Praktisi: Teknologi Kecerdasan Buatan Sebagai Sahabat Manusia dan Bantu Manusia Naik Kelas

Oleh : Hariyanto | Selasa, 03 Desember 2019 - 17:29 WIB

Nazim Machresa
Nazim Machresa

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mendampingi masyarakat yang merupakan konsumen layanan birokrasi agar mulai terbiasa menggunakan teknologi, serta memonitor kualitas data yang diinput oleh masyarakat kedalam sistem, adalah contoh pekerjaan yang nantinya dapat lebih banyak dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang saat ini menjabat sebagai eselon 3 dan 4.

Hanya saja untuk dapat melakukan pekerjaan tersebut, diperlukan peningkatan keterampilan ASN dari yang semula hanya sebatas menginput data secara manual. Hal ini justru membuat para ASN tersebut ‘naik kelas’. Demikian pendapat Nazim Machresa selaku praktisi dan konsultan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dijumpai di tempat kerjanya pada Senin, (2/12/2019).

Penerapan teknologi AI pada sistem kerja administrasi pemerintahan diyakini sangat menolong dalam hal efektifitas, efisiensi waktu dan biaya, serta transparansi dan ketepatan kebijakan sehingga memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat. 

Saat ini, hal-hal yang menyebabkan kurang adilnya proses verifikasi atau persetujuan perizinan hingga adanya pungutan liar dapat terjadi karena sebagian besar proses masih dilakukan secara manual oleh manusia yang tidak terlepas dari subyektifitas. Segala hal memiliki aturan, seperti kondisi-kondisi tertentu untuk memperoleh atau tidak memperoleh perizinan, dapat dikunci aturan mainnya dalam sistem sehingga seluruh elemen pelaksana menjadi disiplin.

Adanya basis data dan rekam jejak yang tersimpan dalam sistem juga memungkinkan pengambilan kebijakan yang lebih akurat dan tepat sasaran kedepannya. Selain itu, integrasi antar lembaga dan elemen birokrasi menjadi semakin dimungkinkan sehingga mempercepat proses layanan.

Pada intinya, menurut Nazim, semua teknologi terlebih AI dibuat oleh manusia untuk menjadi sahabat manusia itu sendiri. Untuk membantu menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan klerikal sehingga waktu dan tenaga yang dimiliki manusia dapat dialokasikan untuk mengerjakan hal lain yang bernilai lebih.

“Tinggal bagaimana strategi transformasi yang mudah diterima masyarakat. Karena pada dasarnya tanpa ada kebijakan  dari Pak Jokowi pun perubahan akan tetap terjadi karena perkembangan teknologi tidak akan berhenti, kebutuhan manusia juga terus meningkat. Justru itulah kebijakan ada untuk menjadikan proses transformasi tersebut berjalan baik dengan memperhatikan segala aspek.” Tambahnya.

Sebagai praktisi penerapan AI yang bekerja sebagai Development Manager di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan layanan dan teknologi AI, Nazim memberikan 3 (tiga) aspek yang wajib diperhatikan disetiap proses implementasi teknologi baik pada perusahaan maupun lembaga Negara: “People (SDM), proses, dan teknologi. Teknologi hanya alat bantu atau enabler dari proses yang akan dilakukan oleh SDM, jadi sama sekali bukan pesaing” Imbuhnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

imoo Watch Phone

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:38 WIB

imoo Watch Phone Kado Natal Impian Anak Kini Turun Harga

Baru-baru ini imoo Watch Phone meluncurkan produk terbarunya yaitu imoo Watch Phone Z6 dengan mode flip Front & Rear Dual Camera. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1995 ini dalam lima tahun…

Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2019

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:01 WIB

Total Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik Sebesar 14,7%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan kinerja industri asuransi jiwa pada kuartal 2019, dengan menghimpun data dari 59 perusahaan dari 60 total anggota. Hasil data tersebut menunjukkan…

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Minggu, 15 Desember 2019 - 20:00 WIB

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Swiss-Belhotel International, yang merupakan jaringan manajemen hotel global, ikut berpartisipasi dalam mempromosikan Bali sebagai daerah tujuan yang ideal bagi mereka yang membutuhkan “bleisure…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:30 WIB

Literasi Dorong Industri Asuransi Syariah

Jakarta - Perkumpulan Ahli Asuransi Syariah (Islamic Insurance Society) atau IIS melakukan kegiatan literasi untuk mempromosikan dan mensosialisasikan ilmu dan pengetahuan tentang perasuransian…

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah) bersama Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), Direktur Wholesale and International Business Telkom Edwin Aristiawan (kedua dari kanan), dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (paling kanan)

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:15 WIB

Indigo Game Startup Incubation Dukung Pengembangan Ekosistem Game di Indonesia

Jakarta – Setelah diluncurkan pada September 2019 lalu, rangkaian kegiatan Indigo Game Startup Incubation yang diiniasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi berakhir yang…