Kondisi Operasional Keuangan Lion Air dalam Keadaan Normal Berjalan Lancer

Oleh : Herry Barus | Jumat, 14 Juni 2019 - 18:00 WIB

Lion Air (Dok Industry.co.id)
Lion Air (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan klarifikasi sehubungan perkembangan pemberitaan mengenai utang Lion Air mencapai Rp 614.000.000.000.000 (enam ratus empat belas triliun Rupiah), bahwa informasi utang atau berpotensi utang serta akan menjadi beban pihak lain adalah tidak benar.

“Lion Air Group benar melakukan pemesanan armada (order) lebih dari 800 pesawat udara dari berbagai pabrikan pesawat (aircraft manufacture) di seluruh dunia, “ ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Saat ini, Lion Air Group telah menerima lebih dari 340 pesawat dari total pesanan dimaksud dan sudah mengoperasikannya di tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Danang melanjutkan,” Lion Air dengan ini menyampaikan, bahwa: 1. Pendanaan dalam pengadaan pesawat udara dilakukan menggunakan berbagai metode/ cara (tidak semua pesawat diperoleh dengan cara meminjam dana). 2. Pesanan pesawat udara tersebut, tidak semua akan dioperasikan di Indonesia. 3. Pengadaan pesawat tidak dijamin oleh siapapun dan tidak menjaminkan siapapun, kecuali Lion Air sendiri yang bertanggungjawab atas pengadaan pesawat yang dilakukan dengan jaminan aset perusahaan, termasuk pesawat yang dibeli. Apabila pesawat tersebut disewa, maka tidak diperlukan adanya jaminan.”

 “Saat ini, kondisi operasional dan keuangan Lion Air dalam keadaan normal dan berjalan lancer,” pungkas Danang.

 Lion Air menegaskan sesuai pandangan dan analisis tajam bisnis ke depan, Lion Air bersama anggota Lion Air Group yang lain akan terus melakukan pengembangan bidang usaha dan rute (ekspansi bisnis).

 Terkait adanya penyebaran informasi yang tendensius, menyesatkan dan menyudutkan perusahaan serta pemilik perusahaan, Lion Air sedang mempelajari untuk menentukan langkah-langkah berikutnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Senin, 18 November 2019 - 03:00 WIB

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Purwadi, M.M., mewakili Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) dengan di dampingi oleh Ketua Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Mira Ipung Purwadi,…

Arman, Pemulung milenial tinggal di Kampung Pemulung Lebak Bulus.

Minggu, 17 November 2019 - 23:40 WIB

Sanitasi Buruk Berasal dari Ekonomi yang Terpuruk

Jakarta - Penduduk miskin tidaklah terelakan di Indonesia. Upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan sedikit berhasil. Walaupun tidak sedikit yang masih hidup mengandalkan sampah sebagai…

realme XT

Minggu, 17 November 2019 - 18:49 WIB

Duduki Posisi 4 di Pasar Smartphone Indonesia, realme Siapkan Produk Flaghsip

realme merupakan brand yang penuh kejutan, dari strategi-strategi yang telah dilakukan membuatnya tercatat ke daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia, tepatnya berada di posisi empat.

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Minggu, 17 November 2019 - 11:00 WIB

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group meluncurkan fasilitas terbaru Wireless Fidelity (WiFi) Entertainment On-board atau sistem hiburan di pesawat yang diakses melalui wireless.…

Ilustrasi rumah subsidi

Minggu, 17 November 2019 - 10:10 WIB

Kementerian PUPR Turunkan Syarat DP Rumah Subsidi Jadi Satu Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengubah persyaratan uang muka dari minimal lima persen menjadi satu persen untuk memudahkan persyaratan kepemilikan rumah bersubsidi bagi masyarakat…