INDUSTRY.co.id - Jakarta – Bank Bukopin dan Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berkomitmen untuk mengembangkan kerja sama bisnis dengan menandatangani 3 Perjanjian Kerjasama (PKS) yaitu Pertanggungan Letter Of Credit (LC) atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Asuransi Kredit Umum Produktif Dalam Rangka Optimalisasi Aset, dan Asuransi Kredit Konstruksi & Non Konstruksi (Project Financing).
Penandatanganan PKS dilakukan di Kantor Pusat Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Jakarta oleh Direktur UMKM PT Bank Bukopin Tbk, Heri Purwanto, Direktur Operasional Ritel PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Anton Fadjar Alogo Siregar, Direktur Utama PT Bina Dana Sejahtera Dwi Andhayani serta dihadiri juga oleh jajaran manajemen dari kedua perusahaan.
Heri Purwanto menjelaskan kerja sama antara Bank Bukopin dengan Askrindo sebagai perusahaan penjamin terhadap pembiayaan yang diberikan Bank Bukopin kepada debitur untuk produk LC/SKBDN dan juga pembiayaan project financing untuk membiayai proyek pemerintah, BUMN dan anak perusahaannya serta BUMD, dimana debitur tersebut diwajibkan juga untuk menggunakan produk Bank Garansi dari Bank Bukopin.
“Saat ini Bank Bukopin bekerja sama dengan Askrindo untuk produk Bank Garansi Penjaminan kontra bank garansi dan melalui kerjsama produk bank garansi ini ada potensi bisnis yang dapat dikembangkan melalui produk LC/SKBDN dan Project Financing,” katanya di Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Pertumbuhan produk trade finance di Bank Bukopin, termasuk LC/SKBDN dan Bank Garansi per Juni 2019 sudah melampaui target yang ditetapkan. Perseroan optimistis melalui kerja sama ini Bank Bukopin akan dapat semakin memacu penyaluran LC/SKBDN. Melalui kerja sama ini, Bank Bukopin berharap dapat mendorong peningkatan pendapatan feebased sebesar Rp 50 miliar sampai dengan akhir 2019.