Pembangunan Berkeadilan Untuk Kemakmuran dan Kejayaan Indonesia

Oleh : Rizal Ramli | Jumat, 12 April 2019 - 15:43 WIB

Rizal Ramli (dok RMOL)
Rizal Ramli (dok RMOL)

INDUSTRY.co.id - “Kita tidak mau lagi sekedar ‘Business As Usual”, kita tidak  mau lagi ekonomi Indonesia terus mandeg di 5%, kita tidak mau lagi daya beli rakyat merosot, tidak mau lagi rakyat kita susah mencari pekerjaan, kita tidak mau lagi kebijakan ekonomi tidak adil, yang hanya menguntungkan yang kuat dan asing saja”.

“Kita tidak mau lagi yang dibangun hanya infrastruktur tanpa planning yang benar, sehingga meninggalkan trauma 3-O (over supplies, over-price dan over- borrowing).

“Kita tidak mau lagi resiko makro-ekonomi Indonesia terus meningkat karena tambahan utang ugal-ugalan dan bunga/yield sekitar 7.9% termasuk tertinggi di kawasan. Neraca perdagangan terburuk (-$8,6 milyar, 2018) dan Current Account Defisit (-$ 9,1 millar atau 3,57% GDP, Q4, 2018. CAD 2018: - $ 31,1 milyar atau 2,98% GDP) terparah  di Asia Tenggara. Sehingga ekonomi Indonesia sangat rentan terhadap berbagai gejolak external.

“Cukup sudah dengan stagnasi dan kemandegan ini”. “Enough is enough !!”

Hi, Petahana, apa yang anda kerjakan selama ini?

Katanya “Kerja, Kerja, Kerja”, kok hasilnya memble begini? Jangan-jangan hanya kerja tanpa strategi, kerja tanpa kepiawaian, kerja tanpa manfaat yang besar untuk rakyat Indonesia?

“Itulah mengapa rakyat Indonesia bergemuruh inginkan Perubahan. Agar hidup rakyat lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera. Kami ingin pembangunan yang lebih berkeadilan, lebih inklusif dan lebih memakmurkan.”

“Untuk itu, Pemerintahan Prabowo Sandi berencana melakukan: 

1. Pertumbuhan Ekonomi rata-rata 8% tahun 2020-2024. Dengan cara-cara terobosan yang inovatif, bukan cara “business as usual”. Dengan kebijakan makro-ekonomi yang lebih stimulatif tetapi semakin prudent”.

2. Memompa daya beli rakyat golongan bawah, tanpa kartu-kartu “lolypop”, dengan kebijakan pro-rakyat: Dalam 100 hari menurunkan tarif listrik 900VA dan 450 VA, menurunkan harga pangan, menaikkan gaji PNS lebih tinggi dari inflasi (Pemerintah Gus Dur, Menkonya RR & Pak Kwik, naikkan gaji PNS 125% dalam 21 bulan). Ini menaikkan 5% saja sudah bangga setengah mati, padahal inflasi total 4 tahun terakhir 13%. Jadi PNS justru rugi -8%, itupun sebagian besar belum dibayarkan. Dengan langkah-langkah Prabowo itu, daya beli rakyat akan meningkat, serta membangkitkan kembali sektor ritel yang saat ini sangat lesu.

3. Membangun 1 Juta Perumahan Untuk Rakyat dan membangkitkan sektor real estate. Dengan langkah ini akan tercipta tambahan 3,5 juta lapangan kerja, langsung maupun tidak langsung, dan tambah pertumbuhan ekonomi 1,5 % per tahun. RR dan Kwik Kian Gie pernah naikkan pertumbuhan ekonomi dari -3% menjadi +4,5% dalam 21 bulan, dengan utang yang berkurang melalui “innovative debt management” seperti debt swap, debt-to-nature swap dll.

4. Mencapai Kedaulatan Pangan, Kedaulatan Keuangan, Kedaulatan Energi dan Air Untuk Rakyat se-maksimum mungkin, dan dengan all-out, bukan “business as usual”.

5. Mengubah strategi menarik investasi. Pihak Petahana membujuk, mengemis untuk menarik Investor Asing. Hasilnya ala kadarnya. Siapa yg mau datang? Wong pertumbuhan ekonominya mandeg sekitar 5%. Mending mereka ke India (7,1%), Vietnam (7,1%) bahkan Filipina (6,2%), bahkan Bangladesh (7,7%). Pemerintahan Prabowo-Sandi akan ganti strategi, genjot dulu pertumbuhan ekonomi 8%, tidak perlu ngemis sini ngemis sana, yang tidak datang, akan merugi sendiri.

6.  Empat setengah tahun terakhir, terjadi percepatan deindustrialisasi (accelerated de-industrialization). Pertumbuhan industry pegolahan tahun 2018 hanya tumbuh 4,3%, lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi 5%. Tidak aneh pekerjaan susah dan upah mandeg. Itu terjadi karena kebijakan impor ugal-ugalan, export strategy yang tidak agresif, dan paket 16 kebijakan yg tidak effektif. Prabowo-Sandi akan percepat Industrialisasi dengan strategi yang jelas untuk meningkatkan daya saing produksi Indonesia.

7. Khusus untuk mencapai kedaulatan pangan, Prabowo-Sandi akan mengubah sistem kartel-cum-quota impor, yang merupakan sumber korupsi besar, menjadi sistem tarif yang juga berfungsi melindungi petani kita. Prabowo Sandi akan membangun 1 juta sawah padi baru, 1 juta kebun Jagung baru, dan 0,5 juta ladang tebu baru, reforestrasi jutaan Ha. Tapi yang paling penting, Prabowo-Sandi berkomitmen untuk laksanakan “Kebijakan Pro-Tani” sehingga petani menjadi untung dan makmur, melalui “Pendapatan Petani naik 2 kali lipat dalam 5 tahun.” dengan penetapan harga dasar untuk 3 komoditi penting.

8. Prabowo-Sandi akan mengubah demokrasi kriminal menjadi demokrasi yang amanah dan accountable melalui reformasi pembiayan partai politik. Membenahi Hukum, sehingga kebocoran anggaran sebesar Rp 2000 Trilliun (dari pengeluaran dan potensi penerimaan. KPK)  bisa dihapuskan dan  digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

DR Rizal Ramli

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…