Telkom Optimis Raih Kinerja yang Semakin Baik

Oleh : Wiyanto | Senin, 19 Agustus 2019 - 15:33 WIB

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)
PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) optimis mampu meningkatkan kinerja hingga akhir tahun 2019. Peningkatan pendapatan dan kontribusi dari bisnis digital serta Investasi pembangunan infrastruktur broadband yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadi pendorong kinerja perseroan.

"Memasuki semester II 2019, kinerja perseroan kian sehat dan lebih baik dibanding tahun lalu," kata Direktur Keuangan Telkom Harry M Zen di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Seiring meningkatnya dinamika industri telekomunikasi, kata dia, khususnya segmen bisnis seluler, Telkom berupaya menciptakan industri seluler yang sehat dengan menerapkan berbagai strategi marketing dan pricing untuk memonetisasi data, serta terus konsisten melaksanakan pembangunan infrastruktur.

Entitas anak, Telkomsel menunjukkan kinerja positif dengan pendapatan Rp45,11 triliun, Rp24,23 triliun pada EBITDA dan Rp12,71 triliun pada laba bersih.

Sedangkan IndiHome, lanjut dia telah mencapai 6 juta atau tumbuh 45,1 persen. "Pertumbuhan jumlah pelanggan yang masif sejalan dengan peningkatan kualitas layanan kami di antaranya penguatan network, memperkaya konten, menawarkan beragam minipack menarik serta terus melakukan improvement pada layanan purna jual," jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Kamis, 23 Januari 2020 - 18:05 WIB

Fee Based Income BRI Tercatat Rp14,29 Triliun

Perseroan juga berhasil mengakselerasi Fee Based Income. Hingga akhir Desember 2019, perolehan FBI BRI tercatat Rp 14,29 Triliun atau tumbuh 20,1% yoy.

Bank Indonesia Nobatkan BRI Sebagai Bank Pendukung UMKM Terbaik

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:56 WIB

Dana Murah BRI Capai 57,71 Persen

Direktur Utama Bank BRI Sunarso menyatakan, pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir tahun 2019, DPK BRI berhasil menembus angka di atas Rp 1.000 triliun yakni mencapai Rp 1.021,39 triliun…

S.D. Darmono (dok Jababeka)

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:48 WIB

Kawasan Industri dan Pertumbuhan 7 Persen

Dengan pasar yang besar, Indonesia masih akan menjadi daya tarik bagi investor asing untuk berinvestasi. Capaian 6-7 persen sebenarnya masih sangat mungkin. Hanya saja perlu adanya gebrakan.…

Penandatanganan perjanjian kerjasama teknologi digitalisasi bisnis pengendalian hama antara ASPPHAMI dan DATUM

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:40 WIB

ASPPHAMI - DATUM Teken Kerjasama Tingkatkan Teknologi Digitalisasi Bisnis Pengendalian Hama

Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) bersama perusahaan teknologi informasi dan komunikasi asal Malaysia, DATUM menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk meningkatkan…

Menkominfo Johnny dalam diskusi semipanel Spotlight On Indonesia Unicorns and Digital Economy Advancement: The Big Picture di Davos, Swiss.

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:16 WIB

Menkominfo Paparkan Strategi Komprehensif Pemerintah Untuk Dukung Ekosistem Ekonomi Digital di WEF Davos

Bersama Menkominfo, tampil juga Ketua KADIN, Rosan Perkasa Roeslani; Co-founder Traveloka, Albert; Presiden Direktur Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata; dengan moderator Overseas Development…