Barli Asmara, Restu Anggraini dan KAMI Kolaborasi Dengan Daliatex di JFW 2019

Oleh : Amazon Dalimunthe | Kamis, 24 Oktober 2019 - 09:41 WIB

Rancangan Desainer Barli Asmara menggunakan kain produksi Daliatex (foto : ist)
Rancangan Desainer Barli Asmara menggunakan kain produksi Daliatex (foto : ist)

INDUSTRY.co.id -JAKARTA--  Tiga  designer terkemuka yaitu Kami, Restu Anggraini, dan Barli Asmara berkolaborasi dengan perusahaan tekstil terkemuka Daliatex di ajang Jakarta fashion week (JFW) 2019 yang berlangsung di Senayan City, Jakarta, Rabu (23/10), malam. Di ajang tahunan yang paling bergengsi ini para designer menampilkan karya karya  terbaru mereka yang menggunakan bahan bahan dari Daliatex.

Sebelum acara pegerlaran busana, Barli Asmara mengatakan bahwa kolaborasinya  dengan Daliatex sudah berlansgung cukup lama. “Daliatex selalu terbuka terhadap masukan masukan yang saya berikan. Ia juga menjaga kontinuitas produk. Selain itu juga memilikimkualitas yag tak kalah dengan bahan impor lainnya.

Perancang lainnya, Rstu Anggraini menyebutkan bahaw produk Daliatex memiliki semua komponen bahan yang ia butuhkan. “Aapapu bahan yang saya butuhkan, ketika saya pesan ke Daliatex mereka siap menyediakan. Juga jika butuh tambahan misalnya untuk bahan Ready to wear, Daliatex selalu siap menyediakan,” kata Restu yang diamini oleh trio designer KAMI.

Devina Unjoto, selaku marketing executive dari PT Daliatex Kusuma menjelaskan bahwa kolaborasi kali ini adalah untuk mendukung brand brand local Indonesia. "Dengan mendukung fashion brand local, Daliatex memiliki misi untuk memajukan industri fashion di Indonesia," kata Devina Unjoto.  

Dukungan pada brand lokal tersebut, lanjut Devina dilakukan dengan kesanggupan Daliatex menyediakan tekstil secara customized sesuai dengan karakter warna dan motif masing-masing fashion brand.                                    

Hal ini dibenarkan desainer Restu Anggraini. "Koleksi Restu Anggraini mulai dari busana hingga scarf menggunakan tekstil Daliatex karena Restu selalu mendapat printing yang sesuai karakter Restu. Kelebihan lainnya adalah Daliatex bisa membuat bahan poliester namun tampilannya seperti silk," ungkap Restu Anggraini.                             

Kemudahan mendapatkan bahan juga dikatakan Brand Kami. "Kami bisa duduk bareng dengan Daliatex untuk mendiskusikan bahan, warna, dan print yang sesuai karakter KAMI. Bahkan motif yang Kami gambar dengan tangan bisa dibikin persis oleh Daliatex di bahan pesanan Kami," ungkap Karin dari Kami.                                     

Selain dukungan warna dan motif sesuai karakter, Daliatex mendukung berapapun bahan yang diperlukan desainer. "Daliatex siap menyediakan kain mulai 50 yard untuk koleksi busana eksklusif sampai dengan puluhan ribu yard untuk koleksi busana ready to wear. Yang jelas kestabilan kualitas  dan ketersediaan kain untuk koleksi  busana desainer terwujud berkat dukungan Daliatex," tandas Devina.                                    

Daliatex merupakan pabrik kain yg didirikan pada tahun 1965 berlokasi Bandung. Sudah lebih dari 50 tahun Daliatex telah menjadi salah satu pabrik kain yang berdedikasi untuk memberikan dukungan terbaik kepada dunia fashion Indonesia. Mengutamakan kepuasan pelanggan dengan memberikan 100% kualitas kain terbaik yang merupakan salah satu visi utama kami. Kami sudah dipercaya oleh berbagai perusahaan lokal maupun internasional sebagai penyedia material kain terbaik untuk mendukung sustainable fashion industry. Daliatex juga memproduksi berbagai macam kain dari circular knit, woven, dan juga lace. Selain itu, Daliatex juga menggunakan standar internasional dalam pengolahan limbah untuk sehingga dinominasi sebagai pabrik bersertifikat biru yang ramah lingkungan. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Diskusi webinar Bintaro Jaya High Rise (BJHR)

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:25 WIB

Bintaro Jaya High Rise Ajak Masyarakat Investasi Properti di Masa Pandemi Covid-19

Ternyata, masa pandemi ini justru menjadi momen emas untuk membeli properti, karena harganya yang cenderung stagnan karena adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Perdagangan saham di IDX (Rizki Meirino/Industry.co.id)

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:06 WIB

Penjualan Menurun, PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk Cetak Rp260,22 miliar Hingga Maret 2020

Emiten PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk (SAMF) catat penjualan Rp260,22 miliar hingga periode 31 Maret 2020 turun dari penjualan Rp353,53 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Suasana konferensi pers virtual Dampak Sosial dan Ekonomi Fintech Lending di Indonesia (Studi Kasus Investree 2017-2019). (Foto: Humas Investree)

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:00 WIB

Fintech Lending Berperan Besar untuk Dukung Inklusi Keuangan di Indonesia

Jakarta - Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), memaparkan hasil riset terbarunya dalam konferensi pers bertajuk “Dampak Sosial dan Ekonomi Fintech…

Jajaran Manajemen Baru PT Adhi Commuter Properti

Jumat, 03 Juli 2020 - 18:58 WIB

Perkuat Perusahaan, PT Adhi Commuter Properti Perkenalkan Jajaran Manajemen Baru

Jajaran manajemen baru tersebut antara lain terdiri dari Direktur Utama Rizkan Firman, Direktur Pemasaran Indra Syahruzza N, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM Mochamad Yusuf, Direktur…

PT Adhi Commuter Properti

Jumat, 03 Juli 2020 - 18:52 WIB

Raih Nilai Kontrak Hingga 90% Dari Target, PT Adhi Commuter Properti Kian Cemerlang di Usia yang ke-2

Di tahun ini, Adhi Commuter Properti senantiasa mengembangkan bisnis strategis LRT City di Jabodetabek dengan memperbanyak portofolio produk properti, baik hunian vertikal (high rise building)…