Huawei Berkolaborasi Dengan RFCx Lindungi Hutan Hujan di Sumatera

Oleh : Hariyanto | Jumat, 02 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Teknologi Huawei x RFCx
Teknologi Huawei x RFCx

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Huawei Indonesia mengumumkan kolaborasi dengan Rainforest Connection (RFCx), sebuah startup yang mengubah ponsel daur ulang menjadi perangkat pendengaran bertenaga surya untuk memantau dan melindungi daerah terpencil di hutan hujan.

Kolaborasi dilakukan untuk melindungi hutan hujan di Pulau Sumatera dengan mengembangkan platform inovatif sebagai alat pengumpulan data, layanan penyimpanan, dan analisis data yang akurat tentang kondisi hutan.

Melalui kolaborasi ini, Huawei menghadirkan teknologi pendukung, termasuk menggunakan smartphone yang dimasukkan ke dalam sistem untuk menangkap suara kegiatan hutan hujan serta menggunakan teknologi Huawei AI (Artificial Intelligence / Kecerdasan Buatan) agar dapat lebih memahami suara binatang di dalam hutan hujan.

Teknologi-teknologi tersebut nantinya dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh beberapa spesies yang terancam punah. Hingga saat ini, teknologi ini telah digunakan di 10 negara di 5 benua, termasuk Sumatera yang hutan hujannya telah dilindungi lebih dari 2000 km2.
 
"Bersama dengan RFCx, kami ingin memberdayakan masyarakat lokal untuk melindungi hutan hujan menggunakan perangkat Huawei dan teknologi AI. Kolaborasi ini tentu sejalan dengan inisiatif TECH4ALL kami yaitu mendorong inklusi digital dan orang-orang akan tetap terhubung satu sama lain." kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Device Indonesia di Jakarta, Jumat (2/8/2019)
 
Dalam kolaborasi untuk melindungi hutan hujan di kawasan Muara Labuh, Sumatera Barat, RFCx menciptakan sistem pemantauan audio bertenaga surya yang disebut Guardian. Sistem Guardian menggunakan ponsel Huawei lama sebagai inti dari sistem mereka.

The Guardian, dilengkapi dengan telepon bekas Huawei, kemudian menangkap suara hutan hujan, termasuk suara gergaji mesin untuk pemburuan liar, api, atau kegiatan berbahaya lainnya. Didukung oleh Huawei Cloud dan menara telekomunikasi, suara akan diterima secara real-time oleh polisi hutan yang bertanggung jawab di lapangan terdekat agar melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum setempat.
 
Huawei dan RFCx juga mengembangkan model algoritma cerdas yang lebih akurat yang dibuat dari layanan kecerdasan buatan canggih Huawei (HUAWEI CLOUD AI) danalat yang disebut dengan ModelArts. Pengembangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebisingan gergaji mesin dan suara truk yang lebih akurat.

Selain itu, Huawei membantu RFCx membangun model kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi dan menganalisis suara spesies yang terancam punah, salah satunyaorangutan. Model tersebut akan membantu polisi hutan melindungi spesies yang terancam punah melalui penyediaan informasi tentang habitat mereka, tanda-tanda ancaman, hingga kebiasaan hidup mereka.
 
“Dengan teknologi yang didukung oleh perangkat Huawei dan AI Cloud, kami berharap tidak hanya masyarakat sekitar saja yang dapat kami berdayakan namun juga orang-orang di kota-kota lain seperti Jakarta, untuk dapat mendengar suara hutan hujan serta mendeteksi dan memberikan tanggapan segera jika sesuatu yang berbahaya terjadi,"kata Topher White, Chief Executive Officer dan Pendiri Rainforest Connection (RFCx).

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sosial Media (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 05:00 WIB

Pemblokiran Data di Papua dan Papua Barat

Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan…

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet: Semua Pihak di Papua Harus Bisa Menahan Diri

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta saudara-saudara sebangsa di Papua bisa menahan diri, begitupun dengan berbagai pihak lainnya dari mulai aparat TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga…

Peta Nduga Papua (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 03:07 WIB

Residen Jokowi Didorong Bentuk Special Envoy untuk Papua

Penyikapan pemerintah atas menguatnya rasisme terhadap warga Papua dan aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat, menggambarkan ketidakmampuan (unable) atau keengganan (unwilling) pemerintah…

Bukti Komitmen Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 00:12 WIB

LSPR Selenggarakan Uji Kompetensi Wartawan Bali

Bali-wartawan tergabung dari 13 media massa di Bali siap menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh LSPR-Bali dan ASEAN Public Relations Network (APRN) berkolaborasi…

Pengurus Pusat dan Dewan Pengawas AJPKM

Rabu, 21 Agustus 2019 - 23:52 WIB

Peresmian Asosiasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPKM)

Jakarta-Sebanyak 15 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari 15 perguruan tinggi di Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Asosiasi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat…