INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan penyedia solusi total e-procurement Business to Business (B2B), Mbiz merilis fakta-fakta menarik seputar pengadaan barang dan Jasa secara elektronik di kalangan dunia usaha selama semester pertama 2019.
Fakta-fakta tersebut diperoleh berdasarkan transaksi e-procurement yang terselenggara dengan memanfaatkan platform Mbiz.co.id maupun Mbizmarket.
Dari keseluruhan transaksi e-procurement yang terselenggara di Mbiz selama semester pertama tahun ini, industri dengan tingkat intensitas paling tinggi dalam pengadaan barang dan jasa adalah consumer goods, perbankan, dan ritel.
Perusahaan-perusahaan tersebut sebagian besar merupakan perusahaan-perusahaan kategori blue chips, multinasional, dan korporasiakorporasi besar.
Adapun lima besar barang atau jasa yang paling sering dibutuhkan oleh dunia usaha pada semester pertama 2019 meliputi layanan instalasi, jasa pemeliharaan dan perbaikan diposisi pertama, disusul kebutuhan terhadap produk-produk manufaktur dan peralatan listrik, emas batangan, smartphone, dan bahan-bahan untuk pencetakan.
"Informasi tentang produk atau jasa yang paling banyak dibutuhkan oleh dunia usaha ini kami harapkan dapat menjadi gambaran dan masukan positif bagi perusahaan-perusahaan penyedia barang dan jasa yang ingin membidik besarnya peluang ekspansi bisnis melalui kegiatan e-procurement pada platform kami,” kata Rizal Paramarta, CEO Mbiz di Jakarta, Jumat (30/8/2019).
"Kebutuhan terhadap jasa yang terus menunjukkan tren peningkatan juga bisa menjadi edukasi menarik bagi dunia bisnis bahwa eprocurement tidak semata-mata jualebeli produk saja, namun Juga jasa dan kreativitas. Transaksi untuk kebutuhan jasa pada semesterlni naik sebesar 60%," ungkapnya.
Informasi menarik lainnya dari kegiatan e-procurement semester pertama 2019 ini adalah banyaknya kebutuhan perusahaan yang didorong oleh adanya reward programs atau program-program apresiasi yang mereka selenggarakan bagi pelanggan.
Program apresiasi pelanggan yang diselenggarakan oleh banyak dunia usaha, mendorong peningkatan pengadaan produk-produk otomotif seperti mobil (2,5x lipat) dan motor, serta pengadaan akan produk-produk tablet PC dan smartphone dan MRO (kebutuhan pabrik) hingga 1,5x lipat.
Selain itu, Mbiz juga menjalankan kemitraan strategis dengan klien-klien dari kalangan blue Chip company untuk pengadaan kebutuhan MRO tersebut. Secara keseluruhan, pelaku e-procurement yang memanfaatkan platform Mbiz.co.id dan Mbizmarket, baik perusahaan penyedia barang dan jasa maupun perusahaan pembelinya, terus meningkat.
Skala usaha perusahaan-perusahaan tersebut juga beragam, dari perusahaan besar hingga UMKM. Dibandingkan dengan akuisisi yang tercatat pada tahun lalu, jumlah perusahaan penyedia barang dan Jasa di Mbiz meningkat 60%, sedangkan perusahaan pembeli barang dan jasa meningkat sebesar 40%.