INDUSTRY.co.id - Jakarta - Para pemegang saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), emiten Bursa Efek Indonesia yang mengembangkan berbagai properti di Surabaya dan Jakarta, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (25/06/2019), menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2018 sebesar Rp337 miliar (Rp7 per saham).
“Total nilai dividen yang dibagikan tersebut mencapai sekitar 13% dari laba bersih konsolidasi 2018 perseroan yang bernilai total Rp2,543 triliun,” ujar Minarto Basuki, Direktur yang merangkap sebagai Corporate Secretary PWON, dalam acara paparan publik usai RUPST.
Minarto menegaskan, pembagian dividen tunai tersebut paling lambat akan dilaksanakan pada 25 Juli 2019. Di samping itu, para pemegang saham dalam RUPST tersebut juga menyetjui pengalokasian dana sebesar Rp1 miliar yang diambil dari laba bersih 2018 tersebut sebagai dana cadangan.
Minarto juga menjelaskan, manajemen PWON akan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) bernilai Rp1 triliun yang diambil dari kas perseroan untuk membiayai pembelian tanah guna meningkatkan cadangan lahan (landbank) pada tahun ini. Hingga kini, perseroan masih memiliki lahan cadangan seluas 445,4 hektar yang tersebar di Surabaya dan Jakarta.
Sementara itu, Wong Boon Siew Ivy, Direktur PWON, mengungkapkan, manajemen perseroan menargetkan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp2,2 triliun pada 2019. Target tersebut sama seperti besarnya marketing sales yang diraih perseroan pada 2018.
“Pendapatan perseroan pada tahun ini ditargetkan masih dapat tumbuh sekitar 9%. Pasalnya, pendapatan berkelanjutan (recurring income) perseroan yang berasal dari pusat perbelanjaan ritel masih akan memberikan tambahan organik pada tahun ini,” papar Ivy.
Di samping itu, demikian Ivy, pengoperasian Pakuwon Mall tahap ke-4 pada triwulan ketiga 2019 dan pengoperasian dua hotel di Pakuwon Mall pada semester kedua tahun ini juga bakal terus mendukung pertumbuhan pendapatan perseroan. (Abraham Sihombing)