INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pola makan yang sehat dan seimbang adalah kunci dari proses tumbuh kembang yang ideal bagi semua anak. Terlebih bagi Si Kecil yang memiliki segudang kegiatan harian mulai dari sekolah, ekskul, kursus, olahraga, dan lainnya, diperlukan penyesuaian asupan nutrisi yang bisa mendukung tingkat aktivitas yang lebih tinggi.

Advertisement

Tapi jangan khawatir, kegiatan aktif itu baik untuk kesehatan fisik juga kognitif Si Kecil juga, lho! Yang paling penting adalah cara mengatur pola makan yang sehat dan seimbang dengan kegiatan harian aktif Si Kecil.

Para orangtua harus tahu menyeimbangkan kelengkapan nutrisi Si Kecil dengan kegiatan yang melatih olah tubuhnya di luar ruangan agar dapat meningkatkan kesehatan dan kebugarannya.

Advertisement

Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) anak yang berada di Sekolah Dasar (SD) (usia 7 - 12 tahun) umumnya membutuhkan sekitar 1.800 sampai 2.050 kkal per hari. Semakin padat aktivitasnya, anak mungkin membutuhkan jumlah kalori yang lebih banyak dari ini.

Kebutuhan energi, protein, karbohidrat, dan cairan si kecil juga akan berubah seiring seiring meningkatnya aktivitas kesehariannya. Namun perlu diketahui bahwa pemenuhan kebutuhan nutrisi anak aktif bukan hanya dari penambahan porsi makan.

Advertisement

Astri Kurniati selaku Head of Nutrifood Research Center menjelaskan bahwa nutrisi yang dibutuhkan anak usia 6 - 8 tahun meliputi nutrien makro seperti karbohidrat, protein dan lemak, serta sejumlah nutrien mikro yang meliputi vitamin dan mineral.

"Karbohidrat diperlukan sebagai sumber tenaga untuk tumbuh dan beraktivitas, dan protein berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan, termasuk jaringan otot," jelas Astri pada BincangShopee edisi spesial Hari Anak Nasional bertajuk "Soccer Camp for Super Kids!" di Jakarta, Sabtu (27/7).

Advertisement

Sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah vitamin A, B kompleks, C, D, serta kalsium dan zat besi Masing-masing vitamin dan mineral dapat diperoleh dari sumber yang berbeda; pada berbagai jenis sayuran hijau dan buah-buahan, sementara vitamin D dan kalsium dapat diperoleh dari produk susu dan turunannya.

"Walau jumlah yang dibutuhkan lebih kecil dari ketiga nutrien makro di atas, nutrien mikro ini memegang peranan yang sama pentingnya dalam menunjang tumbuh kembang anak-anak," jelas Astri.

Di samping kelengkapan nutrisi, kegiatan harian Si Kecil juga harus diseimbangkan dengan aktivitas luar ruang atau berolahraga. Dengan berolahraga, anak dapat membangun otot dan tulang yang lebih kuat, serta dapat mengontrol kadar lemak dalam tubuh.

"Dengan memperkenalkan dan membiasakan olahraga sejak dini, anak juga dapat dihindarkan dari gaya hidup  sedentary, yaitu gaya hidup kurang aktif," kata Astri menjelaskan.

Usia anak-anak merupakan waktunya mereka banyak melakukan eksplorasi hal-hal baru, sehingga berbagai variasi kegiatan perlu dilakukan untuk menjawab rasa keingintahuan mereka.

Selain aktivitas fisik, beberapa aktivitas dapat dilakukan untuk membantu perkembangan aspek kognitif; seperti membaca, bermain puzzle, atau kegiatan yang berkaitan dengan seni.

Rezki Yanuar, Country Brand Manager, Shopee memaparkan, sebagai platform online yang menawarkan kemudahan bagi para orangtua dalam memenuhi kelengkapan nutrisi anak, Shopee mengadakan BincangShopee edisi spesial Hari Anak yang berkolaborasi dengan HiLo School sebagai produk susu anak pilihan.

"Pada kegiatan kali ini, kita berbagi seputar cara mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak melalui nutrisi yang lengkap dan aktivitas bergerak atau olah tubuh di luar ruang," ujar Rezki.

"Kami berharap tips dan trik yang dibagikan dapat menjadi masukan bagi para orang tua yang memiliki anak aktif," pungkasnya.