Peran Dunia Usaha dalam Pengentasan Malnutrisi

Oleh : Andi Mardana | Senin, 12 Agustus 2019 - 16:23 WIB

Axton Salim selaku Global Co Chair of Scaling Up Nutrition Business Network (SBN).(Ist)
Axton Salim selaku Global Co Chair of Scaling Up Nutrition Business Network (SBN).(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengentasan malnutrisi tidak hanya dilakukan pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab para pihak dalam hal ini perusahaan swasta/pelaku usaha.

Axton Salim selaku Global Co Chair of Scaling Up Nutrition Business Network (SBN), mengatakan peran industri makanan sangat besar dalam pemenuhan pangan sehat dengan harga yang terjangkau.

"Scaling Up Nutrition (SUN) diinisiasi oleh PBB memungkinkan business network berkontribusi nyata untuk meningkatkan gizi di negara masing-masing," jelas Axton di ajang Asian Congress of Nutrition (ACN) 2019 bertajuk ‘Nutrition and Food Innovation for Sustained Well-being’ di Jakarta baru-baru ini.

SBN dibentuk untuk memobilisasi dan mengintensifkan upaya bisnis dalam mendukung Scaling Up Nutrition (SUN) Movement dan memastikan setiap orang memperoleh hak mendapatkan makanan yang baik dan bergizi.

SUN Movement melibatkan pelaku usaha/bisnis, badan PBB, donor dan masyarakat lokal untuk mendukung pemerintah. Ada tiga pilar yang menjadi fokus SBN, yaitu 1.000 Hari Pertama Kelahiran dan Adolescence, Balanced Nutrition, dan Health & Sanitation.

Axton yang juga menjabat sebagai Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, mengatakan dunia usaha memiliki peran penting dalam mengatasi malnutrisi.

Antara lain dengan menciptakan makanan sehat (fortifikasi pangan), menggunakan bahan pangan lokal dengan biaya produksi yang tidak mahal sehingga bisa dijual dengan harga yang terjangkau masyarakat.

Indofood sudah melakukan sejumlah upaya untuk mendukung SUN Movement, antara lain dengan fortifikasi produk pada tepung Bogasari dan Indomie.

Produk terigu Bogasari misalnya, ditambahkan vitamin B dan zat besi untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro guna mengatasi malnutrisi. Indofood juga meluncurkan Govit, jajanan sehat yang mengandung 11 vitamin dan 4 mineral dengan harga terjangkau, yaitu Rp500 per sachet.

Untuk makanan pendamping ASI (MPASI), Indofood merilis SUN MPASI yang difortifikasi dengan aneka sumber gizi mikro, juga dengan harga terjangkau Rp500 per sachet.

Selain melakukan fortifikasi pangan, sejumlah inisiatif yang dilakukan Indofood antara lain program Nutrition for Workforce, edukasi remaja melalui aplikasi mobile agar semakin banyak remaja menyadari pentingnya gizi dan tubuh yang sehat, mendorong tumbuhnya start up lokal bidang pangan, gizi dan kesehatan sehingga terbentuk mekanisme yang akan memutus rantai malnutrisi dan kemiskinan.

Axton menambahkan, dunia usaha bisa berkontribusi dan berperan aktif dalam pengentasan masalah nutrisi di Indonesia dan mensukseskan SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) yang dicanangkan PBB dan hendak dicapai pada 2030, antara lain dengan bergabung di SBN.

"Perusahaan bisa berkontribusi sesuai expertise masing-masing. Semua bisa terlibat dan mencari inovasi baru untuk menjawab masalah malnutrisi di Indonesia," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Djoko Santoso - Manajer Biro Promosi, Ustaz Yusuf Mansur, Hanif Setyo Nugroho - Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti, Pundjung Setya Brata - Komisaris Utama PT Adhi Commuter Properti DAN Nanang Safrudin Salim - Project Director RIVIA

Senin, 18 November 2019 - 22:43 WIB

Garap Tiga Proyek Baru, Adhi Commuter Properti Percepat Pengembangan Kawasan TOD di Kota Bogor.

Jakarta-PT Adhi Commuter Properti (ACP) sebagai pengembang terpercaya terus menunjukkan agresivitas dalam mengembangkan kawasan yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Ada 3 proyek…

Sawah foto Doc Kementan

Senin, 18 November 2019 - 22:36 WIB

Kementan: Indonesia Taat Sebagai Negara Anggota WTO

Jakarta - Sempat bersengketa dalam sejumlah rekomendasi World Trade Organization (WTO), Pemerintah tetap optimistis keanggotaan di dalam organisasi tersebut tetap akan menguntungkan Indonesia…

Susi Pudjiastuti mengunjungi Tanjung Lesung

Senin, 18 November 2019 - 22:24 WIB

Kunjungi KEK Tanjung Lesung, Susi Pudjiastuti: Sunset-nya Luar Biasa!

Susi Pudjiastuti datang sebagai Pandu Laut Nusantara untuk melihat lokasi dan nelayan yang terdampak tsunami 22 Desember 2018. Lalu menghibahkan 5 kapal kepada nelayan yang membutuhkan.

President University

Senin, 18 November 2019 - 21:53 WIB

Respon Nyata President University dalam Upaya Menyongsong Bisnis Era Industri 4.0

ikarang. Perkembangan bisnis yang sangat pesat terutama menghadapi revolusi industry 4.0 diprediksi akan membuat persaingan akan semakin ketat dan sulit kedepannya.

Jababeka

Senin, 18 November 2019 - 21:40 WIB

Cikarang Surganya Pabrik, Apartemen dan Mall

Cikarang, Merupakan salah satu daerah yang terletak di daerah Jawa Barat tepatnya di kota Bekasi yang menjadi tujuan orang untuk memperoleh pekerjaan.