Bulan Mei 2019, Jumlah Penumpang SIA Group Meningkat Sebesar 8,0 Persen

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 Juni 2019 - 19:38 WIB

Singapore Airlines (ist)
Singapore Airlines (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pada bulan Mei 2019, jumlah penumpang yang diangkut oleh SIA Group (diukur dalam pendapatan penumpang per kilometer) mengalami peningkatan sebesar 8,0% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, melebihi pertumbuhan kapasitas (diukur dalam jumlah kursi yang tersedia per kilometer) sebesar 6,8%. Tingkat keterisian penumpang (PLF) mengalami peningkatan sebesar 0,9% poin persentase menjadi 80,5%.
 
Menurut informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (20/6/2019) menyebutkan PLF Singapore Airlines meningkat sebesar 1,1 poin persentase dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi 79,8%. Jumlah penumpang yang diangkut meningkat sebesar 9,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara kapasitas bertambah sebesar 8,0%.

PLF meningkat pada sebagian besar wilayah rute penerbangan, terkecuali di Asia Timur dan Amerika yang disebabkan oleh pertumbuhan kapasitas yang signifikan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mempertahankan kinerja RASK (pendapatan per kursi yang tersedia-kilometer) pada beberapa bulan mendatang.
 
Jumlah penumpang yang diangkut oleh SilkAir mengalami peningkatan sebesar 0,9%, sementara kapasitas mengalami penurunan sebesar 1,2%. Pengalihan rute penerbangan ke Scoot dan penarikan sementara armada Boeing 737 MAX 8 dari layanan telah mengurangi kapasitas SilkAir.

PLF mengalami peningkatan sebesar 1,6 poin persentase menjadi 75,1%, dengan peningkatan pada seluruh wilayah rute penerbangan. SilkAir menambahkan kota pertamanya di Korea Selatan ke dalam jaringan dengan peluncuran penerbangan langsung menuju Busan mulai dari tanggal 1 Mei 2019.
 
Jumlah penumpang yang diangkut oleh Scoot juga mengalami pertumbuhan yang sebanding dengan penambahan kapasitas sebesar 5,2%. Akibatnya, PLF tetap berada pada 85,3%. Sementara itu, PLF Scoot mengalami peningkatan di wilayah Asia Barat, sementara Asia Timur dan wilayah lainnya mengalami penurunan sebagaimana permintaan tidak mengimbangi peningkatan kapasitas.

Selama bulan Mei 2019, Scoot meluncurkan rute penerbangan terbaru menuju Trivandrum dan Wuhan yang sebelumnya dilayani oleh SilkAir. Layanan Scoot ke Bengaluru dan Shenzhen telah dihentikan dan dialihkan ke SilkAir sebagai bagian dari optimalisasi rute dalam SIA Group. Penerbangan ke Honolulu juga ditunda karena lemahnya permintaan.
 
Tingkat keterisian kargo (CLF) menurun sebesar 2,1% yang dikarenakan oleh penurunan lalu lintas kargo (diukur dalam ton beban kargo per kilometer) sebesar 3,2%, melebihi penyusutan kapasitas kargo sebesar 0,2%. Seluruh wilayah rute penerbangan mengalami penurunan CLF, kecuali Amerika.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 18 September 2019 - 18:15 WIB

Menperin Akui Investasi Korsel Perkuat Struktur Industri Manufaktur RI

Kementerian Perindustrian aktif menarik investor Korea Selatan untuk terus menanamkan modalnya di Indonesia agar bisa memperkuat struktur sektor manufaktur di dalam negeri. Langkah ini juga…

Noesita Indriyani Ketua Panitia Pelaksana HLN ke-74.

Rabu, 18 September 2019 - 18:00 WIB

MKI Dukung Pengembangkan Energi Terbarukan dan Teknologi Terkait Listrik 4.0

Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengadakan press conference terkait “Road to HLN”, 20 Hari Menjelang Penyelenggaranaan Acara Hari Listrik Nasional ke-74. Pelaksanaan Press Conference…

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Rabu, 18 September 2019 - 17:12 WIB

Indonesia Fintech Expo 2019 Komitmen Regulator dan Industri Fintech Terhadap Inklusi Keuangan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) akan menyelenggarakan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 pada tanggal 23 dan 24 September 2019 di…

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 17:05 WIB

Kemenperin Tunjuk 10 Perusahaan Jadi Pilot Pendampingan Industri 4.0

Kementerian Perindustrian telah melakukan pendampingan implementasi perdana industri 4.0 kepada 10 perusahaan manufaktur nasional.

Direksi PT Kimia Farma (Persero) Tbk

Rabu, 18 September 2019 - 17:00 WIB

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Kimia Farma (Persero) Tbk

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada Rabu, 18 September 2019. Keputusan RUSPLB menyetujui Penambahan Modal Perseroan…