1.107 Kejadian Bencana Sepanjang Januari-Maret 2019

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 30 Maret 2019 - 08:30 WIB

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB
Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang Januari hingga Maret 2019 telah terjadi 1.107 kejadian bencana alam di seluruh wilayah Indonesia.

"Rangkaian bencana yang terjadi di Indonesia itu, baik berupa gempa bumi, longsor, banjir, puting beliung dan lainnya, dan sampai dengan 28 Maret tercatat 1.107 kejadian bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat (29/3/2019)

Sutopo menjelaskan secara rinci akibat kejadian bencana tersebut sebanyak 279 orang meninggal dunia, 96 orang hilang, 1.340 orang luka-luka, 850.772 orang mengungsi dan terdampak.

Selain itu, kejadian bencana tersebut juga menyebabkan 17.521 unit rumah rusak dengan rincian sebanyak 3.235 rusak berat, 2.955 rusak sedang dan 11.331 rusak ringan serta 531 fasilitas umum rusak.

"Tentu kerugian itu mencapai triliunan rupiah, kami belum menghitung berapa kerugian ekonomi, baik kerugian yang langsung maupun tidak langsung dari bencana, tapi bisa kita perkirakan mencapai triliunan rupiah," kata Sutopo kepada awak media.

Lebih dari 98 persen bencana yang terjadi merupakan bencana hidrometeorologi.

Pada Maret, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) cukup banyak dilaporkan terjadi di Riau dan beberapa wilayah lainnya di Sumatera.

Bencana yang paling banyak menyebabkan korban jiwa pada bulan Maret adalah banjir dan tanah longsor di Jayapura.

Jika dibandingkan pada periode yang sama 2018 dengan 2019 terjadi peningkatan bencana. Jika dilihat yang paling banyak adalah banjir dan longsor.

"Terjadi peningkatan atau kenaikan hingga 32,4 persen kejadian bencana, pada 2018 tercatat 836 kejadian bencana," katanya.

Dari jumlah korban meninggal juga terjadi peningkatan dari 100 orang meninggal maupun hilang pada 2018, menjadi 375 orang pada 2019.

Jumlah korban luka-luka juga meningkat dari 290 orang pada 2018 menjadi 1.340 orang pada 2019. 640.296 orang mengungsi pada 2018 meningkat menjadi 850.772 orang pada 2019.

"Ini menunjukkan bahwa ancaman bencana di wilayah Indonesia meningkat, karena faktanya kejadian bencana meningkat," katanya.

Melihat sebaran bencana, kejadian bencana yang paling banyak terjadi di Jawa karena jumlah penduduk yang banyak dan menempati daerah yang rawan bencana dengan tingkat mitigasi yang masih sangat minim.

Hampir setiap tahun kejadian paling banyak bencana terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat, pungkas Sutopo Purwo Nugroho.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sutradara Livi Zheng (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 16:00 WIB

Sutradara Livi Zheng Sedih

Ternyata musik dari gamelan Bali sudah banyak dimanfaatkan untuk menghiasi film produksi Hollywood. Salah satunya Avatar, namun banyak penonton film di mancanegara tidak tahu kalau musik gamelan…

DFSK Indonesia Donasikan Super Cab

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:40 WIB

DFSK Mudahkan Konsumen Miliki Super Cab Dengan Cicilan Mulai Rp100 Ribu Perhari

Pikap produksi Cikande, Serang, Banten ini hadir dengan kombinasi tenaganya yang kuat, muatan lebih banyak, tangguh, dan sangat terjangkau oleh kantong konsumen.

Rusun ASN Ditjen Imigrasi Kota Batam

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:31 WIB

Kementerian PUPR Resmikan Rusun ASN Ditjen Imigrasi Kota Batam

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan telah menyelesaikan pembangunan Rusunawa yang diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:08 WIB

Menteri PUPR Targetkan Renovasi Masjid Istiqlal Rampung Maret 2020

Renovasi Masjid Istiqlal merupakan tindaklanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal pada tanggal 30 Mei 2018 lalu.

Semen Indonesia (Agung Parameswara/Getty Images)

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:06 WIB

Semen China Masuk, Industri Semen Dalam Negeri Terancam

Jakarta - Masuknya semen dari merek prinsipal China yang diproduksi di dalam negeri ke pasaran Indonesia menimbulkan pro kontra. Pasalnya semen asal china dijual dengan harga yang lebih murah…