INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat pertumbuhan laba bersih 2016 sekitar 13,4% atau menjadi Rp2,020 triliun dari Rp1,781 triliun pada tahun sebelumnya.

Capaian ini didukung oleh peningkatan penjualan kotor sekitar 8,3% atau menjadi Rp17,294 triliun selama 2016 dari Rp15,975 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara pendapatan bersih lebih tinggi 9,9% atau sekitar Rp9,897 triliun per akhir 2016 dari Rp9,007 triliun pada tahun sebelumnya.

Adapun raihan pertumbuhan penjualan toko yang sama pada tahun lalu sekitar 5,5%. Saat ini, Matahari memiliki 151 gerai di 70 kota di Indonesia dan juga menawarkan merchandise-nya secara online melalui MatahariStore.com.

Perseroan membuka sembilan gerai baru sepanjang 2016, yakni di Cileungsi dan Bogor (Jawa Barat), Jambi (Sumatera Tengah), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Mojokerto (Jawa Timur), Kemang dan Semanggi (Jakarta Selatan), Libuk LInggau (Sumatera Selatan) dan Ketapang (Kalimantan Barat).

"Meskipun terdapat penurunan konsumen domestik, kami tetap dapat melaporkan peningkatan baik di penjualan maupun laba," kata CEO Richard Gibson melalui publikasi resmi Selasa (28/2/2017).

Menurut dia, langkah ini merefleksikan komitmen Matahari kepada pelanggan untuk terus menyediakan produk yang fashionable yang berkualitas dan terjangkau dengan lingkungan belanja yang nyaman dan ramah. (Hry/ Imq)