Kredit Pintar Wujudkan Ekosistem Fintech Sehat

Oleh : Herry Barus | Kamis, 26 September 2019 - 09:30 WIB

 Kredit Pintar Wujudkan Ekosistem Fintech yang Sehat
Kredit Pintar Wujudkan Ekosistem Fintech yang Sehat

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending yang merupakan penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan juga sektor produktif berpartisipasi pada acara konferensi dan pameran Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2019, yang diadakan pada tanggal 23 dan 24 September 2019 di Jakarta Convention Centre (JCC).

Acara ini diadakan oleh Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH), bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta didukung oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI). Kredit Pintar berpartisipasi dalam IFSE 2019 untuk berkontribusi dan edukasi masyarakat dalam target inklusi keuangan OJK sebesar 75% di tahun 2019.

Mengusung tema “Innovation for Inclusion”, acara dua hari yang dihadiri oleh ribuan pengunjung selama dua hari, dan pada hari pertama resmi dibuka pada oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso; dan Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Niki Luhur.

Selain berpartisipasi pada acara IFSE 2019, demi mendukung target inklusi keuangan sebesar 75%, sejak awal berdiri Kredit Pintar selalu berusaha untuk berinovasi dan mengembangkan berbagai produk, menjalin kemitraan dengan partner, hingga roadshow dan sosialisasi ke lebih dari 22 provinsi di Indonesia.

Menurut Wisely Wijaya, CEO dari Kredit Pintar mengatakan,”Saat ini, kita akan memasuki kuartal keempat di tahun 2019. Kami selaku pemain berdedikasi dengan bekerja lebih giat lagi dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat berkontribusi secara nyata dalam program pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan.”

“Kontribusi industri fintech terbukti adanya. Adanya industri fintech dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan perekonomian suatu daerah sehingga berdampak pada perekonomian nasional. Kami selaku pemain, ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ekosistem fintech tetap tumbuh dan berkembang hingga target yang ditentukan dapat segera tercapai,” tambah Wisely.

Melalui produknya, Kredit Pintar melakukan inovasi dalam pengembangan aplikasi yang mudah digunakan oleh nasabah maupun calon nasabah secara cepat dan efisien. Platform Kredit Pintar saat ini dapat diunduh di Google Playstore, dan untuk mengajukan aplikasi cukup menggunakan KTP.

“Dengan adanya acara IFSE 2019, diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat terkait berbagai macam fintech di Indonesia, dan mewujudkan industri fintech yang sehat juga mendorong keuangan inklusif di seluruh Indonesia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tempat edukasi untuk masyarakat untuk mengenal fintech yang legal dan menghindari  fintech ilegal yang niatnya tidak baik bagi Indonesia,” tutup Wisely.

Sejak terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak April 2018 dengan nomor surat S-258/NB.213.2018, kontribusi Kredit pintar terlihat nyata terhadap pemerataan tingkat kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan pinjaman secara akumulatif mencapai 6 triliun dengan total nasabah 1,6 juta di awal September 2019.

Tentang Kredit Pintar

Kredit Pintar adalah peer-to-peer lending platform yang terdaftar dan diawasi oleh OJK yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kredit Pintar telah memiliki lebih dari 10 juta total download dan 620 ribu total reviews di Google Play. Kredit Pintar memanfaatkan teknologi Big Data dan Alternative Data untuk proses mitigasi risiko untuk menghasilkan asset pinjaman yang berkualitas. Kredit Pintar memiliki misi untuk mempromosikan inklusi keuangan di Indonesia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo

Sabtu, 06 Juni 2020 - 18:01 WIB

LPDB-KUMKM Restrukturisasi 40 Koperasi Terdampak Covid-19

Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) membuat kebijakan relaksasi dan kelonggaran pembiayaan berupa program restrukturisasi pinjaman/pembiayaan…

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:00 WIB

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Kabar gembira datang dari penyerang sayap Persebaya, Oktafianus Fernando. Kamis (4/6/2020) malam, istri tercinta Ofan melahirkan anak pertama mereka. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut…

Dato Sri Taher Pemilik Bank Mayapada bersama Kuasa Hukum Yusril Ihza Mahendra

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:51 WIB

Bank Mayapada Perusahaan Dato Sri Tahir Disebut Tengah Hadapi Permasalahan, Yusril: Itu Hoax, Kami Akan Ambil Langkah Tegas!

Kuasa Hukum Bank Mayapada International Tbk, Yusril Ihza Mahendra dari IHZA & IHZA Law Firm, membantah berbagai rumors yang menyebutkan Bank Mayapada menghadapi masalah sehingga tidak mampu…

 Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:30 WIB

Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan soliditas, Perwira Brigif 2 Marinir yaitu melaksanakan gowes bersama dari Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, menuju Markas Yonif 5 Marinir Ujung, Semampir,…

Ilustrasi Ahli Kesehatan Peneliti Obat Covid-19 (ist)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:08 WIB

Kabar Gembira...Peneliti Ungkap Obat Asam Lambung Ampuh Sembuhkan Pasien Positif Covid-19 Tanpa Efek Samping

Sebuah studi baru menemukan obat asam lambung bisa membantu mengatasi dan mempercepat pasien virus corona Covid-19 pulih. Bahkan efek obat asam lambung ini terasa dalam 24 hingga 48 jam.