Penataan Masjid Syekh Nawawi Al Bantani Tanara Dimulai Dengan Anggaran Dana Rp 5 Miliar

Oleh : Hariyanto | Minggu, 06 Oktober 2019 - 09:36 WIB

Penataan Masjid Syekh Nawawi Al Bantani Tanara Dimulai
Penataan Masjid Syekh Nawawi Al Bantani Tanara Dimulai

INDUSTRY.co.id - Serang - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking penataan kawasan cagar budaya Masjid Syekh Nawawi Al Bantani yang berada di Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Serang, Banten, beberapa waktu lalu.

Syekh Nawawi Al Bantani merupakan seorang ulama terkemuka Indonesia yang pernah menjadi Imam Besar Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi. Beliau juga telah banyak menuliskan buku fiqih Islam yang terkenal di Nusantara salah satunya dikenal dengan nama Kitab Kuning.

“Penataan kawasan yang juga merupakan cagar budaya ini dilakukan karena jumlah pengunjung yang cukup banyak ke Masjid ini. Kegiatan penataan diharapkan akan meningkatkan kualitas kawasan dan pengembangan potensi wisata religi yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar baik dari aspek spiritual, sosial, ekonomi dan budaya masyarakat,” kata Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Minggu (6/10/2019).

Peletakan batu pertama dilakukan bersama oleh Direktur Bina Penataan Bangunan Diana Kusumastuti,  Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten (BPPW) Rozali Indra Saputra, serta Perwakilan dari Kementerian Pariwisata Ida Ikawati.

Ruang lingkup penataan di lahan seluas 1,5 hektare ini meliputi, perbaikan kawasan halaman terbuka Masjid Agung Tanara,  pembangunan panggung terbuka, rehabilitasi pagar keliling di kediaman pendiri Masjid Agung Tanara, penyediaan toilet, bangunan kios-kios, gapura kawasan, peningkatan jalan lingkungan, drainase dan daerah resapan air kawasan.

"Bangunan Masjid tidak kita sentuh, hanya penataan kawasan dan jalan. Apabila sudah rampung, masyarakat diharapkan ikut menjaga, memelihara dan memanfaatkan hasil dari pembangunan ini sebaik-baiknya," jelas Direktur Bina Penataan Bangunan Diana Kusumastuti.

Ditambahkannya, selain penataan kawasan Masjid Syekh Nawawi Al Bantani, pembangunan infrastruktur permukiman lainnya di Kabupaten Serang adalah pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning dan penataan wisata air Sungai Ciujung.

Bupati Serang menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kementerian PUPR dalam pembangunan di Kabupaten Serang. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Serang turut berbahagia atas dukungan dan bantuan dari Pemerintah, dalam hal ini Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, " ungkapnya.

Sementara Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten (BPPW) Rozali Indra Saputra mengatakan penataan dilakukan dengan konsep pengembalian fungsi dan peruntukan kawasan, penerapan kawasan resapan air hujan, perbaikan fasilitas, perbaikan konektivitas pejalan kaki, dan penataan parkir.

Kemudian mempertahankan pepohonan hijau dan mempertahankan orisinalitas Masjid Agung. Untuk pengembangan ke depan akan dibangun plaza penerima, penggunaan pergola pada ruang terbuka, pengembangan kios pedagang dan toilet sebagai bangunan pelengkap. Kontrak pekerjaan sudah ditandatangani pada pertengahan September 2019 dan ditargetkan selesai akhir Desember 2019 dengan anggaran dana sebesar Rp 5 miliar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Bhinneka Life

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:16 WIB

Bhinneka Life Luncurkan Program Save Pro

Jakarta – Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali mewujudkan komitmennya untuk terus berinovasi mengembangkan produk dan layanan melalui peluncuran…

Area Parkiran/ilustrasi

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:42 WIB

Potensi Pendapatan Parkir DKI Jakarta Mencapai Rp 2 Triliun

Jakarta-Pertumbuhan kendaraan baru di ibu kota yang kian tak terkendali data Statistik Transportasi DKI Jakarta 2018, mobil penumpang mencatat pertumbuhan tertinggi 6,48% per tahun pada periode…

Ilustrasi Ekspor (Ist)

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:02 WIB

Ekspor dan Pupulasi Industri Terus Naik

Nilai ekspor sektor industri mengalami peningkatan setiap tahunnya selama 2015-2018. Pada tahun 2015, tercatat nilai eskpor sektor industri sebesar USD108,6 Miliar, melonjak menjadi USD130 Miliar…

Banyak Perusahaan Enterprise Menjadi Cerdas dengan Bertambahnya Investasi IoT

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:00 WIB

Banyak Perusahaan Enterprise Menjadi Cerdas dengan Bertambahnya Investasi IoT

Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang unggul,…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:00 WIB

Salah Kaprah Jonan-Archandra Soal Gross Split?

Saat ini sedang berkembang polemik soal Gross Split dalam PSC (Production Sharing Contract) dari yang mulanya Cost Recovery (CS) menjadi Gross Split (GS). Saat ditemui di Jakarta untuk dimintai…