Potensi Pendapatan Parkir DKI Jakarta Mencapai Rp 2 Triliun

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:42 WIB

Area Parkiran/ilustrasi
Area Parkiran/ilustrasi

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Pertumbuhan kendaraan baru di ibu kota yang kian tak terkendali data Statistik Transportasi DKI Jakarta 2018, mobil penumpang mencatat pertumbuhan tertinggi 6,48% per tahun pada periode 2012-2016.

Pada 2012 jumlah mobil penumpang di Jakarta sebanyak 2,74 juta unit sedangkan pada 2016 bertambah menjadi 3,52 juta unit. Jika diasumsikan pertumbuhan mobil penumpang masih sama, jumlah mobil penumpang di Jakarta pada 2017 mencapai 3,75 juta unit dan 2018 menjadi 3,99 juta unit.

Jumlah sepeda motor di Jakarta pada 2012 mencapai 10,82 juta unit. Angka ini terus meningkat menjadi 13,3 juta unit pada 2016. Dengan rerata pertumbuhan 5,3% per tahun, jumlah sepeda motor diperkirakan mencapai 14 juta unit pada 2017 dan 14,74 juta unit pada 2018.

Terkait data penambahan kendaraan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat pengajuan kendaraan baru setiap harinya sebanyak 4.000 unit. Jumlah itu terdiri dari 3.000 unit sepeda motor dan 1.000 unit mobil sehingga tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan dan masyarakat masih sulit untuk bisa beralih untuk menggunakan transportasi umum. Sebagai salah satu solusinya, Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia (PPPI) mendesak Pemprov DKI Jakarta menaikkan tarif pajak parkir mobil untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.

"Saat ini DKI Jakarta nilai tarif parkirnya masih rendah di bandingkan kota-kota lain di ASEAN. Dengan menaikan tarif pajak merupakan salah satu solusi mendorong masyarakat DKI Jakarta menggunakan transportasi publik. Tarif parkir bisa digunakan sebagai sebuah stimulus, untuk tarif parkir batas atas sebaiknya juga dihilangkan sehingga setiap lokasi bisa membidik market sesuai target sasarannya. Ini semua harus disesuaikan," kata Anggawira, Ketua Dewan Pengawas PPPI dalam acara forum diskusi di Jakarta Selatan (18/10).

Anggawira juga menambahkan menaikan tarif pajak ini bukan semata-mata hanya untuk menaikan pendapatan daerah tetapi juga dalam menekan pemakaian kendaraan pribadi.

Ketua Umum PPPI, Muhammad Fauzan, menyatakan pentingnya payung hukum yang lebih jelas terhadap pajak parkir. Seperti yang diketahui, pajak Parkir sesuai Perda Prov. DKI Jakarta NO. 16 tahun 2010 tarif parkir ditetapkan sebesar 20 % (dua puluh persen).

"Memang banyak sekali aturan-aturan perparkiran yang harus di bahas dari perizinan penyelenggara, tarif parkir, hingga pajak parkir yang membutuhkan payung hukum yang lebih jelas," ucap Fauzan.

Fauzan juga menambahkan Pemprov DKI Jakarta juga bisa menghadirkan tempat parkir yang terintegritas oleh transportasi umum yang nantinya akan menjadi salah satu cara untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Wadah parkir yang terintegrasi dengan transportasi umum harus jadi konsen kita bersama. Dalam menaikan tarif pajak ini juga perlu kita perhatikan tarif parkir yang ideal seperti apa, perlu ada pengkajian lebih dalam untuk menentukan tarif parkir karena kita harus memperhatikan biaya-biaya yang di bebankan kepada pengelola parkir. PPPI siap memberikan rekomendasi dan kajian kepada pemerintah," ujar Fauzan.

Terakhir Fauzan mengatakan sebelum adanya regulasi yang ditetapkan baiknya semua pihak-pihak terkait bisa mencari solusi terbaik agar tidak membebankan atau memberatkan salah satu pihak.

Hadir juga dalam forum dialog tersebut anggota DPRD DKI Jakarta dari PDI Perjuangan, Yuke Yurike, perwakilan dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Romy, dan juga Dhani Grahutama,  Kasubbag TU UP.Perparkiran Dishub DKI Jakarta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Jumat, 22 November 2019 - 20:50 WIB

Sederet Strategi Pemerintah Pacu Investasi dan Daya Saing Industri

Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi sektor industri di Tanah Air. Adapun jenis sektor-sektor manufaktur yang dibidik, antara lain industri yang menghasilkan produk substitusi impor,…

Projeck WSBP

Jumat, 22 November 2019 - 20:04 WIB

Proyek KLBM WSBP Dukung Program Strategis Nasional Pemerintah

Jakarta - Proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) merupakan proyek nasional pemerintah untuk mempercepat akses transportasi di Pulau Jawa serta mendukung peningkatan dan pemerataan perekonomian…

BRI adakan santripreneur

Jumat, 22 November 2019 - 17:39 WIB

BRI Gelar Santripreneur

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Yayasan Santripreneur Indonesia menggelar program Santripreneur, pelatihan kepada 350 Santri dan Santriwati di Yogyakarta,…

Pegadaian jalin kerjasama dengan Bank BTN

Jumat, 22 November 2019 - 17:11 WIB

Pegadaian Jalin Kerjasama dengan Bank BTN, Mudahkan Nasabah Dalam Layanan Pendaftaran Haji

PT Pegadaian (Persero) melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) dalam rangka wujudkan sinergi bisnis antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Samsung Smart Learning Class di Bangka

Jumat, 22 November 2019 - 16:51 WIB

Galaxy Tab A with S Pen Jadi Perangkat Andalan Samsung Smart Learning Class Pertama di Bangka

Membangun Samsung Smart Learning Class di SMA Santo Yosef dan penyerahan 80 rumah di desa Penagan, kabupaten Bangka, merupakan kontribusi Samsung berkelanjutan dalam memajukan pendidikan dan…