Pengusaha Industri Mamin Dijadwalkan Pameran Teknologi di Jerman

Oleh : Herry Barus | Rabu, 01 Maret 2017 - 08:02 WIB

Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)
Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengusaha Indonesia diundang menghadiri pameran dagang internasional "Drinktec" tanggal 11-15 September 2017 di Munchen, Jerman, untuk menyaksikan teknologi terkini industri minuman dan makanan cair dari berbagai negara.

"Pameran ini merupakan terbesar yang menampilkan berbagai produk dan teknologi minuman sehingga selalu diikuti pengusaha dan pengunjung dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia," kata Business Unit Director Messe Munchen International Georg Moller kepada pers di Jakarta, Selasa (28/2/2017)

Menurut Georg Moller, pameran yang berlangsung sekali dalam empat tahun tersebut selalu dikunjungi oleh pengusaha minuman dari Indonesia yang ingin mengetahui teknologi terkini dan terbaru bukan hanya mengenai minuman tapi juga kemasan untuk minuman dan makanan cair.

Kunjungan pengusaha Indonesia yang datang ke "Drinktec", katanya, menunjukkan tren positif yatitu dari 85 pengusaha tahun 2005 menjadi 135 pengusaha tahun 2009, dan tahun 2013 sebanyak 299 pengusaha.

"Tahun ini diharapkan pengusaha Indonesia yang hadir bisa lebih banyak lagi," katanya.

Dalam tahun 2013, total jumlah pengunjung "Drinktec" mencapai 66.886 orang naik 14 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah pengunjung terbesar datang dari Italia, Rusia, dan Swiss.

Untuk tahun ini, katanya, pameran ini ditargetkan akan diikuti oleh 1.600 pengusaha dari lebih 70 negara dan dihadiri lebih dari 70.000 pengunjung dari 180 negara.

Georg mengatakan untuk tahun ini produk yang akan ditampilkan merupakan hasil dari teknologi terkini mulai dari pengolahan minuman, pengisian minuman ke dalam botol, hingga pengepakan sampai dengan distribusi ke konsumen.

Dia menilai industri minuman di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat ditambah lagi dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, sehingga konsumsi meningkat dipastikan juga akan bertambah tiap tahunnya.

Mengutip data Euromonitor International 2017, dia mengatakan, total volume penjualan air minum di Indonesia untuk periode 2016-2020 akan tumbuh 41,9 persen, diikuti minuman sari buah tumbuh 31,8 persen, dan minuman berenergi 16,4 persen. Sementara untuk minuman susu di Indonesia pada periode itu di Indoensia akan tumbuh 31,3 persen.

"Jadi melihat data seperti itu, Indonesia merupakan pasar penting untuk industri minuman sehingga tak mengherankan jika industri tersebut juga kian bertambah," katanya.

Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) Lena Prawira, seperti dikutip Antara mengatakan, pihaknya mendukung pengusaha minuman Indonesia untuk hadir dalam pameran itu.

"Di situ nanti industriawan Indonesia bisa melihat sendiri kemajuan teknologi minuman terkini yang pada akhirnya juga bisa memberikan manfaat bagi perusahaan," katanya.

Dia menilai, bagi pengusaha minuman Indonesia, pameran tersebut sangat penting karena akan bisa mempelajari sejauh mana kemajuan industri minuman dunia sehingga pada akhirnya pengusaha nasional bisa memiliki strategi agar produknya bisa diterima di pasar internasional

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kembalinya The Winner (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:00 WIB

Kembalinya The Winner Band

Meski industri musik belum menunjukan gairahnya, ini ditandai belum maraknya para musisi dan penyanyi meluncurkan karya-karyannya. Namun hal itu tidak membuat para musisi muda yang tergabung…

Konferensi pers RedDoorz buka peluang jelajahi Indonesia melalui program 'Tenaga Kerja Impian' di Jakarta, Kamis (22/8).(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:12 WIB

Buka Peluang Jelajahi Indonesia Melalui Program 'Tenaga Kerja Impian'

Tiga orang terpilih akan berkesempatan menjelajahi Indonesia selama tiga bulan dan mewujudkan mimpi menjadi travel influencer.

First Media Luncurkan First Warriors (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:05 WIB

Siapkan Atlet eSport Handal, First Media Hadirkan First Warriors Berhadiah Total Rp1,3 Miliar

Dalam upayanya membangun ekosistem eSports, First Media bersama dengan para mitranya menyelenggarakan First Warriors melalui kompetisi di enam kota besar, yaitu Jakarta, Medan, Batam, Surabaya,…

Ilustrasi ekonomi.(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:01 WIB

Desas-desus Tentang Stimulus Fiskal Menguat

Kekhawatiran resesi dunia meningkat menyusul perpindahan dana dari ekuitas ke obligasi.

Narada melakukan literasi keuangan terhadap anggota PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terdiri dari anggota delapan TP PKK Kecamatan Se-Jakbar, dan 56 Ketua PKK Kelurahan Se-Jakbar.(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47 WIB

Cetak Duta Investasi dan Ibu Cerdas Keuangan

Kelas tersebut dihadiri oleh 73 anggota PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terdiri dari anggota delapan TP PKK Kecamatan Se-Jakbar, dan 56 Ketua PKK Kelurahan Se-Jakbar.