FAO Apresiasi Kementan Berhasil Kendalikan Flu Burung

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:13 WIB

Foto Ilustrasi flu burung H9N2
Foto Ilustrasi flu burung H9N2

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa (FAO) memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah berhasil dalam pelaksanaan pengendalian dan penanggulangan penyakit Avian Influenza (AI) atau yang lebih dikenal sebagai Flu Burung (FB).

Hal tersebut disampaikan oleh Stephen Rudgard, FAO Representative for Indonesia and Timor Leste melalui suratnya kepada I Ketut Diarmita, Dirjen PKH, Kementan, (19/07/2019).

Penyakit AI atau FB adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang semua jenis unggas domestik termasuk ayam, bebek, dan burung puyuh, serta diketahui dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Flu burung adalah salah satu dari 15 penyakit hewan yang dapat ditularkan ke manusia (zoonosis) prioritas untuk dikendalikan bagi Pemerintah. Indonesia tertular virus flu burung sejak tahun 2003 yang menyebar ke beberapa wilayah dalam beberapa tahun saja. Dalam rangka melindungi kesehatan manusia dan produksi ternak unggas di Indonesia, pemerintah gencar melakukan program pengandalian dan penanggulangan flu burung. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, angka tahunan kasus FB turun dari 2751 pada tahun 2007 ke 476 pada tahun 2018.

Atas pencapaian dalam pengendalian dan penanggulangan FB tersebut, James McGrane, Team Leader FAO ECTAD Indonesia mewakili Stephen memberikan penghargaan kepada Ketut atas kepemimpinannya dalam pelaksanaan program.

"Sir, your leadership has inspired Indonesia to protect the community from zoonotic disease threats. Thank you for your great partnership!" Atau "Pak, kepemimpinan Anda telah menginspirasi Indonesia untuk melindungi masyarakat dari ancaman zoonosis. Terima kasih atas kemitraan yang hebat!"

Demikian pernyataan Stephen dan James yang ditulis pada foto/lukisan yang diserahkan kepada Ketut. Pada kesempatan tersebut, FAO Indonesia melalui James juga menyerahkan surat pernyataan apresiasi yang senada untuk Dirjen PKH tersebut.

“FAO telah mendukung program Kementan dalam pengendalian dan penanggulangan FB sejak tahun 2006. Sepanjang kerjasama selama 13 tahun ini, kami mengapresiasi angka kasus penyakit flu burung yang terus menurun,” kata James.

Ketut mewakili Kementan juga menyampaikan apresiasinya kepada FAO atas kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas pengendalian dan penanggulangan zoonosis, khususnya FB di Indonesia. Menurutnya, banyak keberhasilan yang telah diperoleh dalam kerangka kerjasama Pemerintah Indonesia-FAO dengan dukungan USAID ini.

Lanjut Ketut, pada saat ini pengendalian dititikberatkan pada peningkatan biosekuriti pada peternakan dan sertifikasi kompartemen bebas avian influenza (AI), dan pemantauan dinamika virus AI yang beredar di lapangan untuk tujuan produksi dan penggunaan vaksin yang efektif dalam melindungi peternakan.

"Implementasi strategi ini berhasil menekan kasus flu burung di peternakan rakyat, juga memberikan sertifikasi kompartemen bebas AI bagi peternakan komersial. Keberhasilan sertifikasi tersebut membuat produk unggas Indonesia dapat diekspor ke beberapa negara" pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

Rabu, 13 November 2019 - 08:30 WIB

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe melakukan kegiatan ekspor perdana komoditas Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 5.442 Metrik Ton yang akan dikirimkan ke Pelabuhan…

OttoPay jalin kerja sama dengan aplikasi pembayaran digital dari Bank

Rabu, 13 November 2019 - 08:20 WIB

Permudah Transaksi, OttoPay Jalin Kerja Sama dengan Aplikasi Pembayaran Digital dari Bank

Aplikasi pembayaran non tunai, OttoPay menjalin kerja sama dengan berbagai bank yang memiliki aplikasi pembayaran digital.

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Program Rehabilitasi Orangutan

Rabu, 13 November 2019 - 08:00 WIB

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Program Rehabilitasi Orangutan

Sebagai wujud kepedulian terhadap satwa yang dilindungi, PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Pupuk Kaltim dan PT Rekayasa Industri (Rekind) menyalurkan bantuan mobil operasional…

PT Dahana Persero

Rabu, 13 November 2019 - 07:30 WIB

DAHANA Tawarkan Layanan Total Explosives Solution

-Industri bahan peledak menawarkan medan yang kompetitif bagi para pelakunya. Inovasi menjadi kata kunci untuk terus memenangkan persaingan dalam industri ini. Dengan beragam sektor pengguna,…

Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera AJBB (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 13 November 2019 - 07:12 WIB

Ini Komitmen AJB Bumiputera Terhadap Klaim Nasabah

Jakarta - Bumiputera pada tahun 2018 telah membayarkan klaim kepada Pemegang Polis dengan total sekitar Rp. 3,9 Triliun dan di tahun 2019 sampai dengan September 2019 total sekitar Rp. 2,1 Triliun,…