Program Upsus Siwab Sukses Tingkatkan Populasi Sapi

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 15 Juni 2019 - 07:55 WIB

Sapi peternak di padang rumput
Sapi peternak di padang rumput

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus SIWAB) yang dikembangkan Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil memenuhi kebutuhan daging secara nasional. Program ini juga sebagai solusi permanen dalam menjawab tantangan pemerintah terkait masih rendahnya produksi daging.

"Tanpa terobosan semacam ini, maka populasi ternak sapi dalam negeri akan terus terkuras dan semakin merosot. Karena itu, Upsus SIWAB adalah solusi permanen," ujar Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian, Ketut Kariyasa di Jakarta, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Kariyasa, penyediaan daging wajib dilakukan seiring meningkatnya konsumsi masyarakat. Selain itu, penyediaan ini juga sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat swasembada protein.

"Maka itu, kebutuhan daging yang berkualitas dan terjangkau harus tetap tersedia dengan baik. Terlebih pendapatan masyarakat juga semakin meningkat," katanya.

Selain Upsus SIWAB, upaya peningkatan populasi juga dilakukan melalui pengendalian pemotongan sapi betina produktif. Hasilnya, upaya ini mampu menekan pemotongan sapi betina sampai 43 persen.

"Pada tahun 2017, pemotongan sapi betina produktif tercatat 21 ribu ekor dan pada tahun 2018 tinggal 12 ribu ekor. Upaya pengendalian ini akan terus dilakukan agar penambahan pupulasi sapi Indonesia semakin banyak," katanya.

Kariyasa menambahkan, saat ini pemerintah juga melakukannya kebijakan pengadaan sapi indukan impor, dimana setiap impotir wajib mengimpor 1 ekor indukan betina.

"Yang jelas, Program ini ditujukan untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam pemenuhan pangan asal hewan," katanya.

Berdasarkan Survei Antar Sensus yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018 mencatat, peningkatan populasi ternak sapi dan kerbau mencapai 25,8 persen atau bertambah 3,7 juta ekor untuk periode 2013-2018.

Pada tahun 2013 sendiri populasi sapi dan kerbau hanya 14,24 juta ekor. Namun pada tahun 2014, 2015 dan 2016 jumlahnya meningkat menjadi 14,61 juta ekor, 15,30 juta ekor dan 16,07 ekor. Bahkan pada tahun 2017 bertambah lagi menjadi 16,69 juta ekor atau nyaris 1 juta ekor dibandingkan tahun sebelumnya.

"Demikian juga pada tahun 2018 peningkatan populasi sapi dan kerbau meningkat sekitar 1 juta ekor, yaitu menjadi 17,91 juta ekor," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

industri berbasis gas

Jumat, 28 Februari 2020 - 14:50 WIB

Mesti Galau, Pelaku Industri Pengguna Gas Bumi Yakin Presiden Jokowi Tepati Janji Turunkan Harga Gas Industri

Industri kaca lembaran dan industri-industri pengguna gas bumi lainnya yakin dan percaya Presiden Joko Widodo menepati janjinya untuk menurunkan harga gas bumi dalam waktu tiga bulan sejak disampaikan…

BCA Luncurkan Aplikasi Peramun Hill Virtual Guide Bukit Peramun Belitung

Jumat, 28 Februari 2020 - 14:48 WIB

BCA Luncurkan Aplikasi Peramun Hill Virtual Guide Bukit Peramun Belitung

Spot foto kekinian dan instagrammable hingga pemandangan unik menjadi daya tarik wisatawan berlibur ke tempat wisata. Dua hal ini dapat traveller temukan di Bukit Peramun Belitung.

Hitachi Vantara Ciptakan Daya Saing Bagi Enterprise Bertransformasi

Jumat, 28 Februari 2020 - 14:30 WIB

Hitachi Vantara Ciptakan Daya Saing Bagi Enterprise Bertransformasi

Hitachi Vantara, perusahaan subsidiari yang sepenuhnya dimiliki oleh Hitachi, Ltd. (TSE: 6501), mengumumkan bergabung dengan Hitachi Consulting sebagai satu perusahaan agar dapat menciptakan…

Pelanggaran HAM terhadap Muslim di india

Jumat, 28 Februari 2020 - 14:28 WIB

Ini isi Surat Terbuka yang Meminta Jokowi Mengutuk Keras Pelanggaran HAM Terhadap Muslim di India

Pada hari ini Jumat (28/2/2020) beredar di lini masa surat terbuka atas pelanggaran HAM pemerintah republik india terhadap muslim india yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo. Dalam surat…

Shiamiq Terang Abadi Dukung Perkembangan Olahraga Nasional

Jumat, 28 Februari 2020 - 14:00 WIB

Shiamiq Terang Abadi Dukung Perkembangan Olahraga Nasional

Produk dalam negeri merupakan identitas dan kekayaan suatu bangsa. Untuk menjadi negara yang kuat, bangsa Indonesia harus mampu menggali kekuatan local dan segala sumber daya yang dimilki. Keragaman…