INDUSTRY.co.id - Jakarta - Saham PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan & investasi, untuk pertama kalinya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (19/06/2019).

Advertisement

Pada sesi pertama perdagangan, harga SFAN langsung mengalami lonjakan 69,15% menjadi Rp318 per saham dibandingkan harga yang ditetapkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) sebelumnya sebesar Rp188 per saham.

“Dalam PUPS ini, kami menawarkan 212,5 juta lembar saham. Volume tersebut setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PUPS. Dana yang diperoleh dari PUPS ini mencapai Rp39,95 miliar,” papar Hary Herdiyanto, Presiden Direktur SFAN, pada acara peresmian perdagangan perdana dan pencatatan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/06/2019).

Advertisement

Hary mengemukakan, perseroan dalam PUPS ini juga menerbitkan Waran Seri I yang diberika secara cuma-Cuma bagi investor yang meakukan pemesanan saham di pasar primer. Total waran yang diberikan mencapai 297,5 juta lembar.

“Setiap pemegang lima saham perseroan akan memperoleh tujuh waran yang dapat dikonversi menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp235 per saham. Dengan demikian, total dana PUPS dan pelaksanaan waran diharapkan mencapai Rp109,85 miliar,” ujar Hary.

Advertisement

Hary menuturkan, sekitar 58% dari dana hasil PUPS tersebut akan digunakan untuk memperkuat modal anak usaha perseroan, yaitu PT Surya Fajar Sekuritas dan PT Bursa Akselerasi Indonesia. Adapun sisanya 42% digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan investasi dan modal kerja perseroan. (Abraham Sihombing)

 

Advertisement