Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Oleh : Herry Barus | Senin, 16 September 2019 - 09:00 WIB

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital
Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dua perusahaan berbasis digital yakni PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menyatakan dukungannya dalam pengembangan pariwisata melalui platform digital.

Dua perusahaan itu sepakat menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang dilakukan Plt. Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adnyani dengan Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Gojek, Shinto Nugroho dan Senior Vice President (SVP) Trade Partnership Blibli.com Lay Ridwan Gautama. Momentum ini juga disaksikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Gojek dimaksudkan untuk mempersiapkan infrastruktur lokal dalam menghadapi digitalisasi pariwisata. Fokusnya ada tiga yakni pelayananan kemudahan berwisata, peningkatan kualitas SDM, serta promosi dan pemasaran pariwisata.

"Salah satu tantangan dalam proses digitalisasi pariwisata adalah kesiapan sumber Daya Manusia (SDM) sepertipenyedia jasa kuliner, pengelola destinasi wisata, penyedia pijat tradisional yang sulit bersaing di era digital ini. Gojek melihat peluang bagi sektor pariwisata untuk bergabung dengan ekosistem Gojek agar dapat memanfaatkan teknologi secara efektif sehingga tetap relevan dan kompetitif," kata Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Gojek, Shinto Nugroho usai melakukan penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada Rakornas Pariwisata III Hari Ke-2 di Jakarta, Rabu (11/09/2019).

Dilanjutkan Shinto, Gojek berharap kontribusi ini nantinya dapat ditingkatkan melalui  digitalisasi sektor wisata. Diharapkan, kerja sama ini dapat menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk terus tumbuh bersama dalam mengembangkan pariwisata nasional.

Sebelumnya, Gojek telah memiliki komitmen dengan beberapa pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisatanya seperti Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Barat, Kota Makassar, Kota Semarang, Kota Pekanbaru, Kota Banda Aceh, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Toba-Samosir (Tobasa).

Kemenpar juga menjalin kerja sama dengan Blibli.com. Senior Vice President Product Category Blibli.com Lay Ridwan Gautama mengatakan, pihaknya tertarik bekerja sama dengan Kemenpar dalam hal promosi wisata di 10 destinasi prioritas dan 88 wisata strategis lainnya. Kedua pihak akan mengangkat sektor wisata dan ekonomi kreatif yang terkait ke UMKM.

Lebih lanjut, mengenai bentuk kerja sama, Blibli.com akan membuat page khusus yakni Microsite Wonderful Indonesia. Page ini akan menekankan pada highlight destinasi-destinasi wisata prioritas dari Kementerian Pariwisata serta pelaku usaha pariwisata yang menyediakan paket dan produk wisata.

"Kami sangat senang dapat berkontribusi bagi perkembangan pariwisata Indonesia serta mendukung perkembangan potensi ekonomi kreatif dari ekosistem ini. Para UMKM menjadi aset penting dalam memperkenalkan produk-produk lokal Indonesia bagi para wisatawan. Dengan adanya pelatihan dan penjualan produk di Blibli.com, mereka berkesempatan untuk memasarkan produk mereka hingga ke seluruh Indonesia,” ujar Senior Vice President Product Category Lay Ridwan Gautama seperti diinformasikan Guntur Sakti Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar.

Menanggapi kerja sama tersebut, Plt. Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, pihaknya  menyambut baik kerja sama co-branding dengan Blibli.com dan Gojek.

"Kemajuan dunia digital memiliki peran yang sangat penting bagi kegiatan promosi industri pariwisata. Kedua kerja sama ini dapat mendukung kita melalui rangkaian promosi destinasi-destinasi prioritas dan dukungan terhadap para pelaku UMKM guna mengembangkan produknya secara online serta melalui layanan Gojek sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi. Melalui platform dan teknologi yang dimiliki oleh kedua perusahaan, akan banyak potensi-potensi terkait usaha pariwisata yang bisa dikembangkan bersama," ungkap Giri.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ojek online yang menerima bantuan beras

Minggu, 05 April 2020 - 20:45 WIB

Pedagang dan Ojek Online Ketiban Rejeki Beras BNI Syariah

BNI Syariah menyalurkan bantuan total 1.146 paket atau setara 5,73 ton beras kepada pengendara ojek online dan pedagang kaki lima sekitar Kantor BNI Syariah Cabang Karawang dan Masjid Al-Jihad…

Bebas Nonton dari Vidio

Minggu, 05 April 2020 - 20:40 WIB

Dirumahaja, Ini cara Bebas Nonton Gratis 14 Hari dari Vidio

"Sebagai industri streaming OTT dan sekaligus layanan hiburan berbasis internet, kami tergerak untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen yang bisa mereka nikmati agar #BetahdiRumah selama…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 05 April 2020 - 19:33 WIB

AAJI Minta OJK Izinkan Penjualan PAYDI Tanpa Pertemuan Langsung

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan relaksasi kepada perusahaan asuransi jiwa yang memasarkan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Minggu, 05 April 2020 - 19:02 WIB

Kemenperin Identifikasi Tantangan dan Kerugian IKM Komponen Otomotif Imbas Pandemi Covid-19

Kementerian Perindustrian terus berupaya mendampingi dan mendukung keberlangsungan industri kecil dan menengah (IKM) dalam menghadapi dampak dari pandemi Covid-19 di Indonesia.

Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK (Foto Ist)

Minggu, 05 April 2020 - 18:47 WIB

Penyelamatan Perbankan Bisa Dipercepat Ketahuan Tidak Sehat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai adanya Perpu 1 2020, sebagai alat penyelamatan dini terhadap lembaga keuangan seperti perbankan agar tetap sehat sebelum goyang.