Produsen Kaca Asal Jepang Harap Harga Gas Industri di Indonesia Tidak Naik

Oleh : Ridwan | Selasa, 19 November 2019 - 16:31 WIB

Asahimas Group
Asahimas Group

INDUSTRY.co.id - Tokyo - Perusahaan kaca asal Jepang Asahimas meminta agar harga gas untuk industri di Indonesia tidak naik, bahkan jika memungkinkan harganya bisa turun.

"Kami ingin kalau bisa serendah mungkin, namun paling tidak saat ini harganya jangan naik," kata Regional President for Asia Pacific, Building and Glass Company Asahimas, Masahiro Takeda dikutip dari Antara di Tokyo (18/11)

Permintaan Takeda tersebut dikemukakan usai menggelar pertemuan dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang.

Dikatakan Takeda, harga gas berkontribusi 25 persen hingga 30 persen dari total biaya produksi pada industri kaca, sehingga pengaruhnya sangat besar terhadap daya saing industri tersebut.

"Saat ini kami berkompetisi dengan Malaysia dan China. Kedua negara tersebut juga mengekspor kaca ke Indonesia, namun harga gas di negara mereka jauh lebih rendah dari di Indonesia," ujar Takeda.

Dengan demikian, produk kaca asal Indonesia bersaing dengan produk impor dari beberapa negara. Oleh karena itu daya saing produk nasional perlu ditingkatkan.

"Penurunan harga gas kami yakini akan meningkatkan daya saing produk industri kaca di Indonesia. Namun apabila belum bisa turun, kami meminta agar tidak naik," ungkap Takeda.

Menurut Takeda, harga gas yang dirasakan Asahi Glass di Indonesia saat ini mencapai 9 dolar AS per Metric Million British Thermal Unit (MMBTU). Ia berharap harganya bisa lebih rendah lagi.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan bahwa ia akan membicarakan persoalan harga gas industri dengan lintas kementerian untuk menyelesaikannya.

"Tentu kita harus bicarakan di lintas kementerian. Tapi saya yakin Menteri ESDM yang memang punya kewenangan untuk menentukan harga gas itu paham apa saja yang menjadi concern dalam hal ini," kata Menperin.

Agus menambahkan regulasi pemerintah yang memberikan ruang harga gas lebih rendah untuk tujuh industri juga merupakan hal yang baik untuk mendukung daya saing industri. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kemenristek/BRIN-Shopee Sepakat Tingkatkan SDM Bidang Teknologi

Jumat, 21 Februari 2020 - 09:00 WIB

Kemenristek/BRIN-Shopee Sepakat Tingkatkan SDM Bidang Teknologi

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) bekerja sama dengan platform e-commerce_Shopee menyelenggarakan National Data Science Challenge 2020 (NDSC…

Pintek

Jumat, 21 Februari 2020 - 08:03 WIB

Lewat Pintek Edu-Gathering 2020, Pintek Transformasi Pendidikan di Indonesia

Untuk pertama kalinya, perusahaan teknologi finansial (Peer-to-Peer Lending) yang memiliki misi dalam mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan, Pintek (PT. Pinduit…

Gad Permata, Vice President D-house Clarion Events di ajang Indonesia Property Expo 2020 di JCC, Senayan, Jakarta.

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:49 WIB

Indonesia Properti Expo 2020 Targetkan Pasar Milenial Miliki Hunian Pertama

Ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 yang berlangsung sejak 15 feruari hingga 23 Februari di JCC, Senayan, Jakarta ini menargetkan total 170.000 pengunjung. Hingga hari ke 6 Pameran…

Kakao (kakaoindonesia)

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:31 WIB

Pertanian Andalan Perbaikan Neraca Dagang

Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan neraca perdagangan melalui lalu lintas ekspor. Peningkatan dilakukan sebagai upaya menekan angka defisit neraca…

Qlue hadir di kota Tomohon

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:29 WIB

Qlue Hadirkan Berbagai Solusi Smart City di Tomohon

Berbagai solusi teknologi smart city Qlue secara resmi hadir di Kota Tomohon Kamis (20/2/2020). Solusi tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan publik, memahami berbagai potensi wilayah,…