Intiland Development Luncurkan Dua Klaster Baru di Graha Natura Surabaya

Oleh : Hariyanto | Rabu, 07 Agustus 2019 - 16:20 WIB

Intiland Development Luncurkan Dua Klaster Baru di Graha Natura Surabaya
Intiland Development Luncurkan Dua Klaster Baru di Graha Natura Surabaya

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland ) terus melakukan pengembangan properti di wilayah kota Surabaya, Jawa Timur. Langkah ekspansi ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap tren perkembangan pasar properti dan meningkatnya kebutuhan masyarakat Surabaya.

Pada pengembangan kawasan perumahan Graha Natura Surabaya, Perseroan sukses meluncurkan dua klaster baru yakni Acacia dan Gravillea. Dua klaster tersebut berada di lokasi strategis yang berdekatan dengan area komersial serta menawarkan unit-unit rumah eksklusif berbagai tipe.

Harto Laksono Direktur Marketing PT Intiland Grande, salah satu anak usaha perseroan menjelaskan bahwa pertumbuhan pasar properti, khususnya kebutuhan terhadap unit-unit rumah tapak relatif tumbuh secara stabil. Meskipun pasar properti secara umum mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir, namun tingkat kebutuhan masyarakat terhadap penyediaan perumahan masih relatif ada. 

“Dari empat segmen pengembangan properti Intiland di kota Surabaya, perumahan menjadi salah satu segmen yang pertumbuhannya cukup menggembirakan. Pengembangan kawasan perumahan Graha Natura adalah salah satu key project kami di Surabaya dan akan terus kami kembangkan sebagai sebuah kawasan hunian terpadu,” kata Harto Laksono melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (7/8/2019).

Graha Natura merupakan pengembangan kawasan perumahan seluas 86 hektar. Berlokasi di Surabaya Barat, perumahan ini sudah menjadi salah satu kawasan hunian favorit dan bergengsi bagi masyarakat sekitarnya.

Sesuai rencana pengembangannya, kawasan Graha Natura dilengkapi dengan berbagai klaster hunian dan komersial yang lengkap dengan beragam sarana dan fasilitas pendukung. Kawasan ini juga ditunjang oleh lanskap lingkungan yang asri sehingga menambah kenyamanan bagi seluruh penghuninya.

Pengembangan dua klaster baru ini menurut Harto Laksono masing-masing memiliki keunikan dan keunggulan. Keduanya menghadirkan unit-unit rumah dengan keunggulan dari sisi fasilitas, lingkungan, dan aksesibilitasnya. 

Pada sisi lokasi, klaster Acacia berada di dekat area komersial yang sudah dikembangkan yakni SOHO 1 dan 2 yang sudah beroperasi. Memiliki akses jalan boulevard yang lebar, klaster ini mudah dijangkau dan berada pada sisi depan kawasan perumahan.

Dikembangkan pada lahan seluas 1,5 hektar, klaster Acacia menyediakan sebanyak 46 unit rumah.  Klaster ini menyediakan tujuh tipe rumah dengan luas lahan mulai 90 m2 hingga 140 m2 dengan luas bangunan mulai 74 m2 hingga yang berbesar mencapai 131 m2. Harga unit rumah di klaster Acacia dipasarkan mulai Rp1,7 miliar.

“Pengembangan area klaster ini sudah masuk tahapan konstruksi pemancangan dengan target serah terima pada akhir tahun 2020. Sampai saat ini kami sudah memasarkan sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Pengembangan klaster baru Gravillea juga memiliki keunggulan dari sisi lokasi dan fasilitasnya. Dikembangkan di area seluas 1,7 hektar, klaster ini berlokasi di dekat danau yang akan menjadi salah satu pusat keramaian dan aktivitas kawasan Graha Natura.

Klaster Gravillea ditawarkan secara terbatas dan hanya menyediakan sebanyak 48 unit rumah dua lantai yang terbagi menjadi empat tipe. Tipe unit rumah dengan ukuran terkecil memiliki lahan seluas 160 m2 dengan luas bangunan 173 m2. Sementara tipe terbesar dibangun di lahan seluas 250 m2 dengan luas bangunan mencapai 245 m2.

“Rumah-rumah di klaster Gravillea memiliki ukuran cukup besar dan eksklusif dengan fasilitas kolam renang pada tipe-tipe besar. Rumah ini kami pasarkan mulai harga Rp3,5 miliar hingga  yang ukurannya paling besar mencapai Rp5,4 miliar. Unit-unit rumah di klaster ini banyak diminati konsumen dan telah lebih dari 60 persen terjual,” lanjut Harto Laksono.

Perseroan saat ini menyediakan beberapa unit contoh di klaster Gravillea. Dari unit contoh ini para calon konsumen dapat merasakan langsung keunggulan dari sisi desain dan interior, serta kenyamanan tinggal di tipe rumah yang dikehendaki. Serah terima unit rumah Gravillea rencananya dilakukan dalam dua tahapan, mulai pertengahan dan pada akhir tahun 2020. 

Menurut Harto Laksono pengembangan Graha Natura dari awal dirancang sebagai kawasan hunian yang memiliki keunggulan pada aspek kesehatan, teknologi, dan alam. Ketiga unsur ini menjadi keunggunan dan nilai tambah utama yang ditawarkan Graha Natura kepada masyarakat.

Dikembangkan sejak tahun 2012, Graha Natura menjadi salah satu kawasan hunian favorit di kawasan Surabaya Barat saat ini. Perumahan seluas 86 hektar tersebut bahkan mendapat berbagai penghargaan dari sejumlah lembaga sebagai sebuah kawasan hunian yang nyaman dan ideal serta memiliki konsep pengembangan yang baik.

“Kami ingin menghadirkan sebuah kawasan hunian yang ideal, bukan hanya memberikan kenyamanan bagi yang tinggal, tetapi juga unggul di aspek kesehatan, teknologi, dan tentu saja memiliki lingkungan yang asri,” kata Harto Laksono.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Blues International Festival 2019(Foto Dok Industry.co.id0

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:00 WIB

Jakarta Blues International Festival 2019

Apa kabar Blues di Indonesia? …Silahkan jawab versi Anda sendiri… tapi yang pasti para penggemar-nya sedang bersiap-siap berpesta bersama di acara Jakarta Blues International Festival yang…

Deklarasi Teman Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Deklarasi Teman Juara, Ajak Generasi Milenial Berpartisipasi Kembangkan Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0

Teman Juara akan menumbuhkan semangat juara di berbagai bidang. Misalnya ketika ada yang tidak pahaman tentang bagaimana mempromosikan potensi sebuah daerah dari berbagai aspek sosial ekonomi,…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Bidik 10 Ribu IKM Masuk Pasar Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku IKM dari berbagai sektor dapat masuk ke pasar online melalui program e-Smart IKM selama periode tahun 2017-2019. Mereka…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pasca Pemilu 2019 yang telah menguras banyak tenaga dan pikiran, harus ditindaklanjuti dengan mengisi kembali pembangunan. Tidak bisa dipungkiri,…

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:30 WIB

Kemenperin Targetkan 250 Peserta Beradu Inovasi di IGDS 2019

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) kembali melakukan acara sosialisasi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2019. Tahun 2019 ini,…