INDUSTRY.co.id, Jakarta - Berdasarkan 1.305 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Februari 2017, didominasi transaksi Gabah Kering Panen (GKP) 57,62 persen, gabah kualitas rendah 32,57 persen, dan gabah kering giling (GKG) 9,81 persen.

Selama Februari 2017, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp4.639 per kilogram atau turun 2,41 persen dan ditingkat penggilingan Rp4.731 per kilogram atau turun 2,34 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Januari 2017.

"Dibandingkan Februari 2016, rata-rata harga Februari 2017 di tingkat petani untuk GKP turun 10,98 persen, GKG turun 3,96 persen, dan gabah kualitas rendah turun 9,95 persen" ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Jakarta (1/3/2017).

Pada Februari 2017, rata-rata harga beras berkualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.408 per kilogram turun sebesar 0,24 persen dibandingkan bilan sebelumnya. Sedangkan untuk harga beras di penggilingan kualitas medium dan kualitas rendah turun masing-masing sebesar 0,57 persen dan 0,99 persen.

"Survei monitoring harga produsen gabah selama Februari 2017 dilakukan terhadap 1.305 observasi transaksi penjualan gabah di 26 provinsi terpilih" terang Suhar.

Berdasarkan komposisinya, jumlah observasi harha gabah masih didominasi transaksi penjualan GKP sebanyak 752 observasi, diikuti oleh gabah kualitas rendah dengan 425 observasi, dan GKG sebanyak 128 observasi.