INDUSTRY.co.id, Jakarta - Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik. Pada mulanya, Dekopin menetapkan Kota Semarang sebagai tuan rumah setelah mendapat lampu hijau dari Pemda Jawa Tengah dalam Rakernas Dekopin di Semarang, pada Oktober 2018. Belakangan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengusulkan Kota Purwokerto menggantikan Kota Semarang.
“Pak Gubernur memiliki beberapa pertimbangan penting dan menarik. Pertama, Kota Purwokerto memiliki sejarah dan potensi besar di bidang ekonomi, wisata, budaya, dan kearifan lokal. Pemda Jawa Tengah ingin mengangkat Kota Purwokerto dengan memperbanyak event berskala nasional dan internasional. Salah satunya, dengan menjadi tuan rumah Harkopnas 2019. Kedua, pencetus koperasi pertama Indonesia, Raden Ngabei Ariawiraatmadja, berasal dari Purwokerto,” Ketua Harkopnas 2019 Pahlevi Pangerang memaparkan.
Beberapa alasan dan pertimbangan yang disampaikan Gubernur Jateng pun disetujui dalam Rapat Pimpinan Paripurna Dekopin pada Desember 2018. Apalagi, Pemda Jateng menjamin bahwa Pemda Kabupaten Banyumas sudah berpengalaman menggelar berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Keputusan RPP Dekopin itu kemudian dikukuhkan dalam Rakernas Dekopin pada Januari 2019 di Palembang.
Selain beberapa pertimbangan Pemda Jateng itu, gerakan koperasi juga ingin memberikan apresiasi terhadap jasa dan ketokohan salah satu putra terbaik Purwokerto, Raden Ariawiraatmadja, sebagai pencetus dan pendiri koperasi Indonesia pertama dengan mendirikan bank simpan pinjam bernama “Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto’ di Leuwiliang, Purwokerto, tahun 1895. Bank simpan pinjam itu adalah embrio kelahiran Bank Rakyat Indonesia (BRI). Berdiri pada 16 Desember 1895, kelahiran lembaga keuangan tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari kelahiran BRI.
“Pimpinan Paripurna Dekopin dan Rakernas Dekopin menyambut positif dan mendukung penuh visi dan misi Gubernur Jateng memoromosikan Kota Purwokerto, salah satunya melalui acara puncak Harkopnas 2019. Dengan menetapkan Purwokerto, Dekopin juga ingin memberikan penghargaan yang
tinggi kepada pendiri koperasi pertama di Indonesia, Raden Ariawiraatmadja. Ini keputusan bersejarah karena selama ini perhatian gerakan koperasi lebih tertuju ke Tasikmalaya, kota Kongres Koperasi I yang melahirkan Dewan Koperasi Indonesia pada 12 Juli 1947,” ujar Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid.
Pahlevi Pangerang menjelaskan bahwa bentuk apresiasi kepada tokoh koperasi Raden Ariawiraanmadja ialah kegiatan ziarah ke makam Raden Ariawiraatmadja di TPU Purwokerto pada Kamis, 11 Juli 2019. Rencananya, kegiatan Tabur Bunga dan Doa Bersama akan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Ketua Umum Dekopin, pejabat Kabupaten Banyumas, jajaran TNI, dan Polri.