Menristekdikti Ajak Mahasiswa Kembali Bersatu Setelah Pemilu Selesai

Oleh : Herry Barus | Kamis, 30 Mei 2019 - 15:00 WIB

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)
Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengundang alumni dan anggota dari para organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung untuk berdiskusi dan berbuka bersama. Diskusi ini diadakan untuk menunjukkan mahasiswa dapat bersatu kembali setelah mereka memiliki pilihan politik yang berbeda-beda pada Pemilu 2019.

"Kita telah melihat, menyaksikan, dan mengamati kondisi yang terjadi pada tanggal 21 dan 22 Mei. Maka kita ingin merajut kembali persatuan Indonesia, pasca Pemilu 2019 ini. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, nanti kita bisa menyatukan kembali para anak bangsa yang selama ini beda pendapat, beda pilihan, beda partai, tapi tetap satu untuk Indonesia maju," ungkap Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir Dialog Kebangsaan dan Buka Bersama dengan Kelompok Cipayung Auditorium Lantai 2 Gedung D Kemenristekdikti pada Senin (27/5/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasihat Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung mengungkapkan Indonesia saat ini sudah mengalami banyak dinamika demokrasi yang sudah mendewasakan rakyat.

"Pemilu 2019 memiliki kekhususan dimana dilakukan secara serentak. Pemilihan Presiden, DPR, dan DPD dilakukan secara serentak. Ini menunjukkan dinamika demokrasi kita berkembang begitu cepat. Kita sekarang ini disebut sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, pertama India kedua Amerika dan ketiga Indonesia. Lebih dari itu, Indonesia juga menjadi negara Muslim terbesar di dunia. Dari berbagai hal itu kita lihat ada banyak dinamika yang berkembang dalam dunia politik kita. Partai-partai kita juga berkembang," ungkap Ketua Dewan Penasihat Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo yang juga alumni HMI. Bambang mengungkapkan setiap politisi yang mengajukan diri untuk dipilih rakyat melalui Pemilu perlu bersikap dewasa.

"Harapan kami sebetulnya hanya satu, dimanapun kita bertanding, harus siap bersanding," ungkap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo singkat menutup diskusi.

Selain dihadiri oleh Menristekdikti, diskusi ini dihadiri juga oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na'im, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar Ismu yang memoderatori dialog, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Ali Ghufron Mukti, Dirjen Risbang Muhammad Dimyati, Staf Ahli Bidang Akademik Paulina Pannen, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Hari Purwanto Mas Hari, Ketua Dewan Penasihat Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Periode 1970-1976 Theo Leo Sambuaga, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 1985 Paulus Januar, serta Ketua Departemen Kaderisasi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (Ketua Bidang KMHDI) I Gede Hendra Juliana, Naila Fitria (Perwakilan HMI) para eselon dan pegawai Kemenristekdikti serta para alumni dan pengurus anggota organisasi Kelompok Cipayung.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…