OpenGov Asia Berikan Penghargaan Inisiatif Agriculture 4.0 untuk Kementan

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 20 Juli 2019 - 08:41 WIB

Mentan Amran Sulaiman saat tinjau Toko Tani Indonesia
Mentan Amran Sulaiman saat tinjau Toko Tani Indonesia

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Kementerian Pertanian dan sektor pertanian Indonesia kembali menorehkan prestasi tinggi. Di kancah internasional Kementan diberi apresiasi oleh Organisasi  OpenGov Asia yang memberikan penghargaan atas inisiatif pemanfaatan teknologi yang inovatif di sektor publik dalam rangka optimalisasi kerja pemerintah, memberikan peningkatan pelayanan masyarakat, serta memberikan inovasi terobosan yang baru.

Mohit Sagar Group Managing Director dan Editor in Chief OpenGov Asia mengatakan Kementerian Pertanian Indonesia dinilai telah secara konsisten dan luar biasa dalam upaya menerapkan inovasi teknologi dalam pembangunan pertanian. Kementerian Pertanian dinyatakan sangat layak mendapatkan penghargaan dalam kategori inisiatif Agriculture 4.0.

Pemberian penghargaan dilakukan bersamaan ditengah pertemuan tahunan *Indonesia OpenGov Leadership Forum* yang ke-4 yang diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 2019 di JW Marriot Hotel Jakarta. Lebih dari 250 utusan senior eksekutif dari Instansi pemerintah, BUMN, Perbankan dan Pendidikan Tinggi di Indonesia hadir pada forum tersebut. Kementan diwakili Pusat Data dan Informasi Pertanian hadir menerima langsung penghargaan bergengsi ini. Turut menerima penghargaan dari instansi pemerintah lainnya adalah Pemprov Jawa Barat, DKI Jakarta, Badan Pusat Statistik, Kementerian ESDM, Kementerian KKP, dan Dirjen Pajak.

Mohit mengatakan pemilihan Kementan sebagai salah satu penerima penghargaan dilakukan secara Independen tim teknis OpenGov Asia tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tim teknis menilai Kementan telah berinisiatif untuk memanfaatkan teknologi secara masif dan konsisten dalam percepatan pembangunan pertanian modern, yaitu dengan menggunakan sensor canggih, robotic atau mekanisasi, pemetaan berbasis informasi geospasial dan teknologi cuaca. Implementasi dari teknologi ini dinilai telah mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat petani.

"Peralatan canggih ini beserta sistem pertanian yang akuratif dan sistem robotik memungkinkan pertanian menjadi lebih menguntungkan, efisien, aman dan ramah lingkungan. Kami menilai Menteri Pertanian Indonesia memiliki leadership yang kuat sehingga ini semua terjadi", ungkap Mohit.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyambut baik penghargaan dari OpenGov Asia tentang inisiatif Pertanian 4.0, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi organisasi internasional ini yang secara fair menilai Kementan berhasil menerapkan Pertanian 4.0. "Sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi untuk melakukan inovasi dan pemanfaatan teknologi modern dalam pertanian. Kami terapkan betul mulai dari perbenihan, olah tanah, monitoring pertanaman, hingga masa panen", Ujar Amran.

Mentan mengatakan Kementan selama 5 tahun ini telah membuktikan teknologi bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan menurunkan kemiskinan. Berdasarkan data BPS, rata-rata upah riil buruh tani di desa naik 0,93 persen. Sedangkan Nilai Tukar Petani (NTP) berada diatas 100, dengan nilai berturut-turut sebesar 103,33; 102,94; dan 102,73. Hal ini berarti daya beli petani semakin baik, dan kesejahteraan mereka semakin meningkat.

"kami akan cetak 1 juta petani milenial yang nantinya dapat menjadi pengusaha atau agripreneur hingga tahun 2020. Petani tidak lagi soal bertani, tapi juga soal korporasi petani. Maka modernisasi terus didorong agar makin banyak petani muda", tegas Amran.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Senin, 18 November 2019 - 14:05 WIB

Sampai Akhir Tahun 2019, Kemenperin Bidik Ekspor Industri Aneka Tembuh USD 4,66 Miliar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan pertumbuhan ekspor industri Aneka dalam negeri mampu mencapai 10 persen pada akhir tahun 2019.

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

Senin, 18 November 2019 - 13:21 WIB

Aktifitas Bongkar Muat Alat Berat, Spareparts IPCC Melambat

Jakarta - Belum sepenuhnya pulih sektor pertambangan, perkebunan, maupun infrastruktur membuat permintaan berbagai alat berat masih cenderung stagnan. Bahkan masih menunjukan pelemahan. Kondisi…

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno

Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB

Tak Hanya Hancurkan Sektor IHT, Revisi PP 109/2012 Bakal Rugikan 2 Juta Tenaga Kerja

Industri Hasil Tembakau (IHT) nasional semakin terpuruk akibat usulan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk merevisi Peraturan Pemerintah 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung…

PT Intiland Development Tbk (DILD)

Senin, 18 November 2019 - 13:01 WIB

Intiland Gandeng Tokopedia Untuk Pemasaran Perumahan Talaga Bestari

Kerjasama ini sekaligus juga sebagai upaya mengantisipasi perubahan habit transaksi para konsumen di era digital serta sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat luas dalam memperoleh informasi…

Hypertherm announces successful raid of counterfeiting operation in Vietnam

Senin, 18 November 2019 - 12:35 WIB

Hypertherm announces successful raid of counterfeiting operation in Vietnam

Hypertherm announces successful raid of counterfeiting operation in Vietnam