Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH

Oleh : Herry Barus | Selasa, 21 Mei 2019 - 21:20 WIB

Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH
Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemerintah mengabulkan harapan Ida Faridha (54) warga Kawarang untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku telah menelusuri keberadaan ibu ida melalui pekerja sosial (Peksos) supervisor guna memberikan bantuan.

“Laporan dari Peksos supervisor menyebutkan ibu Ida memenuhi syarat untuk masuk dalam PKH karena yang bersangkutan ada tanggungan lansia,” tegas Agus di Jakarta, Selasa (22/5/2019)

Kesulitan ekonomi yang ditanggung ibu Ida, dikatakan Agus karena ibu Ida terlilit hutang bank keliling dengan bunga yang sangat besar. Hal ini membuat ia tidak bisa berjualan soto kembali.

“Kondisi perekonomian bu Ida Faridha sangat memprihatinkan karena untuk saat ini sudah habis modal dan tidak bisa berjualan soto lagi,karena terlilit utang Bank Emok dan Bank keliling. Disamping itu ia juga mempunyai anak tamatan SMK namun masih menganggur. Tentu ini harus kita pikirkan jalan keluarnya,” tambah Agus.

Agus menjelaskan presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk gerak cepat jika ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan. “Gerak cepat ini merupakan wujud negara hadir ditengah masyarakat. Masyarakat harus diringankan bebannya,” terang Agus.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Hikmat mengatakan PKH hadir untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu di Indonesia karena dalam bantuan ini masyarakat juga diberikan bekal untuk dapat keluar dari masalah kemiskinan.

“Dalam program PKH keluarga penerima manfaat diberikan edukasi bagaimana bisa memperbaiki perekonomian mereka melalui pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2),” kata Harry.

Harry mencontohkan salah satu materi yang diberikan dalam P2K2 tersebut adalah bagaimana melalukan pengelolaan keuangan keluarga.

“Dalam kasus ibu Ida, nanti yang bersangkutan akan diberikan edukasi bagaimana mengelola modal dan keuangan supaya tidak terlilit utang lagi,” tambah Harry.

Selain akan menerima PKH, ibu Ida juga akan mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Seperti diketahui  kisah Ida Faridha menjadi viral setelah ia membawa spanduk bertuliskan “Dijual Ginjal Demi Sesuap Nasi”. Aksi Ida ini menyita perhatian pengguna kendaraan bermotor di traffic light Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pekan kemarin. Dengan ekspresi wajah penuh harap, Ida Farida ingin banyak orang bersimpati dengannya.

Janda asli Karawang ini memilih datang ke ibu kota demi menarik simpati banyak kalangan. Dia datang sendirian, dan naik transportasi umum dengan modal pinjaman tetangga.

Perempuan berkulit gelap ini datang ke Jakarta dari Karawang, Jawa Barat sejak pukul 07.00 WIB. Dia kuat berdiri, walau dalam kondisi puasa demi menyita perhatian warga ibu kota.

"Selagi saya mampu usaha saya lakukan, saya datang kesini harapannya bisa bikin orang. Mereka biar bisa terketuk hatinya untuk mau kasih modal buka warung soto tangkar nanti,"ucapnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jaringan Hotel Indonesia Group (HIG) (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 05 Juni 2020 - 01:06 WIB

Hotel Indonesia Group Kerja Sama dengan PHRI Siapkan Standar Operational Hotel New Normal

Jakarta-Hotel Indonesia Group bekerja sama dengan PHRI terapkan standar operasional prosedur untuk era “New Normal”. Penyebaran virus COVID-19 yang terjadi saat ini sangat berdampak bagi…

The Telkom Hub (Foto: Doc Telkom)

Jumat, 05 Juni 2020 - 00:10 WIB

Kinerja Telkom Ciamik Patut Diacungi Jempol

Ekonom dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat Acuviarta Kartubi, berdasarkan rekapitulasi data terakhir ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi makro Indonesia hanya tumbuh 2,97%.…

Menperin Agus Gumiwang

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:42 WIB

Kemenperin: Indonesia Masih Menjadi Negara Tujuan Utama Investasi Sektor Industri Manufaktur

Kementerian Perindusterian (Kemenperin) mencatat, selama periode tahun 2015-2019, total nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri manufaktur sebesar USD61,5 miliar.

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. Adapun beban Anand…

Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto Tempo)

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:12 WIB

Kabar Gembira, Menkeu Sri Mulyani Bakal Gelontorkan Insentif Pajak Sebesar Rp123,01 Triliun untuk Dunia Usaha

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pemerintah akan mendukung dunia usaha bertahan dari dampak COVID-19 dengan memberikan insentif perpajakan mencapai Rp123,01 triliun.…