Kepercayaan Konsumen Meningkat, Crown Group Bidik Penjualan Hingga Rp 200 Miliar di Akhir pekan Ini

Oleh : Ridwan | Selasa, 18 Juni 2019 - 11:05 WIB

CEO Crown Group, Iwan Sunito (Foto Ridwan/Industry.co.id)
CEO Crown Group, Iwan Sunito (Foto Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Australia saat ini tengah menikmati kembalinya kepercayaan konsumen yang tinggi setelah Reserve Bank memangkas suku bunga resmi dari 1,5% ke rekor terendah baru menjadi 1,25%. Ekonom percaya akan ada satu atau dua pemotongan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini, mungkin awal bulan depan. Terakhir kali terjadi perubahan tarif adalah pada bulan Agustus 2016.

Pemotongan suku bunga disambut baik oleh para pembeli hunian dan investor properti ditambah dengan hasil pemilihan Federal baru-baru ini, dimana partai Liberal tetap berkuasa untuk periode selanjutnya, sehingga memberikan kepastian lebih di pasar hunian di Australia.

Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, dirinya telah melihat lonjakan kepercayaan dan aktivitas pembeli dalam dua minggu terakhir, sebagai reaksi dari hasil pemilihan umum. Hal ini diperkuat oleh keputusan terbaru dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) untuk melonggarkan pembatasan pinjaman untuk para pembeli hunian, dan sekarang, penurunan suku bunga terbaru.

"Crown Group telah menikmati awal yang baik untuk tahun ini, dengan penjualan meningkat secara eksponensial sejak Januari hingga 60% setiap bulannya. Dari Januari, penjualan meningkat dua kali lipat dalam sebulan, lalu naik tiga kali lipat dari Februari ke Maret, lalu naik 25% menjadi 11 penjualan di bulan April," kata Iwan dalam kterangan resminya di Jakarta, Selasa (18/60).

Dijelaskan Iwan, hingga saat ini, tim penjualan kami mengalami lonjakan besar dalam permintaan sebagai hasil dari hasil pemilihan Federal dan keputusan APRA dalam dua minggu terakhir. Namun, ini merupakan kelanjutan dari tren yang dimulai sejak pergantian tahun ketika investor da;am negeri Australia dan luar negeri mulai kembali ke pasar dan mencari peluang baru untuk membeli.

"Kami mengharapkan untuk mendapatkan Rp200 miliar lagi dalam penjualan minggu ini dan di paruh kedua tahun ini, kami berharap akan sangat lancar, dengan penjualan di Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group meningkat dari bulan ke bulannya. Pemburu properti ada di luar sana dan mereka siap untuk menggelontorkan dananya, mereka hanya memilih waktu yang tepat dan sekarang waktunya lebih baik dari sebelumnya," tuturnya.

Menurutnya, sampai dengan saat ini, tim penjualannya masih melihat permintaan yang besar dari pembeli kami untuk enam proyek pengembangan yang sedang dibangun Crown Group di Sydney, Melbourne dan Brisbane. 

"Kami berharap akan melihat lonjakan pembeli pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan jumlah peminat yang besar pada peluncuran kami di West End Brisbane akhir tahun ini, sekarang kepercayaan pasar telah kembali," katanya.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan, munculnya kembali kepercayaan pasar dikarenakan fundamental ekonomi Australia masih sehat, pertumbuhan ekonomi solid, suku bunga dan inflasi rendah, pengangguran masih rendah, dan sebagai hasil dari setiap kebijakan yang memungkinkan keuangan dijamin lebih cepat dan mudah akan menanamkan rasa percaya diri yang lebih luas di antara pembeli.

Berita baik ini juga juga telah merambah ke departemen leasing perusahaan, Crown Property Agency. Direktur Manajemen Properti Crown Group Anthony Caudullo, mengatakan tim leasing yang berdedikasi dan berpengalaman di Crown Property Agency telah dibanjiri dengan pertanyaan dari 20.000 database penyewa yang kuat sejak merilis daftar pertama dari 100 unit apartemen baru di Green Square awal bulan lalu.

"Di Infinity by Crown Group, kami memiliki 800 permintaan sewa sejak kami merilis 100 apartemen baru pertama untuk disewakan pada 4 Mei, dengan 582 orang yang muncul pada hari itu ketika kami mengadakan open day pertama di Green Square," kata Caudullo. 

"Empat puluh apartemen telah berhasil disewakan oleh tim CPA kami dan kami berharap keseluruhan 100unit apartemen akan disewakan dalam beberapa minggu ke depan, dan ini adalah hal yang sangat tidak biasa," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil saat musnahkan komoditas Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:55 WIB

Barantan Gandeng Polri Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jakarta - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menjalin kerjasama dengan Kepolisian. Kerjasama dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…