INDUSTRY.co.id, Jakarta - Laba bersih PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) melonjak 162,09% menjadi Rp713,52 miliar pada 2016 dibandingkan dengan realisasi laba pada 2015 sebesar Rp272,24 miliar. Sementara itu, pendapatannya tumbuh tipis 1,22% menjadi Rp1,66 triliun pada 2016 dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,64 triliun.
 
Menurut laporan keuangan PLIN 2016 yang sudah diaudit, biaya pokok pendapatan naik tipis menjadi Rp600,22 miliar dari sebelummya Rp585,83 miliar. Sedangkan pos-pos biaya lainnya justru menurun sehingga perseroan dapat mendorong laba bersih.
 
Itu terlihat dari biaya umum dan administrasi PLIN yang turun menjadi Rp475,37 miliar pada 2016 dari Rp509,64 miliar pada 2015. Kemudian, beban keuangan susut menjadi Rp48,11 miliar dari Rp62,79 miliar. Selain itu, kerugian lain-lain terpangkas drastis menjadi tinggal Rp22,16 miliar dari sebelumnya yang mencapai Rp138,60 miliar.
 
Disamping itu, PLIN membukukan manfaat pajak penghasilan bernilai Rp328,09 miliar, atau melesat 4.351% dibandingkan sebesar Rp7,37 miliar pada 2015. Pos tersebut menyumbang besar untuk laba perseroan.
 
Sementara itu, per Desember 2016, total aset PLIN tercatat sebesar Rp4,59 triliun, dengan utang jangka pendek Rp930,85 miliar dan utang jangka panjang senilai Rp1,37 triliun, serta ekuitas sebesar Rp2,28 triliun.