Menguasai Property Management Melalui E-Learning

Oleh : Hariyanto | Kamis, 27 Juni 2019 - 14:37 WIB

Tifanny Meilianti, Project Manager E-Learning GMT Institute
Tifanny Meilianti, Project Manager E-Learning GMT Institute

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di era digitalisasi yang semakin berkembang, kebutuhan akan konsep suatu pembelajaran berbasis teknologi mulai diminati oleh banyak kalangan, mulai dari pendidik hingga pebisnis. 

Perkembangan digitalisasi ini mempengaruhi proses yang semula memakai metode konvensional bertransformasi menjadi metode digital yang di nilai lebih modern dan praktis. Dalam dunia pembelajaran kita mengenal konsep e-learning yang mulai dikembangkan oleh lembaga-lembaga pelatihan dan pendidikan sebagai sarana pembelajaran.

Seperti diketahui, e-learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam proses pembelajarannya untuk memudahkan para pengguna. Program e-learning dimulai dengan perencanaan dan fokus pada kebutuhan bahan pembelajaran. Konsep e-learning memiliki banyak manfaat diantaranya:

1. Lebih efektif dan efisien

Pembelajaran menggunakan e-learning di nilai lebih efektif karena mempermudah pesertanya, contohnya lokasi belajar tidak terjangkau dan membutuhkan waktu tempuh yang lama sehingga memakan banyak biaya untuk transport dan akomodasi, tetapi dengan adanya e-learning ini kita tidak harus datang ke lokasi belajar sehingga biaya studi menjadi lebih ekonomis.

2. Belajar di mana dan kapan saja

Seseorang dapat mengatur sendiri waktu mereka dalam belajar tanpa bergantung pada jadwal dan harus datang ke tempat atau lokasi belajar. Dengan metode pembelajaran konvensional kita harus menyesuaikan jadwal dan harus hadir ke lokasi belajar atau kelas yang ditetapkan. Tetapi dengan e-learning, kita dapat belajar kapan saja dan di mana saja yang kita inginkan.

3. Belajar menjadi lebih fleksibel

Para peserta dapat mengakses bahan-bahan yang ingin dipelajari setiap saat serta dapat di ulang. Peserta didik bisa belajar secara bebas serta dapat memperluas jaringan pembelajaran lebih luas secara global.

4. Memanfaatkan teknologi / mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi

Dengan penggunaan e-learning, para peserta akan semakin mengerti dan dapat mengikuti perkembangan zaman. E-Learning membuat kita “melek teknologi” dan menyadari perkembangan teknologi yang tidak dapat kita hindari.

Tifanny Meilianti, Project Manager E-Learning GMT Institute menuturkan, salah satu contoh e-learning yang ada dalam dunia pelatihan khususnya bidang property yaitu e-learning “Property Management Course” yang dikembangkan oleh GMT Institute. 

"Program E-Learning GMT Institute merupakan e-learning pertama dan satu-satunya di Indonesia yang konsen terhadap ilmu building atau property management," jelas Tifanny Meilianti di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Perlu diinformasikan, GMT Institute merupakan lembaga kursus dan pelatihan mengenai property management yang sudah berdiri dari tahun 2004 dan telah menghasilkan lebih dari 3.800 alumni di seluruh Indonesia. 

Tifanny melihat bahwa, peluang dan kebutuhan pembelajaran mengenai property management sebenarnya banyak diminati kalangan penggiat property, tetapi hingga kini literasi dan pembelajaran mengenai property management masih terbatas. 

"Untuk itu GMT Institute mengembangkan e-learning ini untuk memenuhi kebutuhan para penggiat dan komunitas property," ucapnya.

Dengan adanya e-learning ini, kata dia, para peserta tidak perlu lagi datang dan duduk di kelas untuk mendapat pelajaran tetapi peserta hanya perlu membuka gadget dan membeli modul yang ditawarkan GMT Institute. 

"Peserta sudah mendapatkan video pembelajaran, modul online dan mendapatkan sertifikat jika lulus dalam test online e-learning GMT Institute," tambahnya.

Modul yang ditawarkan oleh GMT Institute terdiri dari overview property management, insurance in property, legal aspect, housekeeping & hospitality, pest control, mechanical electrical & plumbing, finance in property, fire safety management, security & safety, parking, tenant relation, serta fit out guide . 

"GMT Institute akan terus berupaya mengembangkan modul pembelajaran untuk dapat memenuhi kebutuhan para penggiat property dalam property management," ungkap Tifanny.

Lebih lanjut, untuk bisa mengakses e-learning GMT Institute, peserta dapat membuka website GMT Institute di www.e-learning.gmtinstitute.com dan dapat memilih modul atau materi apa yang diinginkan. GMT Institute juga akan terus mengembangkan program ini dengan membuka pembelajaran di U-demy. 

"E-learning ini hadir untuk mempermudah para penggiat property yang membutuhkan panduan dan menambah wawasan mengenai property management," tutupnya.
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil saat musnahkan komoditas Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:55 WIB

Barantan Gandeng Polri Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jakarta - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menjalin kerjasama dengan Kepolisian. Kerjasama dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…