Hadirkan Sofa Plastik Knock Down Motif Rotan, Napolly Sukses Raih Penghargaan Pertama di Indonesia

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 15 November 2019 - 05:08 WIB

CEO PT Cahaya Buana Group, Simarba Atong Tjia mengatakan bahwa permintaan untuk sofa plastik knock down Napolly ini masih cukup tinggi di masyarakat.
CEO PT Cahaya Buana Group, Simarba Atong Tjia mengatakan bahwa permintaan untuk sofa plastik knock down Napolly ini masih cukup tinggi di masyarakat.

INDUSTRY.co.id, Sentul-Perusahaan plastik furniture yang berkibar di bawah bendera PT Cahaya Buana Intitama, Napolly terus melakukan pengembangan inovasi produk terbarunya. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan para konsumennya di Indonesia, khususnya untuk kursi dan lemari bermotif rotan.

Merek yang bermarkas di Sentul Bogor lebih dari 30 tahun ini menghadirkan sofa plastik knock down motif rotan yang diklaimnya sebagai pertama di Indonesia. Dimana inovasi ini pertama kali diluncurkan pada Juni 2018 lalu di event Jakarta Fair.

General Manager PT Cahaya Buana Intitama, Dede Hasan Senjaya mengatakan bahwa sofa plastik besutan Napolly ini bersifat minimalis dan praktis sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi kebutuhan konsumennya.

“Oleh karena dasar pemikiran tersebut, Napolly menciptakan sofa plastik yang besar atau kecilnya sofa (jumlah dudukan sofa-red) dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen,” kata Dede dalam keterangan resminya.

Karena bersifat praktis dan dapat dibongkar pasang, lanjut Dede, respon masyarakat terhadap sofa plastik ini pun sangat antusias. Pantas saja kalau pangsa pasarnya lebih tertuju kepada keluarga muda yang bergaya dinamis.

Menurut Dede, butuh waktu dua tahun untuk proses pengembangan sofa plastik ini dengan melakukan survei di berbagai kota di Indonesia dan memperhatikan pertumbuhan perumahan atau apartemen yang bersifat minimalis.

“Sofa plastik knock down ini terdiri dari bagian-bagian atau part terpisah seperti dudukan, sandaran kaki dan sandaran tangan yang dapat dipasang atau digabungkan, sehingga membentuk sebuah sofa baik dapat membentuk sofa satu dudukan, sofa dua dudukan ataupun sofa tiga dudukan,” jelasnya.

Dengan menggunakan bahan material 100% Polypropylene murni High Impact, sofa plastik ini mampu menopang beban dengan berat hingga 250 kg. Selain itu, sofa plastik ini juga tahan terhadap rayap, tahan air, mudah perawatan serta dapat dibongkar pasang, sehingga praktis untuk pindah tempat.

Dalam sehari, Napolly mampu menggenjot produksi antara 300 sampai 500 seat sofa plastik knock down. Sementara untuk pemasarannya sendiri dilakukan melalui pameran di mall-mall serta toko-toko tradisional dan modern market.

“Kami juga memasarkan sofa plastik knock down ini melalui media market place seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak, Shopee dan Lazada,” ujarnya.

Soal harga, sofa plastik knock down keluaran Napolly ini dibanderol kurang lebih Rp2,5 jutaan untuk satu set (2+1+1) dengan berbagai pilihan warna. Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jabodetabek. “Harga berbeda di setiap daerah dengan pertimbangan biaya ekspedisi,” katanya.

Sementara CEO PT Cahaya Buana Group, Simarba Atong Tjia mengatakan bahwa permintaan untuk sofa plastik knock down Napolly ini masih cukup tinggi di masyarakat. Untuk itu, pihaknya kedepannya akan terus menggenjot produksi sofa plastik ini demi bisa memenuhi permintaan para konsumennya.

“Bahkan tahun ini kita sudah melampai target yang seharusnya 6 juta pcs kini sudah mencapai 7,5 juta pcs. Artinya ada kenaikan sekitar 20 persen. Karena memang potensi marketnya masih sangat besar sekali. Dan tahun depan kita optimis bisa sampai 10 juta pcs,” kata Atong.

Untuk distribusinya sendiri, lanjut Atong, sofa plastik knock down ini sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan telah diekspor ke Timur Tengah. Sementara untuk penjualan paling besar masih ada di wilayah Jawa. “Tapi sepertinya potensi pengembangan marketnya lebih bagus di luar jawa kedepannya,” jelasnya.

Penghargaan Pertama di Indonesia

Atas inovasi yang dilakukannya, Napolly pun diganjar penghargaan Pertama di Indonesia berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh TRAS N CO Indonesia yang bekerjasama dengan media INFOBRAND.ID yakni “Sofa Plastik Knock Down Motif Rotan Pertama di Indonesia”.

“Penghargaan ini menjadi salah satu pencapaian besar bagi Napolly, khususnya dalam hal inovasi. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi Napolly untuk terus berinovasi tiada henti guna memenuhi kebutuhan konsumen kami,” ucap Atong.

Sementara Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengatakan bahwa inovasi pertama di kategorinya, mampu menciptakan image positif dan memiliki nilai lebih bagi konsumennya.

“Apresiasi Pertama di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan semangat kompetisi yang sehat dan mendorong semangat untuk berprestasi lebih baik di dunia bisnis,” kata Tri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para Narasumber FGD: Rangkaian Kebaikan Alam yang Melindungi untuk Jaga Kesehatan & Lindungi Diri Secara Menyeluruh dari BETADINE

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:14 WIB

Jangan Membersihkan Miss V dengan Sabun! Ini Saran Dokter

Jakarta- Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri mengatakan, menjaga kebersihan diri dapat dimulai dengan hal yang paling mendasar, yaitu mandi dan cuci tangan secara teratur…

Ketum HKI Sanny Iskandar yang juga WKU Kadin Indonesia

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:01 WIB

Ditopang RUU Cipta Kerja, Kawasan Industri Bakal Makin Gesit Tarik Investasi

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan industri memiliki peran penting dalam menarik investasi…

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:00 WIB

Pemkab Banggai Sulteng Terima Penghargaan SAKIP dari Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, merupakan satu dari enam daerah di wilayah III yang memperoleh predikat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) tahun 2019.

Peluncuran naskah kebijakan Advancing Indonesia 4.0 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 27 Februari 2020 - 19:15 WIB

Luncurkan Naskah Kebijakan Advancing Indonesia 4.0, SwissCham Ingin Boyong Banyak Perusahaan Swiss Investasi di Tanah Air

Indonesian Chamber of Commerce (SwissCham Indonesia) hari ini meluncurkan naskah kebijakan dengan tema Advancing Indonesia 4.0: An Opportunity for Transformation. Naskah tersebut merupakan rangkaian…

Presiden Jokowi ( Setkab )

Kamis, 27 Februari 2020 - 19:00 WIB

Pemerintah Hormati Kebijakan Penangguhan Visa Umrah Arab Saudi

Pemerintah Republik Indonesia menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi untuk menangguhkan visa bagi seluruh jemaah umrah di tengah mewabahnya virus korona secara global.