INDUSTRY.co.id - Bogor – PT. Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) melebarkan sayap bisnisnya di sektor kredit pemilikan rumah (KPR) berbasis syariah dengan menggandeng sejumlah developer besar. Salah satunya adalah PT Metropolitan Land, Tbk. (Metland).

Direktur Finance Strategy and Treasury Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho mengatakan, Mandiri Syariah ingin membuka akses selebar-lebarnya bagi masyarakat yang membutuhkan produk layanan syariah, termasuk kepemilikan rumah.

“Kami telah melakukan bekerjasama dengan beberapa developer besar, di antaranya Metland, Jaya Property, Sinarmas, Ciputra, dan lain-lain. Hal ini merupakan salah satu upaya kami dalam memudahkan masyarakat memiliki rumah idaman,” jelas Cahyo di Bogor, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya, sebagian masyarakat belum mengetahui bahwa Mandiri Syariah mempunyai produk pembiayaan, baik pembiayaan untuk membeli kendaraan maupun rumah (Griya Berkah). “Untuk memperkenalkannya, kami gencar menyelenggarakan sosialisasi. Salah satunya melalui event seperti ini (Metland Urban City Fun Bike),” kata Cahyo.

Sementara, Direktur PT Metropolitan land, Tbk., Nitik Hening menyambut baik dukungan dan kerjasama dengan Mandiri Syariah. Menurutnya, sudah ada beberapa proyek Metland yang dipasarkan dengan fasilitas KPR Griya Berkah, di antaranya Metland Transyogi, Metland Menteng, Metland Cileungsi, dan Menteng Cibitung.

“Dengan adanya Griya Berkah Mandiri Syariah, tentunya memudahkan customer kami yang menginginkan pembelian rumah dengan skema syariah,” ujar Nitik Hening.

Group Head Consumer Financing Mandiri Syariah, Praka Mulia Agung menambahkan, produk Griya Berkah dapat diakses masyarakat di seluruh outlet Mandiri Syariah di Indonesia. “Dengan nilai pembiayaan maksimal Rp5 miliar untuk rumah tapak (landed house) dan apartemen, pembiayaan ini dapat digunakan untuk pembelian maupun take over,” ungkap Praka.

Praka menambahkan, dalam rangka menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Mandiri Syariah meluncurkan program promo Panjat Pinang Griya Berkah.
“Melalui promo yang berlaku selama bulan Agustus hingga September 2019 ini, nasabah akan mendapatkan angsuran ringan mulai 6,74%, diskon premi asuransi jiwa sebesar 17%, dan diskon biaya admin sebesar 45%,” jelasnya.

Hingga Juni 2019, pembiayaan Griya Berkah mencapai Rp10,4 triliun atau tumbuh 7,71% dari periode Juni 2018. Diharapkan hingga akhir 2019, penyaluran pembiayaan Griya Berkah bisa tumbuh mencapai 10%.

“Kami optimistis, kebutuhan memiliki rumah akan selalu ada. Terutama dengan maraknya proyek berbasis transit oriented development (TOD) atau hunian perkotaan yang terintegrasi jaringan transportasi publik. Hal ini tentunya akan semakin menjadi daya tarik bagi masyarakat,” pungkas Praka. (RH)