Menteri Rini: Kehadiran BUMNShop Dorong Peningkatan Kesejahteraan Warga Desa

Oleh : Herry Barus | Rabu, 24 Juli 2019 - 12:00 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

INDUSTRY.co.id - Sukabumi -Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali bersinergi memperluas jaringan layanan BUMN Shop untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa. Perluasan ini salah satunya dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat.

Selain menjual produk-produk barang dan jasa yang dihasilkan BUMN, BUMNShop juga menjual produk-produk UMKM karya masyarakat sekitar.

Keberadaan BUMNShop nantinya juga akan meningkatkan layanan inklusi keuangan di masyarakat desa melalui berbagai layanan transaksi keuangan.

Menteri BUMN, Rini M. Soemarno menargetkan akan ada 100 BUMNShop di Kabupaten Sukabumi. Saat ini 49 BUMNShop telah hadir untuk memenuhi kebutuhan warga di desa-desa di Sukabumi.

"Saya ke sini mengecek langsung dan memastikan yang sudah kita bangun berjalan baik. Ke depan kami akan mengevaluasi skala ukurannya sehingga bisa juga menampung UKM lokal," ungkap Menteri Rini di sela sela kunjungannya.

Ada pun produk-produk BUMN yang dijual di BUMNShop yaitu layanan penjualan kebutuhan sembako, obat-obatan, BBM dan LPG, kebutuhan pulsa, pupuk dan lain lain.

Selain menjual kebutuhan sehari-hari, di BUMNShop juga terdapat Pertashop yaitu layanan Pertamina yang memberikan akses energi bagi masyarakat di perdesaan terutama daerah terpencil dengan menyediakan One Stop Pertamina Product yaitu BBM, LPG dan Pelumas.

Sekitar 22 Pertashop kini telah beroperasi di Sukabumi dan ditargetkan bertambah hingga 30 Pertashop.

Pentingnya Digitalisasi

Menteri Rini juga menegaskan tentang pentingnya digitalisasi dalam mendukung penjualan produk-produk di BUMNShop. Digitalisasi juga akan membantu pemasaran dan perluasan usaha.

"Upaya-upaya ini, tidak sebatas pada ketersediaan produk, tapi juga pemikiran jangka panjang. Bagaimana bisa menambah lapangan pekerjaan dan menciptakan aktivitas produktif di tengah masyarakat," tegas Rini.

Untuk mendukung permodalan BUMNShop yang sudah beroperasi, BNI telah memberikan fasilitas pinjaman berupa kredit kemitraan kepada 6 BUMDes sebagai modal kerja BUMN Shop. Skema pinjaman ini diharapkan akan menjadi percontohan bagi pengembangan BUMDes lainnya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis kredit kemitraan kepada BUMDes Motekar yang diwakili oleh pak Ilman selaku ketua BUMDes dan simbolis KUR ke salah satu pelaku UKM di Sukabumi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar (Foto: Herlambang/Industry.co.id)

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:01 WIB

Ditopang RUU Cipta Kerja, Kawasan Industri Bakal Makin Gesit Tarik Investasi

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan industri memiliki peran penting dalam menarik investasi…

Peluncuran naskah kebijakan Advancing Indonesia 4.0 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 27 Februari 2020 - 19:15 WIB

Luncurkan Naskah Kebijakan Advancing Indonesia 4.0, SwissCham Ingin Boyong Banyak Perusahaan Swiss Investasi di Tanah Air

Indonesian Chamber of Commerce (SwissCham Indonesia) hari ini meluncurkan naskah kebijakan dengan tema Advancing Indonesia 4.0: An Opportunity for Transformation. Naskah tersebut merupakan rangkaian…

Cetak SDM Tangguh, Swiss German University Terapkan Kampus Merdeka

Kamis, 27 Februari 2020 - 18:55 WIB

Cetak SDM Tangguh, Swiss German University Terapkan Kampus Merdeka

Salah satu tren transformasi yang dilakukan adalah kebijakan Kampus Merdeka yang keempat, di mana SGU sebagai perguruan tinggi memberikan pelatihan kepada siswa untuk magang atau praktik kerja…

panin bank-foto -Istimewa

Kamis, 27 Februari 2020 - 18:45 WIB

PaninBank Berhasil Raup Laba Rp. 3,5 Triliun di 2019

Kinerja PaninBank Tahun 2019 menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Laba bersih tercatat sebesar Rp. 3,5 triliun terutama dari peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp. 9,08 triliun,…

KEK Arun Lhokseumawe Aceh

Kamis, 27 Februari 2020 - 18:30 WIB

Gara-gara Proses Perizinan Lambat, Investor Ogah Tanam Investasi di KEK

Pemerintah terus menggenjot pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh wilayah Indonesia. Namun, diperlukan stimulus berupa insentif khusus, fiskal ataupun nonfikal dalam pengembangan…