Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

Oleh : Ridwan | Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Fujitsu Indonesia
Fujitsu Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

"Target kami tahun ini tumbuh duobel digit," kata Odi Handoko selaku Managing Director PT Fujitsu Indonesia kepada Industry.co.id di Jakarta (18/4).

Meski tidak menyebutkan angka pasti, Odi menjelaskan bahwa pertumbuhan bisnis pada tahun kemarin pun mencapai double digit. "Kami belum bisa menyebutkan angka pastinya, karena baru clossing kemarin dan akan di serahkan ke pusat kami di Jepang. Yang pasti tumbuhnya double digit," jelasnya.

Menurutnya, segmen pasar di Indonesia masih cukup signifikan. Hal tersebut didorong oleh kebijakan pemerintah yang fokus pada penerapan industri 4.0. "Saat ini semua serba digital. Kami selaku perusaaan provider ikut berpartisipasi untuk program tersebut," ungkap Odi.

Dalam hal ini, lanjut Odi, pihaknya telah bekerjasama dengan lembaga pemerintah untuk menerapkan Disaster Information Management System (DIMS). "Tak hanya itu, kami juga telah membangun beberapa sensor di Sinabung untuk mengantisipasi sebelum dan sesudah bencana gempa bumi," tambahnya.

Selanjutnya, PT Fujitsu Indonesia juga telah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta untuk membangun sensor penanggulangan banjir. "Kami sudah pasar beberapa titik sensor di Jakarta, namun memnag cara maintenance alat yang masih perlu di edukasi, sehingga nantinya tidak banyak alat yang hilang," papar Odi.

Odi berharap Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tidak menggangu iklim usaha di Indonesia. "Harapan saya iklim usaha masih akan tetap kondusif, apapun hasilnya dan siapapun pemimpin yang terpilih nanti," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karna Brata Lesmana (Kedua dari kanan), pengusaha asal Jakarta yang Mengaku Jadi Korban Pembatalan Sertifikat Lahan Miliknya

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:03 WIB

Pengusaha Ini Membantah Pernyataan Yusril

Jakarta - Salah satu penyebab terjadinya masalah pertanahan di Indonesia adalah tak adanya kepastian hukum. Kerap terjadi dalam kasus sengketa lahan, klaim atas bukti kepemilikan yang sah. Jika…

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.