Pelanggi Indah Canindo, Bangun Pabrik Baru

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 30 Juli 2019 - 19:48 WIB

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. berencana membangun pabrik baru di Marunda Jakarta Utara, dengan investasi sekitar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar pada 2019.
PT Pelangi Indah Canindo Tbk. berencana membangun pabrik baru di Marunda Jakarta Utara, dengan investasi sekitar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar pada 2019.

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Kinerja PT Pelanggi Indah Canindo Tbk (PICO) pada paruh pertama tahun 2019 Tbk telah dilampaui dengan catatan yang cemerlang. Nilai penjualan perusahaan pada semester pertama tahun ini mencapai Rp. 407,5 Miliar, naik 14,59% dari periode yang sama 30 Juni 2018  sebesar Rp. 355,6 miliar. 

Selain itu, perusahaan telah membagian deviden sebesar Rp5 perlembar saham pada tanggal 19 Juli 2019. "Kami berharap, pembagian deviden tersebut mampu meningkatkan kepercayaan publik khususnya investor pada perseroan," ujar Anton Hidayat, Corporte Secretary PT. Pelanggi Indah Canindo, Tbk.

Untuk kedepannya, perseroan tahun ini menargetkan penjualan meningkat menjadi Rp791,38 miliar, dimana sebesar 52% telah direalisasikan dari target yang telah ditetapkan. Pencapaian tersebut membuat perseroan optimis mampu memenuhi target yang ditetapkan, karena sejauh ini pendapatan dari sisi usaha utama atau core business telah naik signifikan sebesar 14%.

Perusahaan juga berencana untuk melakukan penambahan pabrik baru di daerah Marunda Jakarta Utara, bisa memangkas biaya pengiriman yang awalnya Rp.10.000/unit, menjadi Rp.4000. Pabrik baru akan melayani permintaan drum steel Pertamina di Wilayah Pelumpang. Sementara pabrik saat ini yang berada di Jatiuwung, Cikupa-Tanggerang dan Cilacap tetap memproduksi pengemasan Drum berbahan baja, dan pengemasan Drum berbahan plastik.

Pelangi Indah Canindo mulai mengembangkan usahanya di Indonesia pada tahun 1983 sebagai produsen pail can dan general can dalam berabagai ukuran. Tahun 1990 Pelangi Indah Canindo mengembangkan produk steel drum untuk kebutuhan industri.

Perkembangan yang terus meningkat mendorong Pelangi Indah Canindo untuk mendiversifikasi basis industrinya pada produk tabung LPG (cylinder tank) pada tahun 1994. Tahun 2000, mulai mengekspor ke Australia, Vietnam, Bangladesh dan negara-negara lainnya. Selanjutnya pada Tahun 2006, Pelangi Indah Canindo mulai memproduksi tabung LPG ukuran 3 kg untuk keperluan program koversi gas yang mulai dicanangkan pemerintah Indonesia.

Pelangi Indah Canindo adalah salah satu the leading players dalam industri metal packaging yang melayani kebutuhan industri maupun consumer sector, meliputi produk drum (steel drum), tabung LPG (cylinder tank), kaleng pail (pail can), kemasan kaleng berbagai ukuran (general can) dan cetak logam (metal printing) melayani berabagai konsumen lokal maupun internasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Harjunot Ali

Sabtu, 21 September 2019 - 21:00 WIB

Harjunot Ali Kembali Main Film Horor

Harjunot Ali dikenal sebagai bintang film drama mumpuni. Kalau kemudian Harjunot mau terlibat di film genre horor, karena ia melihat dari sutradara dan rumah produksi yang menggarapnya.

Cashbac Kembali Hadirkan Promo “Tanggal Tua, Rasa Muda”

Sabtu, 21 September 2019 - 19:59 WIB

Cashbac Kembali Hadirkan Promo “Tanggal Tua, Rasa Muda”

Bagi banyak orang, tanggal tua diwajibkan untuk menghemat pengeluaran. Tapi, kini Cashbac melepaskan kekhawatiran tersebut dengan menghadirkan Promo Tanggal Tua, Rasa Muda dengan memberikan…

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Sabtu, 21 September 2019 - 18:00 WIB

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Ikatan Guru Indonesia(IGI) memberikan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia 2019” (API 2019) sebagai wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi bagi dunia pendidikan oleh pejabat…

Penjualan perdana OPPO A9 2020

Sabtu, 21 September 2019 - 17:41 WIB

OPPO Lakukan Penjualan Perdana Perangkat Teranyar A9 2020 di Bekasi

Setelah resmi diperkenalkan pada 17 September 2019 kemarin, OPPO melakukan penjualan perdana perangkat A9 2020 di enam kota yakni Bekasi, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Medan dan Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya seusai meluncurkan masterplan pengembangan wisata religi di Kecamatan Tanara

Sabtu, 21 September 2019 - 17:40 WIB

Menpar Luncurkan Masterplan Pengembangan Wisata Religi di Kecamatan Tanara

Masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, seiring dengan diluncurkannya rencana induk tersebut.