Diprediksi Akan Tumbuh Stabil, APP Kembangkan Beberapa Proyek Hunian Tapak

Oleh : Hariyanto | Kamis, 01 Agustus 2019 - 13:27 WIB

APP Kembangkan Beberapa Proyek Hunian Tapak (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
APP Kembangkan Beberapa Proyek Hunian Tapak (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada tahun 2016, Bank Dunia melaporkan, kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 920.000 unit per tahun, sedangkan angka ketersediaan hanya mencapai 400.000 unit per tahun.

Kondisi tersebut merupakan potensi pasar yang besar yang menjadi incaran para perusahaan pengembang. Permintaan akan hunian yang akan secara langsung digunakan, lebih banyak pada segmen rumah tapak dibandingkan dengan apartemen.

Segmen konsumen rumah tapak mayoritas merupakan end-user yang akan menempati secara pribadi. Sementara, konsumen apartemen masih diburu oleh segmen investor sebagai bisnis sewa properti sehingga memperoleh pemasukan.

Salah satu pengembang yang membidik pasar rumah tapak, adalah PT Adhi Persada Properti. Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini, kian agresif dalam mengembangkan hunian tapak dl portfolio proyeknya, selain pengembangan hunian vertikal yang sudah berjalan.

Pulung Prahasta, Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti mengatakan, potensi hunian tapak kedepan akan tumbuh stabil, seiring dengan pertumbuhan penduduk.

"Kami optimis, dengan konsep hunian tapak yang memiliki halaman, serta status kepemilikannya, akan menjadikan hunian ini tetap menjadi pilihan masyarakat, khususnya yang mencari hunian pertama," kata Pulung di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

"Berbeda segmen dengan hunian vertikal yang rata-rata menjadi pilihan untuk investasi bagi investor, keberadaan hunian tapak merupakan pilihan bagi masyarakat yang mencari hunian untuk ditinggali," tambah Pulung.

Terdapat beberapa proyek hunian tapak yang kini tengah dikembangkan yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur. Proyek tersebut antara lain Taman Dhika Sidoarjo Kota, Taman Dhika Batu Tulis dan yang terakhir adalah The Anggana Village.

Pulung menambahkan, saat ini untuk proyek yang sedang berjalan, yaitu Taman Dhika Sidoarjo Kota, Taman Dhika Batu Tulis dan The Anggana Village, nilai proyek mencapai sekitar Rp2 triliun.

"Total nilai tersebut terdiri dari Rp750 miliar untuk Taman Dhika Sidoarjo Kota, Rp250 miliar untuk Taman Dhika Batu Tulis, dan Rp1 triliun untuk The Anggana Village. Konsep hunian tapak yang kami kembangkan, tentu kami sesuaikan dengan kebutuhan konsumen, baik dari sisi penataan lingkungan, kualitas bangunan, fasilitas dan lain lain," tambahnya.

Untuk Taman Dhika Batu Tulis, saat ini penjualannya sudah mencapai 60%. Dikembangkan diatas lahan seluas mencapal 10 Ha dengan jummlah hunian sebanyak 400 unit, kawasan hunian tapak di Bogor inj cukup mendapat respon positif dari masyarakat. Dipasarkan mulai harga Rp 670 juta, kawasan hunian ini menyediakan berbagi tipe sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Senada dengan Taman Dhika Batu Tulis, APP juga tengah mengembangkan hunian tapak di Sidoarjo, Jawa Tlmur. Hunian tapak yang membidik pasar kelas menengah di Surabaya dan sekitarnya ini, dikembangkan di lahan seluas 30 Ha, dengan harga jual mulai dari Rp700 jutaan. Total hunian yang akan dibangun mencapai lebih dari 1.200 unit dan penjualannya telah mencapai 70%.

Kawasan hunian yang dikembangkan oleh APP selanjutnya terletak di Cibinong, yaitu The Anggana Village, yang dibangun di lahan mencapai 8,5 Ha dan berdekatan dengan Stadion Pakansari.

Hunian yang memliliki konsep “Smart living" ini akan dilengkapi Infrastruktur terintegrasi untuk mendukung penerapan teknologi terkini yang dapat memudahkan kebutuhan para penghuninya. Per unitnya ditawarkan mulai dari Rp800 juta - Rp 1 miliar dan telah terserap sebanyak 45%.

Selain proyek tersebut, sebelumnya APP juga telah mengembangkan Taman Dhika Cinere dan Taman Dhika Ciracas pada tahun 2016. Nilai kedua proyek tersebut mencapai hampir Rp80 miliar dan mendapat respons sangat positif oleh pasar.

"Ditengah lesunya pertumbuhan hunian vertikal, proyek hunian lapak yang kami pasarkan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terlebih melihat angka penjualan 2019 yang cukup tinggi, membuat kami optimis ke depan bahwa segmen ini masih memiliki potensi yang tinggi  untuk ditawarkan kepada masyarakat." kata Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti, Wahyuni Sutantri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Blues International Festival 2019(Foto Dok Industry.co.id0

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:00 WIB

Jakarta Blues International Festival 2019

Apa kabar Blues di Indonesia? …Silahkan jawab versi Anda sendiri… tapi yang pasti para penggemar-nya sedang bersiap-siap berpesta bersama di acara Jakarta Blues International Festival yang…

Deklarasi Teman Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Deklarasi Teman Juara, Ajak Generasi Milenial Berpartisipasi Kembangkan Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0

Teman Juara akan menumbuhkan semangat juara di berbagai bidang. Misalnya ketika ada yang tidak pahaman tentang bagaimana mempromosikan potensi sebuah daerah dari berbagai aspek sosial ekonomi,…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Bidik 10 Ribu IKM Masuk Pasar Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku IKM dari berbagai sektor dapat masuk ke pasar online melalui program e-Smart IKM selama periode tahun 2017-2019. Mereka…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pasca Pemilu 2019 yang telah menguras banyak tenaga dan pikiran, harus ditindaklanjuti dengan mengisi kembali pembangunan. Tidak bisa dipungkiri,…

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:30 WIB

Kemenperin Targetkan 250 Peserta Beradu Inovasi di IGDS 2019

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) kembali melakukan acara sosialisasi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2019. Tahun 2019 ini,…