Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Alquran

Oleh : Herry Barus | Rabu, 29 Mei 2019 - 11:30 WIB

Direktur Sinar Mas Grroup Saleh Husin (Foto Dok Industry.co.id)
Direktur Sinar Mas Grroup Saleh Husin (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Niatan turut membangun masyarakat yang cerdas sekaligus berakhlak mulia dilakukan Yayasan Muslim Sinar Mas melalui kegiatan Wakaf Quran untuk Negeri menggandeng civitas academica Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi, Jakarta Utara. Alquran adalah pedoman kehidupan umat muslim.

Dengan membaca, kemudian memahaminya dengan tepat serta kontekstual, dan mengamalkannya, diharapkan dapat memperkuat pengetahuan, juga iman kita, kata Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin memaparkan latar belakang pihaknya mewakafkan 3.000 mushaf Alquran yang diterima oleh H. Djana Supriatna selaku Sekretaris Yayasan Al Jihad yang menaungi STIA.Turut menyaksikan, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang juga calon wakil presiden dalam Pemilu 2019, KH Maruf Amin.

Masukan Akademisi dan Ulama

Kesempatan ini sembari dimanfaatkan merajut silaturahim dengan para tokoh yang hadir guna menjaring masukan seputar dakwah serta ukhuwah yang kritis, namun juga ramah dan toleran, Mengingat Yayasan Muslim Sinar Mas tengah berupaya menjadikan sekitar 300 sarana peribadatan Islam baik masjid maupun mushala di lingkup Sinar Mas sebagai wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, dan peduli sesama.

“Kami ingin menyimak ide civitas academica STIA, dan tentunya masukan dari KH Maruf Amin seputar topik ini. Dengan begitu ramadhan kita dapat semakin bermakna, “ujar Saleh.

Pertimbangan mewakafkan mushaf dipilih karena versi cetak tetap menjadi pilihan utama umat muslim. Teknologi digital memang semakin maju dan menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. Namun kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di lembaa pendidikan. Sejak tahun 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas telah terdonasikan 800 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma.

Seluruh kertas Alquran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Di tempat yang sama, pada pagi hari Yayasan Muslim Sinar Mas bersama pihak STIA menggelar Bazaar Rakyat yang menyalurkan 3.000 liter minyak goreng kemasan bagi warga masyarakat sekitar

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan…