 WIB

Dari Sidney, Kemendag Bawa Potensi Dagang Senilai USD 2,4 Juta

Sydney, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Dody Edward dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo mengikuti rangkaian Forum Bisnis Indonesia-Australia…

Pintu Air Pasar Kordon Buahbatu

Minggu, 16 Februari 2020 - 19:44 WIB

Podomoro Park Perbaiki Pintu Air Pasar Kordon Buahbatu

Meskipun tidak separah tahun lalu, tingginya curah hujan di awal tahun 2020 membuat beberapa wilayah di Bandung tergenang banjir. Normalisasi Sungai Citarum oleh Satgas Citarum Harum, serta…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Februari 2020 - 19:00 WIB

Penggeledahan Kasus Jiwasraya-Asabri, Ini Pendapat Ketua MPR RI

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi Jaksa Agung yang menetapkan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto sebagai tersangka baru kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya. Dengan…

Prabowo Subianto dan Jokowi

Minggu, 16 Februari 2020 - 19:00 WIB

Survei Membuktikan, Menhan Prabowo Subianto Menteri Paling Meroket Kinerjanya

Lembaga survei Indo Barometer merilis tingkat popularitas dan kinerja para menteri dalam 100 hari kerja pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin