Survival of the Fittest

Oleh : Herrry Barus | Rabu, 31 Juli 2019 - 14:00 WIB

Survival of the Fittest (foto Dok Industry.co.id)
Survival of the Fittest (foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sebuah kompetisi pada akhirnya hanya akan menghasilkan satu juara saja. Begitu juga pada babak kualifikasi BMW GS Trophy di Indonesia yang digelar di resort De’Pes, Sentul Jawa Barat yang meloloskan satu tim ke babak kualifikasi berikutnya di Malaysia.

Informasi dari wartawan Elsid Arendra menyatakan,  perhelatan kualifikasi dua tahunan BMW GS Trophy baru pertama kali diadakan di Indonesia. Bila tim yang lolos ke Malaysia berhasil memuncaki peringkat di negeri jiran, mereka akan mewakili Indonesia untuk pertama kali di ajang BMW GS Trophy di Selandia Baru tahun 2020.

BMW Motorrad International GS Trophy adalah ajang kompetisi pengendara motor BMW dari seluruh dunia. Dalam pertandingan ini, masing-masing tim bertanding memperlihatkan keterampilan berkendara, semangat bertarung dan kerjasama tim. Selama satu minggu penuh, seluruh tim menjalani berbagai tantangan di medan yang beragam dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat.

Acara ini diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2008 di Tunisia dan sejak itu telah diselenggarakan di Afrika Selatan, Swaziland, Mozambik, Patagonia, Kanada, Thailand, dan Mongolia. BMW GS Trophy bukanlah ajang balap kecepatan. Ini adalah tantangan keterampilan dan ketahanan yang menguji kesabaran, kematangan mental, kontrol emosi, teknik berkendara, kebugaran, keuletan, dan yang terakhir, kemampuan dan teknik berkendara para pengendara motor BMW. 

Tahap-tahapnya membuat para peserta menghadapi sejumlah tantangan yang menuntut kesiapan fisik dan mental: sering digambarkan oleh para peserta sebagai petualangan terbesar dalam hidup mereka. 

Di Indonesia, inilah pertama kali babak kualifikasi digelar oleh PT Maxindo Moto selaku pemegang merk dan distributor resmi BMW Motorrad di Indonesia. Sejak diumumkan awal Juni lalu, minat peserta diluar dugaan. Pada akhirnya Maxindo Moto harus membatasi hanya 60 peserta yang dibagi menjadi 20 tim saja yang bisa mengikuti babak pelatihan dan kualifikasi.

Untuk kepentingan acara ini, BMW Motorrad Indonesia menyiapkan puluhan motor baru tipe BMW G310GS yang telah disiapkan lengkap dengan proteksi. Semua peserta wajib untuk memakai motor standard tanpa modifikasi apapun BMW G310GS dengan konfigurasi yang sama agar kompetisi berjalan dengan adil bagi semua peserta.

 

Sabtu pagi, 27 Juli 2019 di resort De’Pes, sebelum bertanding, peserta mengikuti briefing yang dilakukan para marshall, yang terdiri dari Imanuel Pratna, Wisnu Gareng, Joel Mastana dan Budi Irawan.

Ada 10 modul telah disiapkan panitia acara, mulai dari get dressed and start the bikestand up and pull away, parallel logs, riding on a log, garage, breaking to complete stop and parking on side stand, slalom, balancing the GS with engine running, slow race dan sand.

"Tahapan ini sesuai dengan regulasi global dari BMW Motorrad. Modul pertama soal pemakaian riding gear yang sesuai standard untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kita di dalam area pertandingan." papar Joe Frans, CEO BMW Maxindo Moto.

Sedangkan modul lainnya lebih kepada menguji kemampuan para bikers melewati beragam rintangan tersebut, seperti keseimbangan, ketepatan dan kecepatan. Ada juga modul yang menguji kekompakan dan kecepatan tim.

Acara berlangsung sangat seru, dengan semangat dan candaan dari para peserta. Meski berkompetisi, mereka tetap saling mendukung dan berbagi tips untuk melewati modul yang harus dilalui.

"Untuk seluruh peserta, setelan motor kita samakan dan standar, baik kopling, rem perseneling semua kita atur dengan standar yang sama supaya adil," ungkap Joel Mastana, salah satu marshall.

Akhirnya pada acara barbeque dan penutupan malam harinya diumumkan para pemenang, baik penilaian individual dan tim, dan juga tim dengan nilai penalti paling sedikit yang akan mewakili Indonesia dalam babak kualifikasi GS Trophy tingkat Asia Tenggara pada tanggal 21 – 22 September 2019 di Malaysia. Di negeri jiran, tim terbaik di tingkat regional akan ikut babak puncak GS Trophy 2020 Oceania di New Zaland pada tanggal 9 – 16 Februari 2020.

Dan mereka yang akan mewakili Indonesia ke Malaysia adalah tim dengan tiga orang pengendara; Tri Andika Lukmana, Muhamad Khotibul Umam dan Hendrik Prabowo, merekalah tim terbaik yang dihasilkan oleh babak kualifikasi di Indonesia akhir pecan kemarin.

“Selanjutnya, tim yang jadi pemenang pertama akan dikirim ke Malaysia untuk mengikuti tahap selanjutnya, dan jika lolos di Malaysia, mereka akan bertanding babak final di Selandia Baru pada Februari 2020 mendatang. Kali ini adalah kali pertama keikutsertaan Indonesia dan semoga tim yang mewakili bisa mengharumkan nama bangsa di Selandia Baru.” pungkas Joe Frans.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Universitas Sebelas Maret

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:20 WIB

Wimboh Dikukuhkan jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

Surakarta—Untuk pertama kalinya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Beliau…

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:00 WIB

SIA-BCA Travel Fair 2019 Tawarkan Harga dan Paket Perjalanan Menarik

Singapore Airlines (SIA) bersama Bank Central Asia (BCA) kembali menyelenggarakan Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019 pada tanggal 23 – 25 Agustus 2019. Travel fair ini akan diselenggarakan…

Petani santri milenial

Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:13 WIB

Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP

Surabaya - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sekaligus koordinator OPOP Training Center, Mohammad…

Kepala Badan Karantina Kementan di Sumbar

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:43 WIB

Sumbar Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang

Padang -  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas 22,8 ribu ton produk turunan sawit asal Sumatera Barat. Produk turunan sawit  masing-masing minyak sawit…

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di UGM

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:24 WIB

BNI Syariah Dorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekonomi Syariah

Jogjakarta - BNI Syariah berusaha mendorong kedaulatan pangan. Salah satunya dilakukan dengan partisipasi bank di acara Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan…