INDUSTRY.co.id - Jakarta-Hunian berkonsep apartemen yang terintegrasi langsung dengan kampus di kawasan Gading Serpong siap dibangun tahun ini, setelah mendapatkan dukungan penuh  dari investor asal Cina Nantong Double Great yang merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, China.

Pengembang Prioritas Gading Indonesia (PGI) berkomitmen menyelesaikan 2 lantai basement di akhir tahun 2019 ini.

“Kami sangat optimis dengan bergabungnya Grup Nantong Double Great dan didukung penuh oleh kontraktor berpengalaman dari BUMN Cina Gezhouba Construction Grup, rencana serah terima di akhir tahun 2021 untuk 3 tower awal dapat terlaksana,” ungkap Direktur Utama PGI, Mr. Guo Yong He.

Lebih lanjut Mr Guo Young He menuturkan, soal kualitas pengerjaan, mereka telah berpengalaman dalam menciptakan produk dengan kualtas premium dengan kecepatan pembangunan yang dapat diandalkan. ‘Saat ini saja kami telah menyelesaikan pengerjaan pondasi hampir 90 % dari 2.463 titik pondasi,” imbuhnya.

Double Great Residence merupakan proyek apartemen menengah atas dengan 9 tower Hunian Edukatif pertama di Gading Serpong Tangerang. Hunian yang dibangun di lahan seluas 3 hektar ini memiliki konsep unik yaitu Campus Residence yang ditawarkan lengkap dengan area pendidikan seluas lebih dari 15.000 m2.

Dinamakan Campus Residence karena di dalam area hunian Double Great Residence telah bergabung Universitas Esa Unggul dengan estimasi akan menampung sebanyak 6.000 mahasiswa. Captive Market dari Investasi di Double Great Residence ini telah terbentuk.

 “Selain Universitas Esa Unggul, PGI sedang dalam proses menggandeng salah satu universitas asing dari Amerika Serikat untuk bergabung juga di dalam komplek Double Great Residence. Ini tentunya akan semakin memperkuat konsep Campus Residence yang diusung, “ tambahnya.

Lancarnya pengerjaan proyek ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah yang berencana segera akan membuka akses tol Gading Serpong yang terhubungkan dengan tol Jakarta –Merak. “Dukungan dari pemerintah ini membuat kami yakin dapat merebut simpatik investor terhadap mendongkraknya nilai Double Great Residence,” ungkap Guo Young He.

Optimisme lainnya, Guo Young Jee mengatakan, pada awalnya telah mendapatkan suntikan dana Rp 200 miliar untuk pengerjaan pondasi, 2 lantai basement dan 3 tower pertama. Sedangkan untuk dana konstruksi selanjutnya, menurut Guo hingga penyelesaian pembangunan, perusahaan akan menggunakan dana dari beberapa sumber, yaitu setoran modal, pinjaman pemegang saham, penjualan, dan pendanaan dari bank.

“Sebagai langkah dan sikap positif, kami juga telah melangsungkan prosesi Grand Opening Kantor Marketing kami yang dilaksanakan pada Sabtu ini, 31 Agustus 2019. Lokasinya  persis di seberang lokasi proyek Double Great Residence.

Saat ini dari sisi penjualan, menurut General Manager PT PGI Sammy Maramis sudah sold out hampir 1000 unit, dari total 3000 unit hunian yang menempati 3 tower pada tahap pertama. 

 

 Antusias konsumen tertarik memiliki apartemen ini juga melihat dari faktor harga yang terjangkau (affordable). Hanya bayar booking fee sebesar Rp 15 juta dan per bulan 1,9 juta flat sampai dengan serah terima, sisanya baru bisa di KPA-kan. Hunian ini dikelilingi oleh kemudahan menjangkau fasilitas umum diantaranya  berdekatan dengan RS Siloam, RS Mitra Keluarga, dan hanya 7 menit ke Summarecon Mall Serpong dan Universitas Pelita Harapan.