Polbangtan Didik Agropreneur Bangun Pertanian

Oleh : Wiyanto | Selasa, 04 Juni 2019 - 08:32 WIB

Mahasiswa Polbangtan
Mahasiswa Polbangtan

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) kini menjadi salah satu alternatif meneruskan jenjang pendidikan tingkat tinggi bidang pertanian. Bagi lulusan SMU dan SMK yang berminat menjadi agropreneur, Polbangtan membuka pendaftaran melalui jalur umum.

Salah satunya Polbangtan Gowa, Sulawesi Selatan. Sampai saat ini di Polbangtan tersebut tercatat sudah hampir 2.000 orang yang mendaftar menjadi mahasiswa. “Padahal tahun ini kami hanya menerima sekitar 280-300 mahasiswa/i saja, tetapi yang daftar sudah hampir mendekati 2.000 orang,” kata Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin, Rabu (29/5).

Untuk saat ini, di Polbangtan Gowa terdapat empat program studi, yaitu Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Budidaya Tanaman Hortikultura, dan Budidaya Ternak. “Untuk yang program studi penyuluhan, akan dititikberatkan kepada calon mahasiswa/i yang berasal dari Sulawesi dan sekitarnya. Tetapi untuk program studi budidaya dibuka bagi seluruh calon mahasiswa/i seluruh Indonesia,” ungkap Syaifuddin.

Penerimaan mahasiswa Polbangtan ini terbagi ke dalam 4 jalur. Jalur undangan, jalur tugas belajar, jalur umum, dan jalur prestasi. "Saat ini yang sudah dilaksanakan adalah jalur undangan dan tugas belajar," katanya.

Sedangkan saat ini, Polbangtan Gowa sedang menerima jalur umum (sampai 30 Mei 2019) dan selanjutnya akan dibuka jalur prestasi. “Ada satu jalur lagi, yaitu jalur kerjasama. Jadi nanti persentase penerimaannya seperti ini minimal 50 persen dari jalur umum, maksimal 30 persen dari jalur prestasi, dan sisanya dari jalur lainnya. Tapi yang sangat saya sayangkan adalah yang jalur tugas belajar, peminatnya hanya sedikit sekali,” kata Syaifuddin.

Bagaimana persyaratannya? Syaifuddin menjelaskan, persyaratan umum bagi yang ingin mendaftar Polbangtan. Syaratnya adalah Warga Negara Indonesia, memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dari SMA atau SMK PP, mengisi formulir pendaftaran, memiliki tinggi badan untuk puteri minimal 155 cm dan putera 160 cm, membuat Surat Keterangan Sehat dari Dokter.

Selain itu, membuat Surat Pernyataan Mentaati Peraturan Akademik di Pendidikan Tinggi vokasi lingkup Kementerian Pertanian, membuat Surat Pernyataaan kesanggupan untuk tidak menikah atau hamil selama mengikuti pendidikan, membuat Surat pernyataan tidak menuntut menjadi ASN.

“Bagi yang berminat hanya boleh mendaftar paling banyak 2 Polbangtan dan lokasi ujian kompetensi dasarnya berada di Polbangtan yang dipilih atau lokasi yang ditentukan. Nanti kalau lolos administrasinya akan ada ujian test seperti CPNS, yakni berbasiskan CAT. Ini semua gratis, kecuali test kesehatan,” ungkap Syaifuddin.

Usia yang boleh mendaftar ke Polbangtan berkisar 21-37 tahun. Untuk usia 37 tahun biasanya calon mahasiswa dari jalur tugas belajar.“Untuk yang jalur selain tugas belajar adalah usianya 2 tahun terakhir sejak lulus SMA/SMK PP (maksimal 21 tahun). “Yang lebih dari itu, biasanya yang tugas belajar atau daerahnya terluar/terisolasi,” kata Syaifuddin.

Bagi yang baru lulus atau sudah lulus SMU/SMK-PP 2 tahun lalu yang ingin berkecimpung di dunia pertanian, masih mendapat kesempatan mendaftar menjadi mahasiswa/i Polbangtan. “Jadi kita di sini ingin mencari orang-orang yang benar-benar jiwanya untuk pertanian yang bisa menjadi job creator atau menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkas Syaifuddin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Sabtu, 21 September 2019 - 18:00 WIB

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Ikatan Guru Indonesia(IGI) memberikan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia 2019” (API 2019) sebagai wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi bagi dunia pendidikan oleh pejabat…

Penjualan perdana OPPO A9 2020

Sabtu, 21 September 2019 - 17:41 WIB

OPPO Lakukan Penjualan Perdana Perangkat Teranyar A9 2020 di Bekasi

Setelah resmi diperkenalkan pada 17 September 2019 kemarin, OPPO melakukan penjualan perdana perangkat A9 2020 di enam kota yakni Bekasi, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Medan dan Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya seusai meluncurkan masterplan pengembangan wisata religi di Kecamatan Tanara

Sabtu, 21 September 2019 - 17:40 WIB

Menpar Luncurkan Masterplan Pengembangan Wisata Religi di Kecamatan Tanara

Masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, seiring dengan diluncurkannya rencana induk tersebut.

H. Priyadi Abadi, MPar Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) paling kiri

Sabtu, 21 September 2019 - 17:11 WIB

Halal Tour Jamin Makanan dan Waktu Ibadah ke Luar Negeri

Jakarta -- Kenapa harus Halal Tour? Sebuah pertanyaan yang untuk sebagian orang akan merasa kurang nyaman menyebutnya, kenapa harus halal? Tapi bagi umat Islam, persoalan halal menjadi penting…

Tiga Kandidat Rektor akan Lakukan Debat Publik

Sabtu, 21 September 2019 - 17:00 WIB

Tiga Kandidat Rektor akan Lakukan Debat Publik

Memberi ruang bagi para kandidat untuk memaparkan sekaligus mempertahankan visi-misi mereka, berikut kesempatan mengkritisi pandangan para pesaingnya melatarbelakangi Majelis Wali Amanat Universitas…